Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Konstalasi Politik lokal dan Politik Nasional ternyata semakin panas, detik perdetik terus berubah tanpa disadari. Sah-sah saja kalau Partai penguasa mendukung Incumbent dalam Politik Pilgbsu 2018 dan itu bisa jadi nyata bisa juga jadi tidak. Tapi itulah namanya politik yang selalu penuh dengan intrik dan berubah setiap saat.
“Saya kira betul bahwa itu lebih bersifat lobby atas ketimbang aspirasi lokal PDIP Sumut. Tetapi meski di Sumut PDIP kurang happy dengan putusan itu, tak ada pilihan kecuali patuh. Tetapi itu akan berpengaruh pada kinerja mesin partai dalam memenangkan pasangan yang dipaksakan. Jika ini benar maka nama-nama lain yang sempat mencuat otomatis gagal. Misalnya Efendy Simbolon, Budi Waseso, dan lain-lain,” ucap Pengamat Politik dan Sosial UMSU Shohibul Anshor Siregar kepada SUMUT24, Senin (13/11).
Menurutnya, Saya kira PDI Perjuangan dan Golkar miskin kader. Itu akibat proses kaderisasi dan sirkulasi kepengurusan yang belum berbasis demokrasi dan nilai-nilai yang kuat. Terkait Bupati Langkat yang sekarang Ketua Golkar Sumut yang sudah dipaketkan dengan Ketua Nasdem Sumut untuk maju di Pilgubsu 2018 akan berubah.
“Saya kira Golkar harus mampu memahami posisinya saat ini secara nasional dan lokal. Badai yang diterpanya belum berakhir. Tetapi pilkada Sumut tetap bisa didominasi Golkar, jika ia berhasil konsolidasi dan segera menugasi semua bakal calegnya untuk bekerja di seluruh dapil untuk kemenangan pilkada, pileg dan pilpres. Ia juga harus mampu merangkai sinergi pilgubsu dengan pilkada di 8 kab/kota lainnya. Walaupun sepertinya Golkar tidak mewarnai dalam pilgubsu 2018 ini, karena ada faktor X yang membuat Golkar itu seperti tersandera. Selama ini ia belum terbebas dari faktor itu ia akan tetap sulit bermanuever termasuk di Pilgubsu ini,” ucap Sohibul.
Jadi sebaiknya Golkar harus kembali kekhitahnya dengan kepiawaiannya selama ini, kenapa dalam Pilgubsu tidak bisa mengusung kadernya sebagai nomor satu. “Itu kan harus kerja keras dan kenapa itu bisa terjadi sehingga kuat dugaan memang ada kuman ditubuh partai seperti yang dikatakan Ngogesa beberapa bulan yang lalu,” tegas Sohibul.
Apalagi kita ketahui banyak kader partai yang menyeberang ke partai lain itu artinya ada sesuatu yang salah sehingga memang harus diperbaiki secara perlahan sehingga Golkar kembali seperti dahulunya jaya dan selalu piawai apapun yang terjadi dalam menghempang berbagai politik yang digulirkan. Sebenarnya para kader Golkar mempunyai kemampuan yang merata sehingga diharapkan agar digerakkan kembali.(W03)
Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
kota
Tim Gabungan BNNPSUMUT Razia Lokasi THM Blue Night 48 Orang Positif Narkoba Diamankan
kota
Yuddy Chrisnandi Soroti Pentingnya Keselarasan Visi Menteri dengan Presiden
kota
Jelang Idul Fitri 2026, Personel Gabungan Siaga di Pos Yan Barumun Polres Padang Lawas
kota
Dini Hari Mencekam! Rumah Warga di Padangsidimpuan Selatan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp250 Juta
kota
Penuh Haru dan Kebersamaan, Ribuan Anak Yatim Hadiri Buka Puasa Bersama di Kediaman Ketua Golkar Tapsel H Rahmat Nasution
kota
Polres Pelabuhan Belawan dan Tim Jatanras Polda Sumut Amankan Dua Pelaku Penganiayaan yang Viral
kota
MEDAN Ibadah iktikaf pada malam ke25 Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Medan mencatat sejarah baru. Sebanyak 4.363 jamaah memadati m
News
Volume Lalu Lintas Terus Meningkat Hingga H7 Hari Raya Idulfitri 1447 H, Lebih dari 700 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusant
kota
Wagub Sumut Surya Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Daerah di Hadapan Menko Polkam
kota