Polres Pelabuhan Belawan dan Tim Jatanras Polda Sumut Amankan Dua Pelaku Penganiayaan yang Viral
Polres Pelabuhan Belawan dan Tim Jatanras Polda Sumut Amankan Dua Pelaku Penganiayaan yang Viral
kota
MEDAN| SUMUT24
Baca Juga:
- Polres Pelabuhan Belawan dan Tim Jatanras Polda Sumut Amankan Dua Pelaku Penganiayaan yang Viral
- Lebih dari 4.300 Jamaah Padati Iktikaf Malam ke-25 Ramadan di Masjid Agung Medan
- Volume Lalu Lintas Terus Meningkat Hingga H-7 Hari Raya Idulfitri 1447 H, Lebih dari 700 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
Saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara masih menggodok usulan beragam elemen di Sumut, persayaratan bakal calon legislatif untuk pileg 2018, tidak lagi menggunakan tes urine. Alasannya, tes urine dianggap tes yang tidak akurat, karena hasilnya tak permanen alias bisa berubah. Sehingga diusulkan menggunakan tes rambut.
Pengamat Kesehatan di Jaringan Kesehatan Masyarakat (JKN) dr H Delyuzar M.Ked (PA),Sp.PA (K) kepada SUMUT24, Senin (23/10) mengatakan, memang benar tes di rambut itu lebih akurat. Karena kalau tes urine jika seseorang beberapa lama tidak pakai narkoba, maka tidak akan terdeteksi lagi.
Tetapi kalau tes rambut, itu jangka waktu lama. Seseorang yang memakai pakai narkoba, kemudian tidak pakai narkoba lagi, maka hasilnya akan tetap positif di rambutnya (tetap memekai narkoba).
“Untuk supaya lebih akurat, tes dirambut itu lebih akurat dari pada tes urine,” kata dr Delyuzar.
Dikatakan Delyuzar, kalau tes urine itu, kita akan dapatkan hasilnya kalau seseorang itu baru memakai. Makanya kalau ada razia-razia lebih bagus dilakukan tes urine, karena sedang baru memakai.
Tetapi kalau untuk menjelang pemilihan gak pake lagi, itu bisa ngak ketahuan kalau dia pecandu narkoba. Kalau rambut masih tersisa disitu. Pemeriksaan melalui rambut itu bukan dari warna rambutnya, melainkan dari kandungan yang didalam rambutnya.
Dijelaskannya, tes melalui rambut lebih akurat untuk pemakaian yang lama. Artinya, kalau orang yang pecandu narkoba menjelang pemeriksaan dia tidak pakai narkoba lagi, itu di urinenya bisa negatif. Tetapi di rambutnya masih bisa positif.
Tapi kalau seseorang baru pakai narkoba, tes urine lebih bagus. Makanya kalau di klub-klub malam itu, tes urine lebih bagus karena baru pakai. Ini menghindari supaya orang yang sebenarnya narkoba, dia tidak pakai lagi saat mau pemeriksaan. (C04)
Polres Pelabuhan Belawan dan Tim Jatanras Polda Sumut Amankan Dua Pelaku Penganiayaan yang Viral
kota
MEDAN Ibadah iktikaf pada malam ke25 Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Medan mencatat sejarah baru. Sebanyak 4.363 jamaah memadati m
News
Volume Lalu Lintas Terus Meningkat Hingga H7 Hari Raya Idulfitri 1447 H, Lebih dari 700 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusant
kota
Wagub Sumut Surya Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Daerah di Hadapan Menko Polkam
kota
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor bersama masyarakat desa Silima Kuta, Kecamatan Sitellu Tali Urang J
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT , Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menerima Piagam Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI Atas Kine
News
Board of Peace Diplomasi Realistis Indonesia dalam Mendorong Perdamaian Global Oleh Ir. H. Abdullah Rasyid, M.E.(Mahasiswa Doktoral Ilmu
Profil
Polres Sergai Bagikan 300 Takjil Ramadhan, Wakapolres Himbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Berkendara
kota
Jelang Idul Fitri 1447 H, SPPG Desa Suka Jadi Salurkan Ribuan Paket Istimewa MBG untuk Ribuan Penerima
kota
Banda Aceh Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan kepada anak yatim
News