Kamis, 14 Mei 2026

Erry Nuradi-Ngogesa Sitepu Majukan Ekonomi

Administrator - Minggu, 27 Agustus 2017 06:58 WIB
Erry Nuradi-Ngogesa Sitepu Majukan Ekonomi

SUMUT24 | Praktisi Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin SE yakin dengan diduetkannya Erry Nuradi-Ngogesa Sitepu pada pilgubsu 2018 mendatang, bisa kembali mengangkat dan memajukan perekonomian Sumut kedepannya. Hal itu dikatakannya kepada SUMUT24, Kamis (24/8) ketika diminta tanggapannya atas keputusan DPP Partai Golkar yang menginginkan duet Erry-Ngogesa.

Baca Juga:

Lebih lanjut dikatakan Gunawan Benjamin, pasangan Erry-Ngogesa jelas tidak diragukan lagi dari segi kualitas dan kemampuannya. “Keduanya menjadi daya tarik masyarakat, sebab seperti diketahui bahwa pasangan ini sudah pasti sangat menunjang prekonomian Sumut,” ujarnya.

Alasan lainnya, ujar Gunawan, sebelumnya kedua pasangan ini sudah menjabat sebagai kepala daerah, sehingga akan dengan mudah mengukur kapasitas masing-masing balon.

“Artinya masyarakat sudah mengetahui track record masing-masing balon tersebut. Seba, pasangan ini sudah pernah menjabat kepala daerah, jadi biarkanlah masyarakat yang memberikan penilaian. Selanjutnya jika memang balon ini benar-benar maju. Kita membutuhkan visi misi dari calon tersebut. Artinya kita akan menganalisa apakah visi misi tersebut bisa diimplementasikan kedepan atau tidak,” ujar Gunawan Benjamin.

Lanjut Benjamin, yang diutamakan adalah visi misi pembangunan tentunya. Bagi masyarakat umum, menilai bagaimana birokrasi berjalan selama mereka memimpin sebelumnya, apakah makin efisien atau sebaliknya. Karena birokrasi ini yang sebenarnya bisa mereka buat efisien tanpa harus mengeluarkan anggaran yang besar.

“Jika birokrasi tidak efisin, seperti Sumber Daya Manusia (SDM) tidak bagus, tidak responsif dalam melayani masyarakat, masih ditemukan pungli, izin masih sulit dan sebagainya, itu hanya merupakan contoh bagaimana masyarakat menilai pemimpin yang sebelumnya sudah pernah menjabat,” ujar Gunawan.

Efisiensi birokrasi, lanjut Benjamin, jika semakin baik, maka bisa mengacu apa yang sudah diperbuat terkait dengan perkembangan ekonomi atau pembangunan fisik di masing-masing daerah.

“Nah disini letak kelemahan masyarakat pada umumnya untuk memberikan penilaian. Karena akses informasi yang terbatas terkait dengan penggunaan anggaran pemerintah daerah tersebut, disini tentunya dibutuhkan para ahli untuk membantu masyarakat dalam memberikan penilaian. Karena ranah pembangunan ini tidak sederhana untuk dipahami. Beda bagaimana masyarakat merasakan dampak langsung dari kinerja aparatur pemerintahan selama mereka pimpin,” ujar Benjamin. (C03)

Teks Foto : Praktisi Ekonomi Benjamin Gunawan

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Boros Anggaran, Pemkab Deli Serdang Tambah Mobil Dinas Listrik, Anggaran Capai Ratusan Juta per Tahun
JPU Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara Kasus Dugaan Korupsi Chromebook
Prabowo: Rp10 Triliun Denda dan 2,3 Juta Hektare Lahan Hutan Diserahkan ke Negara
Profil Irjen Pol Pipit Rismanto, Ditunjuk Jadi Kapolda Jawa Barat
DPR RI Terima PB PGRI, Bahas Perlindungan dan Peningkatan Kualitas Guru di Indonesia
Nurul Arifin Tekankan Perlindungan Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian di Lebanon
komentar
beritaTerbaru