Rabu, 13 Mei 2026

Belum Jaminan Partai Usung Kader

Administrator - Rabu, 09 Agustus 2017 14:21 WIB
Belum Jaminan Partai Usung Kader

Pengamat Politik Sumatera Utara Dr Warjio MA mengatakan, bahwa belum ada jaminan sosok calon mendapat kesempatan dipilih oleh partai, meskipun calon yang mendaftar dari kader partai. Misalkan saja, majunya Nuhajizah sebagai Cagubsu, yang diketahui dari kader partai. Hal itu dikatakan Dr Warjio saat dikonfirmasi SUMUR24, Selasa (8/8)

Baca Juga:

“Sosok calon yang akan diusung sepertinya masih ditentukan oleh ektablitas, kemampuan, finansial, rekam jejak, dan dapat diterima oleh masyarakat. Hal tersebut disampaikannya kepada SUMUT24, Selasa (8/8).

“Belum ada jaminan sosok tersebut diusung partainya, meskipun maju dari kader partai, termasuk dari luar partai,” ujarnya.

Sebab, tambahnya, banyak faktor yang harus dilengkapi para calon, agar mendapatkan dukungan. Ini karena, partai tidak mau terbebani, misalnya masalah keuangan. Walaupun, ada kader yang mendaftar, namun tidak memiliki finansial cukup, biasanya akan dipasangkan terhadap calon lain, dengan posisi sebagai wakil untuk mewakili.

Terkait munculnya para calon gubsu dalam menuju Pilgubsu 2018, ucap Warjio, masih bersifat tebar pesona. Masih menjajaki kemungkinan-kemungkinan yang ada kepada masyarakat luas. Biasanya, penentuan itu diakhir-akhir pencalonan.

“Jadi, belum ada jaminan, bahwa kader partai dipilih oleh partainya sendiri,” ucapnya.

Kita ketahui, kata Warjio, partai Hanura sendiri belum cukup untuk mengusung calonnya, karena kursinya tidak cukup. Dan ketika ditawarkan kepada partai yang lain, itu belum tentu diterima.

Tapi, bagaimanapun partai politik harus berani mengusung calon yang memiliki fabilitas, meskipun secara ekonomi calon tersebut masih kurang. Demi, mengambil simpati masyarakat secara keseluruhan.

Semua keputusan dukungan, tetap pada DPP. Termasuk, merekomendasikan dukungan terhadap pasangan calon. “DPP yang menentukan, sehingga semua para calon masih tebar pesona saja, penjajakan kepada publik dan kepada partai politik,” tandasnya.

Tapi, kata Warjio, ada yang manarik, bahwa semua calon memiliki kesempatan dan kekuatan yang sama. Namun, tantangan yang dihadapi adalah kepercayaan masyarakat kepada partai dan sosok yang diusung. “Kita takut, golput dapat kembali mendominasi dari pemilih aktif yang sebenarnya. Partai harus dapat menarik simpatisan masyarakat, sehingga calon yang diusung dapat diterima publik,” ujar Warjio. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Diikuti Pelari dari 33 Negara, Trail of The Kings by UTMB 2026 Siap Ramaikan Danau Toba
Rico Waas Tegaskan Perang Melawan Judi Online di Acara "Gass Pol Tolak Judol" Komdigi
Miliki Potensi Besar, Medan Terus Tumbuh Menjadi Kota Metropolitan Berbasis Teknologi
Wagub Sumut Apresiasi Dedikasi Kepala Perwakilan BKKBN Selama Bertugas di Sumut
Sumut Corpu Resmi Diluncurkan, Wagub Surya Dorong Budaya Belajar Jadi Identitas ASN
Budayawan Purwadi Tulis Karya Macapat tentang Pengabdian Ir H Soekirman
komentar
beritaTerbaru