Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
kota
Medan | SUMUT24
Baca Juga:
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sumatera Utara Ngogesa Sitepu dikabarkan mundur dari pencalonannya sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), mendampingi calon Gubsu dari Partai Nasdem, Erry Nuradi. Padahal, sebelumnya Partai Golkar sudah mengumumkan pencalonan Erry-Ngogesa untuk bertarung dalam Pilgubsu 2018. Persoalan kesehatan menjadi alasan Bupati Langkat itu mundur dalam pencalonan Wagubsu.
Padahal, Agustus 2017 lalu, Partai Golkar sudah resmi mengusung Ngogesa Sitepu mendapingi Erry Nuradi. Ini sesuai surat keputusan DPP Partai Golkar ditandatangani Ketua Umum Setya Novanto dan Sekretaris Jenderal. DPP Partai Golkar Idrus Marham.
Kabar pengunduran diri Ngogesa sebagai Cawagubsu dibenarkan Sekretaris DPD I Partai Golkar Sumut, Irham Buana Nasution, Rabu (15/11). “Secara resmi keputusan organisasi belum (disampaikan). Tapi kepada orang per orang, secara personal pernah disampaikan bahwa Ngogesa Mundur karena alasan kesehatan,” kata Irham.
Dikatakannya, keinginan Ngogesa mundur dari Cawagubsu mendampingi Erry akan segera ditindaklanjuti dengan keputusan DPD Golkar Sumut melalui rapat pleno diperluas. Karena keputusan mengusung Erry-Ngogesa sebagai pasangan calon Gubsu/Wagubsu dari Golkar adalah keputusan DPP Golkar. “Nanti akan diputuskan melalui rapat pleno diperluas yang akan segera kita lakukan,” terangnya.
Untuk di legal formalkan, lanjutnya, tentu kita akan segera lakukan rapat pleno diperluas. “Segera kita lakukan,” katanya, saat ditanya kapan rapat pleno diperluas itu akan dilaksanakan.
Pengunduran diri Ngogesa sendiri disebut-sebut karena ketidakcocokan Erry terhadap Ngogesa. Ketua DPW Partai Nasdem Sumut itu dikabarkan lebih tertarik berkoalisi dengan PDIP ketimbang Golkar.
Namun menurut Irham, pengunduran diri ini murni karena faktor kesehatan. Ngogesa saat ini merasa tidak siap untuk mengikuti tahapan pencalonan karena alasan kesehatan.
Lantas, bagaimana nasib Ngogesa ke depan di Pilgubsu? Menurut Irham, tahapan pendaftaran calon masih cukup panjang dan masih terbuka peluang Ngogesa tetap bertarung di Pilgubsu bila kesehatannya sudah membaik. “Bagaimana ke depan eskalasinya, kita lihatlah,” terang mantan Ketua KPU Sumut dua periode ini.
Irham: “Itu Adalah Hak Pribadiâ€
Sekretaris DPD Golkar Sumut Irham Buana Nasution mengatakan, pernyataan yang disampaikan oleh Ketua DPD Golkar Sumut Ngogesa Sitepu mundur sebagai calon Wakil Gubernur Sumut dengan alasan kesehatan, merupakan hak pribadi.
Secara resmi, belum ada pernyataan tersebut belum disampaikan oleh Ngogesa Sitepu kepada DPD Golkar Sumut. Pernyataan itu masih disampaikan oleh Ngogesa melalui media saja.
“Pernyatan mundur itu kan melalui media. Itu adalah hak pribadi yang bersangkutan, apalagi alasannya karena kesehatan, tentu hal ini harus kita hormati,” kata Irham kepada SUMUT24, Rabu (15/11).
Sementara itu, Ketua Harian DPD Golkar Batubara, Ir Riduan Lokot Batubara kepada SUMUT24, Rabu (15/11) mengatakan, isu pengunduran diri H Ngongesa dari pencalonannya sebagai cawagubsu mendampingi Tengku Erry Nuradi memang kuat. Namun itu baru hanya sebatas rumor, karena belum ada keputusan resmi sampai saat ini. “Di Group Washapp pengurus DPD Golkar pun masih hanya sebatas isu,” ujar Riduan melalui selulernya.
Pengunduran diri H Ngogesa Sitepu dari calon wakil gubsu pendamping Erry Nuradi pada Pilgubsu 2018 mendatang, semakin membuka peluang bagi calon-calon pendamping lain yang sudah ‘antri’ menunggu kepastian.
Sebab, hingga pendeklarasian Erry Nuradi sebagai Cagubsu oleh DPP Partai NasDem baru-baru ini di Lapangan Merdeka Medan, tak disebut siapa pendampingnya. Pengurus DPP Nasdem hanya mengusung Cagubsu, sementara Wakilnya ditugaskan kepada Erry Nuradi untuk berkoaliasi ke parpol lain di Sumut.
Ada beberapa nama tokoh yang akan diduetkan dengan Erry Nuradi untuk mendapinginya di Pilgusu 2018 nanti. Diantarnya, Herry Lontung Siregar (pengusaha), Ivan Iskandar Batubara (Ketua Kadinsu), Soetarto (Sekretaris DPD PDI Perjuangan), Hj Nurhajizah Marpaung (Wagubsu), H Soekirman (Bupati Sergai) dan H Wagirin Arman (Ketua DPRD Sumut).
Sayangnya hingga Rabu (15/11) belum ada satu nama-nama di atas yang pas dan dipilih oleh Tengku Erry Nuradi untuk mendampinginya. Meski sebelumnya sudah digadang-gadang bahwa Erry Nuradi akan diduetkan dengan Hj Nurhajizah Marpaung, atau Herry Lontung Siregar atau Soetarto.
Tapi yang jelas dengan kabar mundurnya H Ngogesa Sitepu dari cawagubsu pendamping Erry Nuradi, semakin membuka lebar kans bagi calon pendamping lain untuk menggantikan posisi cawagubsu dari Ngogesa Sitepu. Sayangnya, hingga tadi malam, H Ngogesa Sitepu saat ditelepon untuk konfirmasi, belum menjawab langsung isu pengunduran dirinya yang sudah beredar luas di media. Karena belum ada pernyataan langsung dan resmi dari Ngogesa, bahwa dirinya sudah mundur dari cawagubsu untuk mendapingi Erry Nuradi. (W01/R03/jos)
Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
kota
Tim Gabungan BNNPSUMUT Razia Lokasi THM Blue Night 48 Orang Positif Narkoba Diamankan
kota
Yuddy Chrisnandi Soroti Pentingnya Keselarasan Visi Menteri dengan Presiden
kota
Jelang Idul Fitri 2026, Personel Gabungan Siaga di Pos Yan Barumun Polres Padang Lawas
kota
Dini Hari Mencekam! Rumah Warga di Padangsidimpuan Selatan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp250 Juta
kota
Penuh Haru dan Kebersamaan, Ribuan Anak Yatim Hadiri Buka Puasa Bersama di Kediaman Ketua Golkar Tapsel H Rahmat Nasution
kota
Polres Pelabuhan Belawan dan Tim Jatanras Polda Sumut Amankan Dua Pelaku Penganiayaan yang Viral
kota
MEDAN Ibadah iktikaf pada malam ke25 Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Medan mencatat sejarah baru. Sebanyak 4.363 jamaah memadati m
News
Volume Lalu Lintas Terus Meningkat Hingga H7 Hari Raya Idulfitri 1447 H, Lebih dari 700 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusant
kota
Wagub Sumut Surya Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Daerah di Hadapan Menko Polkam
kota