Minggu, 15 Maret 2026

Kerja Tak Maksimal, Audit PPSS

Administrator - Minggu, 19 November 2017 16:43 WIB
Kerja Tak Maksimal, Audit PPSS

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Pelaksanaan Pameran dan Pagelaran Seni se-Sumatera (PPSS) 2017 terkesan asal-asalan dan sepertinya Pihak Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU) maupun Dinas Pariwisata Sumut, hanya kejar tayang agar tercapainya program. Tapi sangat disesalkan program seni yang diikuti oleh para pelaku seni se Sumatera, berbuah memalukan.

“Kita minta pihak inspektorat Provsu agar mengaudit panitia pelaksana PPSS, karena sepertinya kegiatan tersebut diirit agar panitia banyak untung,” tegas Ketua Transparansi Anggaran Lintas Instansi Indonesia (Tralindo) R Damanik kepada SUMUT24, Minggu (19/11).

Menurutnya, Panitia PPSS tersebut patut dicurigai karena diduga hanya mencari untung, sementara anggaran yang digelontorkan mencapai Rp500 juta. “Jadi kita curiga, jangan-jangan panitia hanya cari untung saja, sehingga buat malu masyarakat Sumatera Utara. Kita berharap DPRDSU dan inspektorat harus memanggil Panitia pelaksana termasuk Kadis Budpar Sumut Elisa Marbun,” tegas R Damanik.

“Harusnya sebagai tuan rumah kita harus dilayani dengan baik para pelaku seni bukan ditelantarkan ditempat yang kumuh,” ucapnya.

Sebelumnya diketahui, Pameran dan Pagelaran Seni se-Sumatera (PPSS) 2017 sebagi sebuah forum kegiatan prestisius di skala regional Sumatera, kiranya dapat dijadikan sebagai ruang silaturahmi dan interaksi seni, serta menjadi tolok ukur pembangunan seni di wilayah Sumatera.

“Namun perhelatan Pameran dan Pagelaran Seni se-Sumatera (PPSS) di Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU), sungguh sangat memprihatinkan. Sama sekali tidak memiliki nilai prestisius. Apa lagi untuk dijadikan tolok ukur pembangunan seni di wilayah Sumatera,” ujar Seniman Medan, Munir Nasution kepada SUMUT24, Kamis (16/11).

Lebih lanjut dikatakan Munir, perhelatan seni ini mencerminkan kurangnya perhatian pemerintah Sumatera Utara, cq Dinas Pariwisata, khususnya Taman Budaya Sumut terhadap kesenian. Panitia Pelaksana PPSS 2017 di UPT Taman Budaya Provinsi Sumatera Utara, dalam melaksanakan event tingkat Sumatera tidak profesional.

Perhelatan seni yang dihadiri peserta Taman Budaya Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Jambi, Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung Sumatera Selatan, Utusan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Bangka Belitung dilaksanakan dalam kondisi apa adanya.

Anggaran yang digelontorkan ratusan juta rupiah, dianggap tidak memadai dalam pelaksanaan PPSS 2017 di Taman Budaya Sumatera Utara. Hal ini menjadi alasan klasik panitia, sehingga belum mampu memberikan semangat dan energi baru dan terasa semakin kendor serta kehilangan orientasi. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
Tim Gabungan BNNP-SUMUT Razia Lokasi THM Blue Night 48 Orang Positif Narkoba Diamankan
Yuddy Chrisnandi Soroti Pentingnya Keselarasan Visi Menteri dengan Presiden
Jelang Idul Fitri 2026, Personel Gabungan Siaga di Pos Yan Barumun Polres Padang Lawas
Dini Hari Mencekam! Rumah Warga di Padangsidimpuan Selatan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp250 Juta
Penuh Haru dan Kebersamaan, Ribuan Anak Yatim Hadiri Buka Puasa Bersama di Kediaman Ketua Golkar Tapsel H Rahmat Nasution
komentar
beritaTerbaru