Lebih dari 4.300 Jamaah Padati Iktikaf Malam ke-25 Ramadan di Masjid Agung Medan
MEDAN Ibadah iktikaf pada malam ke25 Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Medan mencatat sejarah baru. Sebanyak 4.363 jamaah memadati m
News
MEDAN I SUMUT24
Baca Juga:
- Lebih dari 4.300 Jamaah Padati Iktikaf Malam ke-25 Ramadan di Masjid Agung Medan
- Volume Lalu Lintas Terus Meningkat Hingga H-7 Hari Raya Idulfitri 1447 H, Lebih dari 700 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
- Wagub Sumut Surya Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Daerah di Hadapan Menko Polkam
Sekda Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis sudah cukup lama memangku jabatan bergengsi di Pemko Medan, sekitar tujuh tahunan. Hal tersebut dirasa sudah cukup lama. Dalam hal tersebut sudah perlu adanya regenerasi di tubuh Pemko Medan, kalau memang sangat diperlukan.
“Karena untuk menggantikan Syaiful Bahri sangat sulit, walaupun sudah banyak pejabat yang menginginkan jabatan bergengsi tersebut. apalagi jabatan Sekda adalah jabatan Karir tertinggi PNS. Ada beberapa Pejabat Eselon II Pemko Medan yang sudah pas dan mampu menjabat sebagai Sekda Pemko Medan. Begitupun semuanya tergantung Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin S MSi sebagai pengendali di Pemko Medan,” ujar Pengamat Sosial dan Hukum Arif Subrata SH kepada SUMUT24, Kamis (12/10).
Menurutnya, kalau bicara layak jadi Sekda, banyak yang sudah bisa jadi Sekda di Pemko Medan, sesuai eselon dan kepangkatannya. Seperti Kadis Perhubungan Kota Medan Rendward Parapat, Kadis Tata Ruang Samporno Pohan, Kadis Pendidikan Hasan Basri dan Kadis Kebersihan dan Pertamanan M Husni. Yang kesemuanya termasuk pejabat senior di Pemko Medan.
Tapi begitupun, ujar Arif Subrata, “semua tergantung keinginan Walikota Medan,” ujarnya.
Memang kita ketahui Sekda Medan Syaiful Bahri semenjak kepemimpinannya sebagai Sekda sudah banyak melakukan perubahan dan kemajuan. Apalagi Sekda Syaiful Bahri bisa mengikuti irama Walikota Medan. Hal tersebutlah yang susah mendapatkannya.
Kalau tidak bisa mengikuti irama Walikota bisa-bisa pemerintahan menjadi pincang bahkan bisa-bisa jalan ditempat, Ucapnya. Sah-sah saja ada pergantian. Kalau semisal Sekda Saiful Bahri tidak lagi bisa melaksanakan tugas-tugasnya dan berhalangan tetap dan lain sebagainya.
“Makanya tergantung Walikota Medan. Saya rasa pun Walikota Medan enggan menggantinya, karena jasa Syaiful Bahri sudah banyak untuk kemajuan Pemko Medan,” ujar Arif Subrata.
Masih dikatakannya, Syaiful Bahri ahli perencanaan dan pernah menjabat Kepala Bappeda Kota Medan, “sehingga dia sangat tahu tugas dan fungsi sebagai orang yang menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Kota Medan,” ujarnya.
“Banyak memang pejabat Pemko Medan yang layak, akan tetapi apa bisa seperti Syaiful bahri yang dikenal pekerja keras dan tanpa lelah,” ujar Arif Subrata. (W03)
MEDAN Ibadah iktikaf pada malam ke25 Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Medan mencatat sejarah baru. Sebanyak 4.363 jamaah memadati m
News
Volume Lalu Lintas Terus Meningkat Hingga H7 Hari Raya Idulfitri 1447 H, Lebih dari 700 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusant
kota
Wagub Sumut Surya Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Daerah di Hadapan Menko Polkam
kota
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor bersama masyarakat desa Silima Kuta, Kecamatan Sitellu Tali Urang J
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT , Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menerima Piagam Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI Atas Kine
News
Board of Peace Diplomasi Realistis Indonesia dalam Mendorong Perdamaian Global Oleh Ir. H. Abdullah Rasyid, M.E.(Mahasiswa Doktoral Ilmu
Profil
Polres Sergai Bagikan 300 Takjil Ramadhan, Wakapolres Himbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Berkendara
kota
Jelang Idul Fitri 1447 H, SPPG Desa Suka Jadi Salurkan Ribuan Paket Istimewa MBG untuk Ribuan Penerima
kota
Banda Aceh Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan kepada anak yatim
News
Ketua MPC PP Kota Medan Berikan THR Untuk Ketua & Sekretaris Ranting Pemuda Pancasila se Kota Medan
Kota