Sabtu, 14 Februari 2026

Figur Capres 2024, Shohibul Anshor Siregar : Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, ARB Berpeluang Lebih Unggul di Sumut

Administrator - Selasa, 02 Mei 2023 14:03 WIB
Figur Capres 2024, Shohibul Anshor Siregar : Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, ARB Berpeluang Lebih Unggul di Sumut

 

Baca Juga:

Medan I Sumut24.co Figur calon presiden 2024 mulai menggema di seantero Nusantara, tak terkecuali di Sumut. Seperti halnya Calon presiden usungan Partai Nasdem, PKS, Partai Demokrat dan Partai Ummat Anies Rasyid Baswedan (ARB) telah beroleh kesempatan terbaiknya secara lebih dini dan berpeluang lebih unggul di Sumatera Utara dibandingkan dengan dua Capres lain Ganjar Pranowo usungan PDI Perjuanga dan Prabowo Subianto diusung Gerindra.

Demikian dikatakan Pengamat Sosial dan Politik UMSU Shohibul Anshor Siregar kepada Wartawan, Senin (1/5).

Menurut Dosen Fisipol UMSU itu mengatakan, Selain relawan yang terbentuk untuknya sama sekali tak mencerminkan kekuatan parpol yang ada saat ini, kebanyakan mereka berasal dari komunitas pendung Prabowo-Sandi, ditambah dengan sedikit pendukung Jokowi-Ma’aruf pada pilpres tahun 2019 yang lalu.

Karena itu pendukung independen (non-partai) ARB ini adalah cerminan yang jauh lebih besar dan lebih ideal dari peta oposisi kepartaian Indonesia saat ini. Artinya jika oposisi Indonesia menurut peta kepartaian adalah gabungan PKS dan Partai Demokrat, maka pendukung ARB di Sumut jauh melampaui persentase jumlah itu.

Setelah deklarasi pencapresan Ganjar Pranowo belum lama ini, di Sumatera Utara terdapat geliat dukungan yang lebih bergairah, namun belum menunjukkan peluang melampaui komunitas pendukung Jokowi-Ma’aruf pada pilpres 2019. Sebelumnya cukup banyak even di Sumatera Utara yang diselenggarakan untuk mendorong pencapresan Ganjar Pranowo sambil secara politik terasa ingin memberi pesan khusus untuk menekan Megawati agar segera menetapkan pencapresan Ganjar Pranowo. Spanduk dan baliho Ganjar Pranowo (GP) jauh lebih meriah dibanding kehadiran audiens yang ditargetkan, meski akhirnya banyak beca bermotor yang kemudian dipasangi gambar Ganjar Pranowo.

Ditambahkan Direktur N Basis itu, begitu juga Puan Maharani juga menyelenggarakan even-even yang sama sebelum ini, tetapi tampilan umumnya sangat berbeda dengan karakteristik pendukung ARB. Sebagaimana GP, Puan disambut oleh komunitas yang identik dengan karakteristik yang kentara sebagai warga PDIP, ungkapnya.

Gerakan unifikasi dua kubu utama PDIP (pro GP dan pro Puan) diperkirakan dalam waktu dekat akan menyelenggarakan deklarasi dan publikasi dukungan untuk GP dengan lebih bergeliat.

” Harus dicatat bahwa di luar konstituen partai Gerindra, PS masih memiliki pendukung tipe die hard di sini. Sepanjang tahun mereka terus berkonsolidasi tanpa terhubung ke Gerindra dan berusaha merasionalisasi tindakan bergabung ke kabinet Joko Widodo sebagai bentuk kenegarawanan untuk persatuan nasional yang dapat bermakna sebagai bentuk kekstariaan yang harus dicatat dari PS.

Sebagaimana halnya pendukung GP, pendukung PS di Sumatera Utara akan terus bertambah hingga berakhir atau jenuh ketika partai-partai menyatakan dukungan kepada salah satu dari ketiga figur Capres ini (ARB, GP dan PS).

Permainan simbol akan mewadahi persaingan kelak. Bagi pendukung GP sosok Soekarno, Mega dan Joko Widodo, seperti biasanya, akan serta-mert dijadikan maskot untuk soliditas dukungan, yang untuk pendukung PS dan ARB, khususnya sosok Joko Widodo dan Mega, justru dipandang sebaliknya.

Nilai terbesar sosok Soekarno akan secara bersama ditautkan dengan rujukan sebagai negarawan pendiri bangsa. Tetapi sosok yang sama juga akan membelah secara psikologis dan intelektual ketika mengevaluasi nasib bangsa yang terpuruk hari ini.

Doktrin Tri-Sakti Soekarno misalnya (berdaulat politik, berdikari eknomi, berkepribadian dalam budaya) akan begitu penting bagi pendukung GP untuk memastikan perjalanan tepat arah Indonesia ke depan. Isu yang sama akan menjadi materi yang sangat bermanfaat bagi pendukung ARB dan PS untuk mengevaluasi kodisi Indonesia yag terpuruk.

Tidak diragukan lagi, bahwa bagi pendukung GP dan PS akan ada nilai yang diperebutkan secara khusus, yakni meneruskan pembangunan yang dihasilkan oleh Joko Widodo dalam dua periode kepemimpinannya.

Lebihlanjut Shohibul, Sedangkan bagi pendukung ARB, oligarki dipandang bertanggung jawab atas keterpurukan negeri ini yang hanya dimungkinkan oleh ketertundukan Mega dan Joko Widodo kepada mereka sedangkan PS ada dalam sistim yang tak mungkin tak ikut bertanggung jawab.

Korupsi, utang, keadilan sosial, penegakan hukum, proyek mangkrak dan isu krusial lainnya adalah masalah-masalah yang akan mengemuka pada pewacanaan publik. Tentu saja tetap ada kecenderungan tertentu mempersoalkan masalah-masalah sensitif dalam bidang ideologi.

Selain itu pada komunitas pendukung ARB dan PS isyu kecurangan pemilu pasti akan dibicarakan lebih serius untuk dikapitalisasi memicu perkuatan soliditas. Mereka hanya ingin menang dan mengalahkan calon lain dengan prasyarat integritas pemilu.red2

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT.Japfa aksi Peduli Penanganan Sampah Bersama Masyarakat Di Danau Toba.
Penyidik Polres Batubara Diduga Alergi Wartawan Ditanya Soal Junaini Ditetapkan Tersangka, Halomoan Gultom : Gak Ada Hak Bapak Tanyakan Itu
Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB
Kejatisu Pastikan Soal Dugaan Korupsi PUPR Sumut Tuntas,   Mulai Kepemimpinan Bambang Pardede & Marlindo Harahap jadi sorotan
Ketua Pewarta Berikan Baju Kebesaran ke Kasi Humas dan Kanit Paminal Polrestabes Medan
Jumat Barokah dan Sambut HUT ke-7 Pewarta.co, Ketua Pewarta Bagi-bagi Sembako ke Pengemudi Betor dan Jukir
komentar
beritaTerbaru