Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Pelaksanaan Pameran dan Pagelaran Seni se-Sumatera (PPSS) 2017 terkesan asal-asalan dan sepertinya Pihak Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU) maupun Dinas Pariwisata Sumut, hanya kejar tayang agar tercapainya program. Tapi sangat disesalkan program seni yang diikuti oleh para pelaku seni se Sumatera, berbuah memalukan.
“Kita minta pihak inspektorat Provsu agar mengaudit panitia pelaksana PPSS, karena sepertinya kegiatan tersebut diirit agar panitia banyak untung,” tegas Ketua Transparansi Anggaran Lintas Instansi Indonesia (Tralindo) R Damanik kepada SUMUT24, Minggu (19/11).
Menurutnya, Panitia PPSS tersebut patut dicurigai karena diduga hanya mencari untung, sementara anggaran yang digelontorkan mencapai Rp500 juta. “Jadi kita curiga, jangan-jangan panitia hanya cari untung saja, sehingga buat malu masyarakat Sumatera Utara. Kita berharap DPRDSU dan inspektorat harus memanggil Panitia pelaksana termasuk Kadis Budpar Sumut Elisa Marbun,” tegas R Damanik.
“Harusnya sebagai tuan rumah kita harus dilayani dengan baik para pelaku seni bukan ditelantarkan ditempat yang kumuh,” ucapnya.
Sebelumnya diketahui, Pameran dan Pagelaran Seni se-Sumatera (PPSS) 2017 sebagi sebuah forum kegiatan prestisius di skala regional Sumatera, kiranya dapat dijadikan sebagai ruang silaturahmi dan interaksi seni, serta menjadi tolok ukur pembangunan seni di wilayah Sumatera.
“Namun perhelatan Pameran dan Pagelaran Seni se-Sumatera (PPSS) di Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU), sungguh sangat memprihatinkan. Sama sekali tidak memiliki nilai prestisius. Apa lagi untuk dijadikan tolok ukur pembangunan seni di wilayah Sumatera,” ujar Seniman Medan, Munir Nasution kepada SUMUT24, Kamis (16/11).
Lebih lanjut dikatakan Munir, perhelatan seni ini mencerminkan kurangnya perhatian pemerintah Sumatera Utara, cq Dinas Pariwisata, khususnya Taman Budaya Sumut terhadap kesenian. Panitia Pelaksana PPSS 2017 di UPT Taman Budaya Provinsi Sumatera Utara, dalam melaksanakan event tingkat Sumatera tidak profesional.
Perhelatan seni yang dihadiri peserta Taman Budaya Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Jambi, Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung Sumatera Selatan, Utusan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Bangka Belitung dilaksanakan dalam kondisi apa adanya.
Anggaran yang digelontorkan ratusan juta rupiah, dianggap tidak memadai dalam pelaksanaan PPSS 2017 di Taman Budaya Sumatera Utara. Hal ini menjadi alasan klasik panitia, sehingga belum mampu memberikan semangat dan energi baru dan terasa semakin kendor serta kehilangan orientasi. (W03)
Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
kota
Tim Gabungan BNNPSUMUT Razia Lokasi THM Blue Night 48 Orang Positif Narkoba Diamankan
kota
Yuddy Chrisnandi Soroti Pentingnya Keselarasan Visi Menteri dengan Presiden
kota
Jelang Idul Fitri 2026, Personel Gabungan Siaga di Pos Yan Barumun Polres Padang Lawas
kota
Dini Hari Mencekam! Rumah Warga di Padangsidimpuan Selatan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp250 Juta
kota
Penuh Haru dan Kebersamaan, Ribuan Anak Yatim Hadiri Buka Puasa Bersama di Kediaman Ketua Golkar Tapsel H Rahmat Nasution
kota
Polres Pelabuhan Belawan dan Tim Jatanras Polda Sumut Amankan Dua Pelaku Penganiayaan yang Viral
kota
MEDAN Ibadah iktikaf pada malam ke25 Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Medan mencatat sejarah baru. Sebanyak 4.363 jamaah memadati m
News
Volume Lalu Lintas Terus Meningkat Hingga H7 Hari Raya Idulfitri 1447 H, Lebih dari 700 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusant
kota
Wagub Sumut Surya Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Daerah di Hadapan Menko Polkam
kota