Polres Pelabuhan Belawan dan Tim Jatanras Polda Sumut Amankan Dua Pelaku Penganiayaan yang Viral
Polres Pelabuhan Belawan dan Tim Jatanras Polda Sumut Amankan Dua Pelaku Penganiayaan yang Viral
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
- Polres Pelabuhan Belawan dan Tim Jatanras Polda Sumut Amankan Dua Pelaku Penganiayaan yang Viral
- Lebih dari 4.300 Jamaah Padati Iktikaf Malam ke-25 Ramadan di Masjid Agung Medan
- Volume Lalu Lintas Terus Meningkat Hingga H-7 Hari Raya Idulfitri 1447 H, Lebih dari 700 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
Pemecatan Ketua DPC Partai Gerindra di beberapa kabupaten kota di Sumatera Utara berbuntut panjang. Puluhan kader Partai Gerindra menilai pemecatan tidak sesuai mekanisme AD/ART partai bentukan Prabowo Subianto tersebut.
Kekecewaan disampaikan puluhan kader Partai Gerindra saat menggelar aksi di depan Tugu Sisingamangaraja Medan, Kamis (2/11).
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karo, Abet Nego Sembiring menyampaikan,aksi yang dilakukan menyikapi perihal pemecatan 17 DPC oleh Ketua DPD Gerindra Sumut. 17 DPC adalah Karo, Madina, Dairi, Tobasa, Taput, Sidempuan, paluta, labusel, tebing, Langkat, Binjai, Samosir, Siantar, Simalungun, Deli Serdang, Labuhan Batu, dan Sibolga
“Ini kesalahan gus ,seharusnya Revitalisasi pengurusan seperti arahan ketum pada saat Rakornas . bukan membuang kader begitu saja tanpa alasan yang jelas. Yang parahnya lagi yang diganti bukan dari kader Gerindra,” ujar mantan Ketua DPC Karo Abednego Sembiring, didampingi Sekretaris DPD Gerundra Sumut John Robert Simanjuntak, mantan Ketua DPC Madina Khoiruddin Nasution dan mantan Ketua DPC Deliserdang John Sebayang.
Saat ditemui SUMUT24 di lokasi demo, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karo, Abet Nego Sembiring mengatakan,selama menjadi Ketua Gerindra, Gus Irwan tidak pernah memberikan pembinaan dan pengarahan kepada para pengurus DPC.
“Gus dinilai tidak pernah membangun komunikasi dengan DPC. Bahkan dengan jabatannya sebagai Ketua DPD Gerindra Sumut, Gus kerap bertindak sesuka hati, termasuk melakukan pergantian atau pemecatan terhadap kader dan pengurus DPC di kabupaten/kota,” kata Abet Nego menerangkan.
Menurut Abet, Gus telah banyak melakukan penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan pribadi. Hal itu jelas telah merugikan partai yang telah didirikan Prabowo Subianto tersebut.
“Kami menilai mantan Direktur Utama (Dirut) PT Bank Sumut ini telah melakukan praktik transaksional, sehingga mencoreng nama baik partai dan melanggar AD/ART partai,” sebutnya.
Abet Nego menguraikan ,Di bawah kepemimpinan Gus juga, Partai Gerindra seolah mudah disusupi oleh pihak yang melemahkan perjuangan partai itu sendiri. Buktinya, pergantian atau pemecatan terhadap 17 kader partai sangat berdekatan dengan verifikasi faktual oleh KPU.
Sementara, kader yang diberhentikan Gus itu berkontribusi penting dalam membangkitkan dan membesarkan partai. Buktinya, Partai Gerindra berhasil mengirimkan 14 kader terbaiknya ke DPRD Sumut, dari sebelumnya hanya 5 kursi saja. Tapi jerih payah mereka tidak dianggap oleh Gus hanya karena tidak melayani keinginan atau sistem transaksional yang diinginkan Gus.
“Contoh nyata kezaliman Gus adalah pemecatan terhadap Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumut yang lama, Dr Robert Simanjuntak yang tak mau menjalankan sistem transaksional sebagaimana yang diminta Gus Irawan Pasaribu. Oleh sebab itu, kami meminta Ketua Umum Bapak Prabowo Subianto segera mencopot Gus dari jabatanya ,karena hal ini untuk menyelamatkan partai,” tegasnya.
Ditanya, terkait hal ini bagiamana hasi dari keputusan DPP. Abet Nego mengatakan, bahwa sampai hari belum ada hasil alias nihil.
“Sampai hari ini DPP belum memberi keputusan .Apabila DPP tak menanggaapi dalam waktu dekat kami akan melakukan aksi di bundaran HI atau di rumah Pak Prabowo langsung,” tegasnya.
Abet juga menuturkan bahwa seandainya Ketua DPC bersalah seharusnya ada surat peringatan atau surat yang menyatakan kalau bersalah.
“Tapi kenyataannya itu tidak ada. Kami kecewa dengan tindakan Gus Irawan Pasaribu. Yang pasti tujuan kita agar semua yang menjadi duri di Gerindra bisa kita buang,” ujarnya. (C02).
Polres Pelabuhan Belawan dan Tim Jatanras Polda Sumut Amankan Dua Pelaku Penganiayaan yang Viral
kota
MEDAN Ibadah iktikaf pada malam ke25 Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Medan mencatat sejarah baru. Sebanyak 4.363 jamaah memadati m
News
Volume Lalu Lintas Terus Meningkat Hingga H7 Hari Raya Idulfitri 1447 H, Lebih dari 700 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusant
kota
Wagub Sumut Surya Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Daerah di Hadapan Menko Polkam
kota
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor bersama masyarakat desa Silima Kuta, Kecamatan Sitellu Tali Urang J
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT , Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menerima Piagam Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI Atas Kine
News
Board of Peace Diplomasi Realistis Indonesia dalam Mendorong Perdamaian Global Oleh Ir. H. Abdullah Rasyid, M.E.(Mahasiswa Doktoral Ilmu
Profil
Polres Sergai Bagikan 300 Takjil Ramadhan, Wakapolres Himbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Berkendara
kota
Jelang Idul Fitri 1447 H, SPPG Desa Suka Jadi Salurkan Ribuan Paket Istimewa MBG untuk Ribuan Penerima
kota
Banda Aceh Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan kepada anak yatim
News