GM Geopark Kaldera Toba: Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
BATUBARA l SUMUT24.co
Baca Juga:
Melalui program BABE LUCU, PT Inalum terus berupaya dan konsisten mendorong pertumbuhan ekonomi desa lumbung cabai Sumatera Utara (Sumut)
“Baru -baru ini kita meresmikan Program Desa Binaan BABE LUCU atau Batubara Bersama Lubuk Cuik ini, di Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batubara,”ujar VP CSR Inalum Ali Hasian kepada wartawan Sumut24.co, Rabu (19/7/23). Disebutkan, program tersebut adalah salah satu untuk peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Batubara melalui Swasembada cabai kemandirian masyarakat di sekitar perusahaan yang kebetulan merupakan lumbung cabai Sumut. Sebagai bentuk konsten hampir tiga tahun berjalan membuat capian kinerja program di Desa Lubuk Cuik ini terus meningkat. Hal ini terlihat dari penghasilan para petani setempat yang menghasilkan akumulasi ekonomi hingga Rp42,6 miliar pertahun dan mendukung aktivitas produktif ekonomi lebih dari 400 petani cabai. “Program BABE LUCU ini terbukti dapat meningkatkan pendapatan petani setempat yang didominasi petani cabai. Adanya pogram tersebut juga membuat berbagai inovasi baru dari olahan cabai seperti pengembangan produk baru dengan bahan dasar cabai kering seperti produk saus dan abon cabai.”kata Ali. Menurutnya, selain nilai ekonomi yang meningkat, BABE LUCU ini menciptakan 34 Ha lahan produktif sebesar 40% dengan nilai klaim 20% irigasi dengan nilai Rp3,4 miliar/tahun. Tidak hanya itu, program tersebut menciptakan pengembangan lahan baru 6,8 Ha penanaman lahan baru selama 3 tahun atau mencapai 50% Ha pertanian tahunan, dengan nilai 550 juta/tahun dan total nilai ekonomi dari 85 Ha lahan menciptakan Rp42,6 Miliar/tahun. “Selama program ini berjalan, Desa Lubuk Cuik mendapatkan irigrasi teknis yang optimal sehingga mampu melahirkan efisiensi dan optimalisasi penggunaan air permukaan (aliran air sungai). Sehingga pertanian cabai yang bernilai ekonomis mendorong tetap terjaganya lahan pertanian yang produktif dan sehingga memiliki alasan ekonomi dan sosial dalam menahan laju konversi dari lahan pertanian ke pembangunan perumahan atau perkebunan yang lebih memberikan dampak degradative,”ungkapnya. Ali berharap dengan adanya BABE LUCU dapat membantu masyarakat Desa Lubuk Cuik menghadapi situasi yang sulit. Apalagi harga cabai yang tidak menentu. “Saya optimis dengan adanya program ini, masyarakat sekitar dapat terus maju dan berkembang, sehingga dapat melakukan inovasi – inovasi baru dengan hasil penennya. Kami juga berkontribusi pada program BABE LUCU ini dengan melibatkan SDM kami, seperti pengerjaan irigrasi yang melihatkan bagian sipil dan lingkungan dan promosi produk yang melibatkan tim media dan humas.”paparnya.(Jo)
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota
Bupati Madina Saipullah Nasution Sambangi Masjid Raya Al Qurro&039 wal Huffazh, Ajak Warga Perkuat Benteng Generasi dari Ancaman Narkoba
kota
Tak Anti Kritik! Bupati Saipullah dan Wabup Atika Undang Mahasiswa Bahas IPR, Harga Gabah hingga Masa Depan Madina
kota
Kabar Baik! Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Kantongi Dukungan Gubsu Bobby Nasution, Huntap dan Infrastruktur Masuk Prioritas
kota
Dorong Prestasi dan Kesejahteraan Anak, Sekda Padangsidimpuan Salurkan Bantuan dari Kemensos
kota