UNPAB Gelar Wisuda Periode ke-76, Cetak Lulusan Siap Hadapi Tantangan Dunia Kerja
UNPAB Gelar Wisuda Periode ke76, Cetak Lulusan Siap Hadapi Tantangan Dunia Kerja
kota
DELISERDANG | SUMUT24
Baca Juga:
Program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) yang bersumber dari dana Islamic Development Bank (IDB) yang dimotori Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), berupa kegiatan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal sudah selesai di kerjakan dibeberapa daerah Indonesia, khusunya Sumatera Utara (Sumut). Sedikitnya ada 300 pembangunan yang dilakukan untuk wilayah Sumut.
Namun dalam perjalanannya, tak sedikit dari pembangunan Sanimas ini menuai kontroversi ditengah masyarakat. Mulai dari terbengkalainya pengerjaan itu hingga penolakan dari masyarakat terkait keberadaan ipal Sanimas tersebut.
Bicara tentang pembangunan ipal Sanimas di Sumut, ada salah satu lokasi tepatnya di Gg. Istirahat Dusun VIII, Desa Tembung, Kec.PS Tuan, Kab.Deliserdang, yang berhasil menyabet predikat sebagai lokasi percontohan terbaik dalam pembangunan Sanimas IDB IPAL Komunal.
Pembangunan Ipal Sanimas yang dilakukan di Gg.Istirahat dinilai sebagai salah satu lokasi yang banyak di support masyarakat dan mampu menyalurkan pipa ipal terbanyak ke rumah warga hingga mencapai 125 rumah. Keberhasilan pembangunan itu tentu tak terlepas dari perjuangan yang dilakukan Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Karya Bersama dan tim. Lewat sentuhan tangan dingin mereka pembangunan ipal sanimas ini bisa menyentuh perhatian masyarakat disana
Saat ditemui, Minggu (12/11) sore, Ketua KSM Karya Bersama, Rahmat Hidayat, megaku memang pembangunan ipal di Gg Istirahat mendapat predikat terbaik oleh tim penilai Satgas Sanimas Pusat. Menurutnya, setiap pembangunan ipal mampu menampung 150 rumah warga. Sementara di Gg Istirahat bisa menyalurkan pipa hingga 125 rumah warga. Dan kondisi ini tentunya bisa menjadi contoh untukdilakukan daerah-daerah lain.
“Sementara ini hanya tempat kita dan daerah Malang yang menjadi lokasi reguler dalam pembangunan ipal Sanimas ini. Artinya banyaknya pipa ipal yang disalurkan ke rumah warga tak terlepas dari support warga itu sendiri,” cetus Dayat, sembari mengaku dalam waktu dekat pembangunan ipal di tempatnya akan dikunjungi petinggi Islamic Development Bank dan Kementrian PU pusat.
Ditambahkannya, kedatangan Kementrian PU pusat ini tak lain untuk mensupport daerah-daerah lain dalam meyakinkan masyarakat bahwa pembangunan ipal ini sejatinya untuk mengurangi pencemaran limbah dan menyehatkan masyarakat.
“Bukan seperti apa yang dikatakan masyarakat kebanyakan, bahwa ipal dianggap sebagai penyebab pencemaran. Namun ipal bertujuan mengurangi pencemaran dan meningkatkan kesehatan masyarakat,” imbuhnya.
Dayat mengaku, pembangunan ipal ditempatnya hanya berukuran 4X11 meter. Pembangunan pada ini pada 2014 didanai oleh Islamic Development Bank (IDB) sebesar Rp425 juta untuk disalurkan ke 63 sambungan rumah . Namun seiring waktu, mengingat permintaan saluran pipa ini juga meningkat maka tahun 2017 ada dana dari DAK sebesar Rp300 juta untuk penambahan 62 saluran ke rumah warga.
Dayat juga menuturkan, pembangunan ipal Sanimas IDB ini tak terlepas dari kontribusi warga dalam mendukung pembangunan ipal tersebut.
“Waktu pengerjaan ipal ini sebenarnya hanya 3 bulan. Namun mengapa siapnya lama, terkadang banyak masyarakat kurang mendukung pembangunan ipal, alasannya bau dan rumahnya tercemar. Ada juga yang kita dengar pelaksana beserta para aparatur desa banyak rebutan anggaran ini. Sehingga banyak yang kita lihat dibeberapa lokasi pembangunan ipalnya tak siap,” ujar Dayat.
Dayat mengaku, hingga saat ini penyaluran limbah ipal sanimas ditempatnya sudah berfungsi di rumah warga. Namun hingga saat ini masyarakat belum dimintai biaya adminitrasinya.
“Rencananya masyarakat akan kita kenakan dana Rp10.000 per rumah dalam biaya perawatan ipal tersebut. Uang itu digunakan sebagai biaya operasional seperti listrik, tim bak kontrol, dan sedot tinja,” katanya.
Yang pasti lanjut Dayat, pembangunan ipal ini sejatinya untuk mengurangi pencemaran limbah yang ada di masyarakat. Dan saat ini lokasi pembangunan ipal sanimas di Gg Istirahat kerap dijadikan tempat berdiskusi warga. (W07)
UNPAB Gelar Wisuda Periode ke76, Cetak Lulusan Siap Hadapi Tantangan Dunia Kerja
kota
Medan sumut24.co Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E.,M.M., menghadiri jamuan makan malam dengan s
kota
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, membongkar praktek jual beli narkoba, yang selalu memanfaatkan kafe sebagai titik t
Hukum
Dosen Universitas HKBP Nommemsen Pematangsiantar Melaksanakan PKM di Desa Bangun
kota
Pemko Pematangsiantar dan Kemenkum Sumut menandatangani Kerja Sama Pelayanan dan Pembangunan Hukum di Daerah
kota
Melampaui Sekat NegaraBangsa Dekonstruksi Hukum Kewarganegaraan Menuju Kosmopolitanisme Universal
kota
PPMDH TPI Medan Gelar Pesta Kuliner Kemerdekaan, Santri Diajak Jadi Generasi Penerus Bangsa
kota
Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan
News
Momen Kebangsaan Jokowi, Prabowo dan Gibran dalam Satu Bingkai
News
Medan sumut24.co Kemeriahan dan gelak tawa mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggara
kota