Minggu, 15 Maret 2026

Acil : Ada Unsur Kesengajaan

Administrator - Selasa, 07 November 2017 01:20 WIB
Acil : Ada Unsur Kesengajaan

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Mantan Aktifis Mahasiswa yang juga Ketua Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kota Medan, Safarudin alias Acil mengatakan, “kita sangat menyayangkan kejadian tersebut. Apalagi kejadiannya sewaktu jalan dalam keadaan sunyi dan jumlah kenderaan minim, sangatlah bisa di hitung dengan jari. Sehingga kemungkinan ada unsur kesengajaan yang diduga dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dan merasa terganggu dengan kevokalan Azhari Sinik,” ujar Acil.

Lebih lanjut dikatakan Azhari Sinik, menyuarakan pembangunan di Kota Medan ini. Ada oknum yang merasa terganggu akibat kritikan Azhari Sinik baik itu Medan sejuta lobang, pohon batu dan termasuk penghargaan yang didapat Kota Medan selama ini yang menurut Azhari Sinik ada yang tidak layak dan kurang pas.

Begitu juga kejadian tersebut sepertinya dimanfaat kan sejumlah pihak untuk melakukan devide et invera (memecah belah) warga kota Medan. “Untuk itu kita berharap Direktur LIPPSU Azhari Sinik agar mengadukan hal tersebut ke aparat penegak hukum yang dialaminya akan dapat diproses dengan sebaik-baiknya. Karena bagaimanapun juga kuat dugaan kejadian tersebut ada keterlibatan pihak-pihak yang memang merasa terganggu aktifitasnya di Kota Medan ini,” ujar Safarudin. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
Tim Gabungan BNNP-SUMUT Razia Lokasi THM Blue Night 48 Orang Positif Narkoba Diamankan
Yuddy Chrisnandi Soroti Pentingnya Keselarasan Visi Menteri dengan Presiden
Jelang Idul Fitri 2026, Personel Gabungan Siaga di Pos Yan Barumun Polres Padang Lawas
Dini Hari Mencekam! Rumah Warga di Padangsidimpuan Selatan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp250 Juta
Penuh Haru dan Kebersamaan, Ribuan Anak Yatim Hadiri Buka Puasa Bersama di Kediaman Ketua Golkar Tapsel H Rahmat Nasution
komentar
beritaTerbaru