BAKOPAM SUMUT BAGIKAN MASKER DAN SEMBAKO KEPADA WARGA TERDAMPAK KABUT ASAP KARHUTLA
BAKOPAM SUMUT BAGIKAN MASKER DAN SEMBAKO KEPADA WARGA TERDAMPAK KABUT ASAP KARHUTLA
News
MEDAN | SUMUT24 Gubsu HT Erry Nuradi diwakili Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Ibnu S Hutomo mengajak seluruh suku jawa yang ada di Sumut untuk bersatu dan terus menjalin silaturahmi satu sama lain.
Baca Juga:
- BAKOPAM SUMUT BAGIKAN MASKER DAN SEMBAKO KEPADA WARGA TERDAMPAK KABUT ASAP KARHUTLA
- Brigjen TNI Fadjar Beserta Rombongan Satgas PRR Sumut -Aceh Kunjungi Titik Jalan longsor Pasca Bencana Di Kab Pakpak Bharat
- Hari Kedua HUT Pemkab Labuhanbatu, Bupati Didampingi Pj Sekda Kunjungi Stand Milik Pemerintah Desa
Ungkapan itu disampaikannya pada acara Gebyar Budaya Jawa Suro-an Sumut Paten 2017 yang diselenggarakan Persatuan Wargo Jowo (Pendowo) dan Harian SUMUT24 di Lapangan Gajah Mada, Jalan Krakatau Medan, Sabtu (21/10) malam.
Ibnu mengharapkan agar gebiyar kesenian budaya jawa ini dapat menjadi media dalam mempersatukan seluruh paguyuban jawa yang ada di Sumut, sehingga masyarakat jawa menjadi satu.
“Saya berharap kegiatan ini dapat mempersatukan seluruh paguyuban jawa yang ada di Sumut, karena apabila kita bersatu, maka kita akan semakin kuat dalam memajukan sumut,” harap Ibnu.
Hadir pada acara tersebut, Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution, Pimpinan Umum/Pemred Harian Sumut 24 sekaligus Ketua Panitia Rianto Ahgly, Ketua Pendowo Sumut Sugito Hadi, Ketua Pendowo Medan Ponidi, Ketua Tunggal Wargo Heru Prasojo, Kapolrestabes Medan Kombes Sandi Nugroho SIK SH Mhum diwakili AKP Gunawan, serta jajaran Redaksi serta karyawan SUMUT24.
Pada pelaksanaannya, juga mendatangkan Ki Dalang asal Surakarya Jarot Suwarno juga paguyupan dari beberapa daeran di Sumut, Sugito Hadi Ketua Pendowo Sumut pada malam itu Ibnu tak hanya mengajak seluruh warga jawa bersatu karena selain silaturahmi juga bisa saling membantu.
“Dengan silatuhami dan bersatu maka suku jawa di Sumut akan kuat serta saling membantu untuk kemajuan Sumatera Utara,” paparnya.
Sebagai warga suku jawa, Ibnu mengaku bangga dan senang dengan digelar budaya jawa di Sumut, agar kebudayaan dan kesenian jawa bisa dikenal juga diteruskan kepada generasi muda jawa kedepan.
“Perekonomian dan pembangunan di Sumut juga bisa kita laku dan saling membantu untuk kemajuan Sumut,” ujarnya
Di samping itu, Ibnu juga menjelaskan bahwa suku jawa dan suku lain di Sumut berbeda tapi bersatu ini tertuang dari Bhinekka Tunggal Ika.
Sementara pemilik juga Pemred Harian SUMUT24 Rianto Ahgly SH mengatakan, perayaan Gebyar Suku Jawa Suro-an mengajak seluruh suku jawa untuk merayakan malam terakhir bulan Suro pada kelender Jawa.
“Malam ini terakhir dari pertanggalan Jawa sekaligus menyambut bulan Sapar agar kedepannya suku jawa bisa mengingat pertanggalan dan tetap menjaga tradisi turun temurun,” jelasnya.
Rianto Ahgly SH menambahkan, kegiatan kesenian budaya jawa ini menampilka pertujukan wayang yang didalangi oleh Ki Jarot Suwarno, salah seorang dalang dari Solo. Adapun judul yang diangkat ialah Gatotkaca Bangun Projo.
“Pertunjukan wayang ini berjudul Gatotkaca Bangun Projo, maksudnya ialah pembangunan suatu daerah tidak dapat dikerjakan sendiri, perlu adanya kerjasama, karena itu mari kita rapatkan barisan untuk membangun sumut dan kota Medan yang lebih baik lagi kedepannya,” kata Rianto Ahgly.
Acara yang menampilkan kesenian jawa seperti wayang kulit, dan tarian fragmen gatotkaca ini cukup menyita perhatian masyarakat kota Medan, khsusnya masyarakat yang tergabung dalam organisasi budaya jawa yang ada di kota Medan seperti Pendowo, Pujakusuma, Paguyuban Jawa Bersatu, Ikatan Keluarga Jawa Marelan, Banyumangell, dan P3S Putra Solo. Terlihat masyarakat yang hadir begitu menikmati sajian kesenian jawa yang ditampilkan.
Wakil Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution Msi dalam kesempatan itu mengatakan pergelaran kesenian budaya jawa ini merupakan wujud “medan sebagai rumah kita” dalam bidang kesenian.
Sebab sambung Akhayar, Kota Medan terdiri dari masyarakat multi etnis yang selalu hidup berdampingan rukun dan damai. Oleh karena itulah, Wakil Walikota berharap kedepannya semakin banyak masyarakat yang menampilkan kesenian budaya dari daerahnya masing-masing sebagai bentuk kekayaan yang dimiliki Kota Medan.
“Saya berharap kedepannya semakin banyak warga kota Medan yang menampilkan budaya kesenian daerahnya, ini bukan menjadikan kita berbeda, tetapi inilah wujud kekayaan yang dimiliki Kota Medan,” kata Wakil Walikota saat menghadiri gebyar kesenian jawa suro-an sumut paten 2017.(tim)
BAKOPAM SUMUT BAGIKAN MASKER DAN SEMBAKO KEPADA WARGA TERDAMPAK KABUT ASAP KARHUTLA
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT , Koordinator Wilayah Sumatera Utara Satgas Percepatan Rehabilitas dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumut Aceh, Brig
News
sumut24.co Labuhanbatu, Perayaan HUT Kabupaten Labuhanbatu ke 81 begitu semarak dan meriah, perayaan tersebut diadakan selama tiga hari dim
News
sumut24.co ASAHAN, Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) KORPRI Kabupaten Asahan Tahun 2026 resmi berakhir. Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H.,
News
DELI SERDANG Prof. M. Abdiyanto mengajak seluruh jajaran dan elemen masyarakat untuk menyatukan gerak dan langkah dalam memajukan Padepok
Politik
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh warga untuk terus merawat rasa persatuan di tengah keberagaman
Kota
SIMALUNGUN Tuan Guru Batak (TGB) Syeikh Dr. H. Ahmad Sabban el Rahmaniy Rajagukguk, MA, terpilih sebagai Mudir (Ketua Harian) Jamiyyah
Umum
MAKASSAR Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, secara resmi melantik jajaran Pengurus PWI Sulawesi Selatan
News
Medan sumut24.co Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat serta respon cepat terhadap perubahan kualitas udara, Pemerintah
kota
Semarakkan HUT Golkar, DPD Partai Golkar Padangsidimpuan Gelar Jalan Sehat Berhadiah Doorprize Hingga Bagi Sembako
News