Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
kota
MEDAN|SUMUT24
Baca Juga:
Sebagai petahana, H Tengku Erry Nuradi diprediksi akan mendapatkan dukungan dari partai Demokrat dan juga PDI P Sumut. Namun, hingga saat ini kedua partai politik itu masih mempertimbangkannya.
“Saya melihat ada potensi partai Demokrat dan PDI P akan memberikan dukungan pada petahana. Namun sampai dengan saat ini, masih menimbang-nimbang,” ujar Pengamat Politik dari Universitas Sumatera Utara (USU) Fernanda Putra Adela kepada SUMUT24, Selasa (21/11).
Untuk PDI P, lanjutnya, kemungkinan akan menurunkan kadernya dari pusat untuk mendampingi Erry maju dalam Pilgubsu mendatang, seperti Efendi Simbolon atau Maruarar Sirait, atau kemungkinan juga akan disandingkan dengan Sekjen PDI P Sumut, Soetarto.
Sedangkan untuk calon yang berasal dari partai Demokrat, Fernanda mengaku sulit untuk memprediksinya, bahkan sama sekali belum tergambarkan. Menurutnya, peluang JR Saragih sebagai Ketua DPD Demokrat Sumut juga sangat tipis untuk maju dalam Pilgubsu.
Dalam keterangannya itu, Fernanda juga menyoroti agar Golkar Sumut dapat segera mencari sosok yang layak menggantikan posisi Ngogesa Sitepu, yang mundur sebagai Cawagubsu.
Erry Didampingi Mutia Hafidz
“Saya pikir, Mutia Hafidz cocok diturunkan ke Sumut untuk menjadi calon Wakil Gubsu yang akan mendampingi Erry,” kata Fernanda, saat ditanya siapa sososk yang layak menggantikan posisi Ngogesa sebagai Cawagubsu.
Sebagai sosok seorang wanita, katanya, Mutia Hafidz adalah kader Golkar yang memiliki nilai juang yang tinggi. Selain itu, sebagai seorang aktifis, dan politikus sosok Mutia ini juga cukup dikenal di Sumut.
“Artinya, bila kemudian terjadi head to head, maka peluang Erry dan Mutia Hafidz bisa cukup stabil, atau bertambah. Karena, Mutia juga dikenal dan punya nama di Sumut,sewaktu mencalonkan diri untuk duduk di DPR RI,” paparnya.
Fernanda mengatakan, semua prediksi diatas dapat saja terjadi jika Golakr tetap memberikan dukunganya terhadap Erry. Karena, ada juga kemungkinan Golkar menarik dukungan terhadap Erry. Melihat konstelasi yang terjadi saat ini, proses lahirnya rekomdasi yagn dikeluarkan oleh DPP Golkar itu saat berada ditangan Setya Novanto.
“Dinamika politik itu bisa saja berubah. Apalagi jika dilihat dari jumlah kursi. Golkar adalah partai pemenang di Sumut, dengan jumlah kursi yang paling banyak,” terangnya.
“Kendati demikian, hal itu tergantung dengan cara dan kemampuan Erry dalam melakukan lobi,” tambahnya.
Sedangkan untuk Edy Rahmayadi sendiri, lanjutnya, dengan adanya koalisi beberapa partai politik yang telah terbangun saat ini, sudah cukup bagus dan sangat stabil. Melihat dukungan yang ada saat ini, Fernanda juga memprediksi kalau dukugnan tersebut besar kemungkinan akan bertambah lagi.
“Saya prediksi bisa jadi dalam Pilgubsu mendatang, hanya ada 2 calon saja atau Head to Head,” ungkapnya.(W01)
Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
kota
Tim Gabungan BNNPSUMUT Razia Lokasi THM Blue Night 48 Orang Positif Narkoba Diamankan
kota
Yuddy Chrisnandi Soroti Pentingnya Keselarasan Visi Menteri dengan Presiden
kota
Jelang Idul Fitri 2026, Personel Gabungan Siaga di Pos Yan Barumun Polres Padang Lawas
kota
Dini Hari Mencekam! Rumah Warga di Padangsidimpuan Selatan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp250 Juta
kota
Penuh Haru dan Kebersamaan, Ribuan Anak Yatim Hadiri Buka Puasa Bersama di Kediaman Ketua Golkar Tapsel H Rahmat Nasution
kota
Polres Pelabuhan Belawan dan Tim Jatanras Polda Sumut Amankan Dua Pelaku Penganiayaan yang Viral
kota
MEDAN Ibadah iktikaf pada malam ke25 Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Medan mencatat sejarah baru. Sebanyak 4.363 jamaah memadati m
News
Volume Lalu Lintas Terus Meningkat Hingga H7 Hari Raya Idulfitri 1447 H, Lebih dari 700 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusant
kota
Wagub Sumut Surya Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Daerah di Hadapan Menko Polkam
kota