Minggu, 15 Maret 2026

Korupsi ASI Dinkes Sumut ke Kejatisu, Agustama Harus Bertanggungjawab

Administrator - Jumat, 29 September 2017 02:43 WIB
Korupsi ASI Dinkes Sumut ke Kejatisu, Agustama Harus Bertanggungjawab

Medan | SUMUT24

Baca Juga:

Dugaan korupsi Makanan Pengganti Air Susu Ibu (ASI) dan Pemberian Makanan Tambahan ibu Hamil Kurang Energi Kronis (PMT Bumil KEK), di Dinas Kesehatan Sumut yang nilainya mencapai miliaran rupiah, terus bergulir ke ranah hukum. Salah satu LSM di Sumut mengaku sudah melaporkan kasus ini ke Kejati Sumut.

Informasi yang diterima SUMUT24 dilapangan menyebutkan bahwa Dinas Kesehatan yang dipimpin oleh Agustama tersebut terjadi ‘kebocoran anggaran’ yang nilainya sangat besar hingga mencapai miliaran rupiah.

Di antara item yang dilaporkan yakni distribusi PMT Bumil ke Puskesmas se-Sumut dengan anggaran Rp2.002.807.600 APBD 2016. Dari penelusuran, masih ada sejumlah Puskesmas yang justeru belum mendapat bagian.

Laporan lainnya, soal anggaran pengangkutan dalam pendistribusian PMT Bumil tersebut. Namanya distribusi pasti membutuhkan angkutan. Lalu bagaimana dengan pengangkutannya, apakah ditunjuk langsung atau dikirim via angkutan umum misalnya ke Pulau Nias.

Terdapat pula anggaran pendistribusian Makanan Pengganti ASI ke seluruh puskesmas se-Sumatera Utara dengan pagu senilai Rp1.996.187.780.

Kasus Makanan Pengganti ASI yang sampai saat ini ada yang belum dibagi, ikut juga dilaporkan.

Selain kasus itu, ada juga soal sewa gudang penyimpanan Makanan Pengganti Air Susu Ibu (MP-ASI) yang berada di Komplek Whare House Amplas Jalan Pertahanan Patumbak Deliserdang. Pantauan wartawan, kondisi gudang itu terlihat kotor di sekitaran gudang sehingga dikhawatirkan dapat mempengaruhi kualitas obat maupun makanan yang disimpan di gudang tersebut.

Diketahui, anggaran sewa gudang/Handling untuk makanan pengganti ASI itu bersumber APBN 2016 dengan nilai pagu Rp1.089.616.245 yang dimenangkan CV Pande Berlian Jaya.

Ini semua terindikasi sarat permainan. Lokasi pergudangan yang sama namun harga sewa tiap gudang berbeda. Sedangkan gudang di sekitarannya jauh di harga itu.

Namun sayang, Agustama Kepala Dikes Sumut yang berulangkali dikonfirmasi, belum memberi tanggapan. Disambangi ke kantornya di Jl HM Yamin Medan juga tak bisa ditemui. (C03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Bersama Kapolres Pakpak Bharat Menanam Jagung Di Lahan Masyarakat
Kepala KPPN Sidikalang Menyerahkan Piagam Penghargaan Dari Kementerian Keuangan RI Kepada Bupati Pakpak Bharat
Board of Peace: Diplomasi Realistis Indonesia dalam Mendorong Perdamaian Global
Polres Sergai Bagikan 300 Takjil Ramadhan, Wakapolres Himbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Berkendara
Jelang Idul Fitri 1447 H, SPPG Desa Suka Jadi Salurkan Ribuan Paket Istimewa MBG untuk Ribuan Penerima
SPS Aceh Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
komentar
beritaTerbaru