Minggu, 15 Maret 2026

Jokowi dan Keluarga Tiba di Medan

Administrator - Jumat, 24 November 2017 00:15 WIB
Jokowi dan Keluarga Tiba di Medan

Deli Serdang | SUMUT24

Baca Juga:

Presiden Joko Widodo malam ini tiba di Medan, Sumatera Utara. Di Sumatera Utara, Jokowi akan melakukan kegiatan ‘ngunduh mantu’ dan beberapa kunjungan kerja kepresidenan.

Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Jokowi tiba di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (23/11) sekira pukul 20.50 WIB. Kedatangan Jokowi disambut Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi dan Kapolda Sumatera Utara Irjen Paulus Waterpaw.

Kedatangan Jokowi disertai oleh Ibu Negara Iriana Jokowi, putra pertama Jokowi, Gibran Rakabuming bersama istrinya Selvi Ananda dan anaknya Jan Ethes. Selanjutnya, rombongan Presiden Jokowi langsung menuju hotel tempat menginap.

Rencananya, Jokowi pada Jumat (24/11) akan mengunjungi kawasan Danau Toba untuk meresmikan Bandara Silangit dilanjutkan dengan membagikan ‘Kartu Sakti’ dan sertifikat tanah di Kabupaten Langkat.

Lusanya atau Sabtu (25/11), Jokowi akan menjalani kegiatan adat yang merupakan bagian dari prosesi ‘unduh mantu’ pernikahan anaknya Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution. Keesokan harinya dilanjutkan dengan resepsi unduh mantu.

Jokowi kembali melakukan kunjungan kerja Sumut pada Jumat (24/11) ke Kabupaten Langkat. Sekira pukul 08.00 WIB, berangkat dari Bandara Lanud Suwondo di Medan ke Bandara Silangit di Taput untuk meresmikan pengoperasian Bandara Silangit dengan menggunakan 3 unut Helly Superpuma.

Usai meresmikan Bandara Silangit, Presiden Jokowi dan rombongan beregarak ke Kabupaten Langkat pukul 10.30 WIB. Sekira pukul 11.30 WIB, rombongan Jokowi direncakakan tiba di Lapangan Bola Kaki Kabupaten Langkat dan pukul 11.45 WIB transit di Rumah Bupati Langkat, H Ngogesa Sitepu.

Agenda selanjutnya, pada pukul 12.15 WIB, Presiden Jokowi melaksanakan sholat Jumat di Mesjid Azizi (masih alternatif 1).

Kemudian, rombongan makan siang di Restoran Sederhana seterusnya pukul 14.00 WIB, melaksanakan Serpas ke Lapangan SPN di Hinai Langkat, untuk penyerahan KIP, KIS dan sertifikat. Dan direncakakan Jokowi akan kembali ke Medan sekira pukul 15.00 WIB menuju Lanud Suwondo.

Sementara itu informasi dari Kabupaten Langkat, untuk menyambut kedatangan Presiden RI Jokowi Widodo digelar rapat yang dipimpin Sekdakab Langkat dr H Indra Salahudin M Kes MM mewakini Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH.

Untuk menyambut kedatangannya, Pemerintah Kabupaten Langkat mengadakan rapat persiapan dengan melibatkan unsur TNI/Polri sebagai bentuk pengemanan Presiden Jokowi selama berada di Langkat yang berlangsung di rumah dinas Bupati Langkat.

Dalam kesempatan tersebut, Indra mengatakan bahwa rapat dilaksanakan sebagai bentuk persiapan matang dalam penyambutan RI I tersebut.

“Ada beberapa agenda yang akan dilakukan Presiden selama berada di Langkat, dan itu harus dipersiapkan dengan baik,” katanya.

Ditambahkannya, di antara agenda yang akan dilakukan Jokowi di Langkat adalah dengan memberikan sertifikat hak kepelimikan tanah kepada masyarakat.

Mediator Konflik Afghanistan

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan kesanggupannya untuk menjadi mediator pertikaian di Afghanistan. “Saya sampaikan, bismillah saya sanggupi,” ucap Jokowi saat membuka Munas Alim Ulama dan Konfrensi Besar NU di Masjid Hubbul Wathan kota Mataram, Kamis (23/11).

Jokowi menegaskan kesanggupannya usai Presiden Afghanistan melalui Majelis Tinggi Perdamaian Afghanistan yang dipimpim Muhammad Karim Kalili, meminta Indonesia berperan menjadi mediator untuk mengakhiri pertikaian di Afghanistan.

Jokowi menambahkan, di Afghanistan, meski hanya memiliki tujuh suku, dua suku bertikai sehingga terjadi perang. itu karena masing-masing mereka membawa kawan dari luar. Perang di Afganistan berlangsung sejak 1973 atau 40 tahun.

Padahal, ucap Jokowi, Afghanistan adalah negara kaya, memiliki deposit emas terbesar di dunia, deposit minyak dan gas. Namun, kekayaan itu tidak bisa memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya karena tidak bisa dikelola dan kondisi perang selama empat dekade.

Menurut Jokowi, ketertarikan negara lain kepada Indonesia, karena negara lain melihat Indonesia sebagai negara yang tidak memiliki kepentingan, netral, dingin, dan sejuk.

“Itu semua tidak lepas berkat peran organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU,” tandas Jokowi.

Jokowi mengaku setiap kali berada di tengah para Nahdliyin, para ulama dan masuk ke pondok pesantren yang dikelola Nahdlatul Ulama dirinya selalu merasakan suasana kesejukan. (W08/wit/red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
Tim Gabungan BNNP-SUMUT Razia Lokasi THM Blue Night 48 Orang Positif Narkoba Diamankan
Yuddy Chrisnandi Soroti Pentingnya Keselarasan Visi Menteri dengan Presiden
Jelang Idul Fitri 2026, Personel Gabungan Siaga di Pos Yan Barumun Polres Padang Lawas
Dini Hari Mencekam! Rumah Warga di Padangsidimpuan Selatan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp250 Juta
Penuh Haru dan Kebersamaan, Ribuan Anak Yatim Hadiri Buka Puasa Bersama di Kediaman Ketua Golkar Tapsel H Rahmat Nasution
komentar
beritaTerbaru