Minggu, 15 Maret 2026

Plh Kepsek Ramzah Ram Mulai Semena-Mena, Admin Dapodik SMAN 13 Medan Dipecat

Administrator - Selasa, 07 November 2017 01:40 WIB
Plh Kepsek Ramzah Ram Mulai Semena-Mena, Admin Dapodik SMAN 13 Medan Dipecat

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Kelakuan Plh Kepsek SMAN 13 Medan dinilai sudah diatas ambang wajar. Pasalnya Ramzah Ram telah melakukan pemecatan sepihak terhadap Admin Dapodik SMAN 13 Medan, Ahmad Fauzi Azhar SE. Akibat kejadian ini tentu membuat suasana sekolah itu semakin runyam.

Dengan tidak adanya Admin Dapodik tersebut maka data pengurusan sertifikasi guru dan data dapodik siswa tidak bisa ditindak lanjuti atau terbengkalai begitu saja. Artinya kejadian ini juga membuat siswa kelas XII terancam tidak bisa mengikuti ujian akhir UNBK.

Saat ditemui, Ketua Komite SMAN 13 Medan, Ishak Nasution, Senin (6/11), mengaku sangat kecewa atas kejadian ini. Ramzah Ram dinilai semena-mena menyalahi aturan tanpa melakukan koordinasi sebelumnya.

“Kita sudah gerah melihat perbuatan Ramzah, pemecatan admin dapodik ini menimbulkan masalah baru yang sangat serius terkait kelangsungan nasib guru dan siswa. Ramzah harus bertanggung jawab dan kalau bisa segera dikeluarkan dari sekolah. Karena perbuatannya sudah melanggar aturan,” tegas Ishak.

Menurut Ishak, akibat pemecatan itu data server sertifikasi guru dan dapodik siswa kini diambil alih oleh Pemprov lewat Disdik Sumut. Dampaknya adalah data user sekolah kini ditutup sehingga untuk melihat data sertifikasi dan dapodik yang sudah dibuat tidak bisa dilihat kembali.

“Ramzah jelas-jelas menyalahi aturan dan harus diproses. Saya tidak tau alasan Ramzah memecat Admin tersebut. Yang pasti nasib guru dan siswa ada disana,” tegasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Admin Dapodik SMAN 13 Ahmad Fauzi membenarkan pemecatan itu. Dia mengaku jika Ramzah melakukan pemecatan sepihak terhadap dirinya dan kini data itu diambil alih sepenuhnya oleh Disdik Sumut.

“Saya dipecat Tanggal 16 September 2017 tanpa alasan yang jelas. Sehingga Disdik Sumut kini mengambil alih data dapodik tersebut. Saya telah membuat laporan pemecatan ini ke Disdik Sumut. Saya harap masalah ini bisa segera diproses,” terangnya.

Sebelumnya puluhan orang tua siswa kelas XII SMAN 13 mendatangi sekolah terkait adanya seruan guru yang menyatakan data dapodik anak mereka tidak terdaftar di Disdik Sumut. Para orangtua siswa ini mengaku bahwa anaknya lulus diterima di SMAN 13 Medan itu murni melalui pendaftaran PPDB online. Namun yang herannya kenapa data dapodiknya tidak ada di dinas.

“Kami para orangtua kini merasa cemas terkait nasib anak kami yang terancam gagal tidak bisa mengikuti ujian UNBK. Ada beberapa dari anak kami yang lulus lewat jalur PPDB online namanya tak terdaftar di Dapodik. Masalah ini harus segera diselesaikan mengingat UNBK akan dilaksanakan dua bulan lagi. Mendata nama siswa yang jumlahnya mencapai ratusan itu bukan perkara mudah, kami tak mau tau kepala sekolah dan dinas harus bisa mempertanggungjawabkan nasib anak kami. Jangan kami yang selalu dijadikan korban,” ujar wanita berhijab yang tak mau namanya disebut yang merupakan salah satu orang tua siswa.

Namun sayang, Ramzah Ram tidak berada di sekolah saat kedatangan orang tua siswa ini. (w07)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
Tim Gabungan BNNP-SUMUT Razia Lokasi THM Blue Night 48 Orang Positif Narkoba Diamankan
Yuddy Chrisnandi Soroti Pentingnya Keselarasan Visi Menteri dengan Presiden
Jelang Idul Fitri 2026, Personel Gabungan Siaga di Pos Yan Barumun Polres Padang Lawas
Dini Hari Mencekam! Rumah Warga di Padangsidimpuan Selatan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp250 Juta
Penuh Haru dan Kebersamaan, Ribuan Anak Yatim Hadiri Buka Puasa Bersama di Kediaman Ketua Golkar Tapsel H Rahmat Nasution
komentar
beritaTerbaru