Polres Pelabuhan Belawan dan Tim Jatanras Polda Sumut Amankan Dua Pelaku Penganiayaan yang Viral
Polres Pelabuhan Belawan dan Tim Jatanras Polda Sumut Amankan Dua Pelaku Penganiayaan yang Viral
kota
Medan | SUMUT24
Baca Juga:
- Polres Pelabuhan Belawan dan Tim Jatanras Polda Sumut Amankan Dua Pelaku Penganiayaan yang Viral
- Lebih dari 4.300 Jamaah Padati Iktikaf Malam ke-25 Ramadan di Masjid Agung Medan
- Volume Lalu Lintas Terus Meningkat Hingga H-7 Hari Raya Idulfitri 1447 H, Lebih dari 700 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
Calon legislatif (celeg) di Sumatera Utara diusulkan pada pemilihan legislatif (pileg) 2018 ini harus memiliki sertifikasi (caleg lulus sertifikasi). Tujuannya, supaya caleg masing-masing partai politik miliki kualitas, terjuji, berdedikasi, dan memiliki sumber daya manusia (SDM) yang handal dan bisa dibanggakan.
Tak seperti caleg-caleg sebelumnya, yang dinilai oleh masyarakat lebih banyak kekurangannya, kurang bermutu dan tak berkualitas serta belum memihak pada kepentingan masyarakat banyak.
Inilah salah satu usulan penting dari para peserta Rapat Dengar Pendadapat (RDP) Penyusunan Daftar Inventaris Masalah (DIM) Substansi Materi Pencalonan, bakal calon DPRD, DPRD Provinsi dan DPDR Kabupaten/Kota, dengan peserta dari berbagai elemen masyarakat di Sumut. DRP itu dipimpin Divisi Teknis, Benget Silitonga, didampingi Kabag Teknis dan Hupmas Maruli Pasaribu, pada haria kedua, Jumat (20/10) di Aula KPU Sumut, Jalan Printis Kemerdekaan Medan.
Banyak dari peserta rapat menilai, sampai hari ini para legislatif yang sudah duduk di DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, kurang berkualitas. “Parahnya lagi, mayoritas wakil rakyat kita lebih sering ‘sekolah’ kembali setelah duduk jadi anggota dewan. Makanya, partai politik wajib mendidik caleg-calegnya sebelum duduk di legislatif. Segingga wakil rakyat itu benar-benar memahami dan lebih membela kepentingan rakyat,” ujar Ayub, mewakili dari LSM.
Masih dari peserta RDP, sekarang ini saja, tak hanya dari kalangan guru yang wajib memiliki sertifikasi (lulus). Dari wartawan saja harus lulus sertifikasi baru dia dinilai benar-benar wartawan. Kalangan pemborong proyek, hakim, pengacara, dosen dan lainnya, kini harus memiliki sertifikasi.
Sudah sepantasnyalah, caleg-caleg kita memiliki sertifikasi. Sehingga bila caleg tak punya atau belum lulus sertifikasi, partai politik jangan mengusulkan atau mendaftarkan caleg itu ke KPU. Daftarkanlah caleg yang sudah lulus sertitikasi, sehingga kualitas si caleg benar-benar terjamin.
Usulan lainnya, pada pasal 241 UU No.7 Tahun 2017 tersebut, KPU Sumut agar memuat daftar calon sementara (DCS) dan daftar calon tetap (DCT), tak hanya memuat bio data atau curriculum Vitae (CV), tapi harus dicantumkkan juga portopolio si caleg. Sehingga calon pemilih tidak salah pilih dan mengetahui dengan pasti siapa caleg tersebut.
Dalam rapat dengar pendapat tersebut, peserta juga mengusulkan agar pemeriksaan kesehatan caleg dibiayai oleh negara, sama seperti calon kepala daerah dan calon presiden. Dalam usulah ini, terjadi pro dan kontra sesama peserta. Tapi akhirnya disepakati, soal pemeriksaan kesehatan caleg ditanggung masing-masing saja. Hal ini dibenarkan Fernanda yang tak setuju, karena anggaran Sumut terus membengkak. “Jangan lagi ditambah soal kesehatan caleg dibiayai negara,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan RDP dari KPU Sumut, Benget Silitonga yang menyimpulkan semua masukan, usulan dari seluruh elemen masyarakat diantara mewakili perguruan tinggi UHN, UMSU, parpol dari PPP, Hanura, perwakilan dari media cetak, radio, perwalikan LSM, pemerintahan dan lainnya. “Semua usulan dari peserta rapat ini, ditampung oleh KPU Sumut. Selanjutnya, KPU Sumut akan mengirim semua usulan ini ke KPU Pusat,” ujar Benget Silitonga. (R03)
Polres Pelabuhan Belawan dan Tim Jatanras Polda Sumut Amankan Dua Pelaku Penganiayaan yang Viral
kota
MEDAN Ibadah iktikaf pada malam ke25 Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Medan mencatat sejarah baru. Sebanyak 4.363 jamaah memadati m
News
Volume Lalu Lintas Terus Meningkat Hingga H7 Hari Raya Idulfitri 1447 H, Lebih dari 700 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusant
kota
Wagub Sumut Surya Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Daerah di Hadapan Menko Polkam
kota
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor bersama masyarakat desa Silima Kuta, Kecamatan Sitellu Tali Urang J
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT , Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menerima Piagam Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI Atas Kine
News
Board of Peace Diplomasi Realistis Indonesia dalam Mendorong Perdamaian Global Oleh Ir. H. Abdullah Rasyid, M.E.(Mahasiswa Doktoral Ilmu
Profil
Polres Sergai Bagikan 300 Takjil Ramadhan, Wakapolres Himbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Berkendara
kota
Jelang Idul Fitri 1447 H, SPPG Desa Suka Jadi Salurkan Ribuan Paket Istimewa MBG untuk Ribuan Penerima
kota
Banda Aceh Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan kepada anak yatim
News