Minggu, 15 Maret 2026

Menko Maritim Luhut dan Tengku Erry Bicarakan Infrastuktur ke Danau Toba

Administrator - Selasa, 25 Juli 2017 14:21 WIB
Menko Maritim Luhut dan Tengku Erry Bicarakan Infrastuktur ke Danau Toba

Jakarta | SUMUT24

Baca Juga:

Menteri Koordinator (Menko) Maritim Luhut Binsar Panjaitan memanggil Gubernur Sumut dan jajaran untuk meminta penjelasan tentang pengembangan pembangunan infrastruktur di wilayah sekitar Danau Toba.

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dan jajaran melakukan pertemuan tertutup dengan Luhut sekira 1 jam di kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Gedung BPPT, Jakarta, Jumat kemarin (21/7).

Usai pertemuan, Erry menerangkan, pemerintah daerah berencana mengembangkan kawasan wisata bertaraf internasional di wilayah Danau Toba. Untuk menuju kesana tentu butuh proses yang harus dilalui seperti perizinan Amdal dan lainnya.

Erry seraya menambahkan, untuk menyelesaikan izin Amdal membutuhkan waktu kurang lebih 100 hari, tentunya percepatan proses pembangunan nantinya tergantung dari kesiapan badan otoritas menyiapkan beberapa persyaratan.

“Jadi soal Danau Toba kemajuan dan perkembangan itu. Kita sedang dalam proses menyelesaikan masalah izin Amdal,” ucap Erry.

Terkait beberapa kesiapan pembangunan infrastruktur lainnya, Erry mengatakan, di Bandara Silangit sedang direncanakan penambahan panjang landasan pacu (runway) guna mendukung masuknya pesawat-pesawat besar ke Sumut.

“Ini sedang jalan dan sedang dikerjakan semua. Untuk kapan selesainya, saya kurang tahu, pokoknya sudah kerja dan diharapkan selesai cepat,” ucap Erry.

Sementara itu untuk rencana pengembangan jalur kereta api Medan-Danau Toba, Erry mengatakan bahwa sekarang pemerintah sedang membuat detail engineering design (DED) untuk ditawarkan kepada investor.

“Iya betul, ada beberapa investor yang mau masuk tapi kita harus buat dulu DED-nya. Engineering design-nya harus disiapkan baru ditawarkan kepada investor,” tutup Erry.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan ada investor asal China berminat berinvestasi mengembangkan kawasan pariwisata Danau Toba. Nilai investasi yang akan digelontorkan mencapai 10 miliar dolar AS atau Rp 133 triliun.

Luhut tak menyebut nama perusahaan tersebut. Namun, kata dia, mereka berminat berinvestasi di bidang infrastruktur antara lain untuk mengembangkan sektor perikanan dan membangun lintasan kereta yang menghubungkan Kota Medan hingga Danau Toba.

Hingga saat ini belum ada pembicaraan lebih lanjut mengenai rencana pembangunan jalur kereta tersebut. Menurut dia, pemerintah masih terus mendiskusikan soal proyek tersebut. “Kalau saya baca, kelihatannya sedang dilanjutkan pembicaraan dengan China. Mudah-mudahan cepat,” ujar Luhut.

Hal yang sama juga pernah dikatakan Menteri Pariwisata RI Arief Yahya saat bertemu dengan Gubsu H Tengku Erry Nuradi MSi. Dirinya sudah mengirimkan surat kepada Kementerian Hukum dan HAM agar dapat mempersiapkan tenaga imigrasi untuk bandara Silangit.

Arief juga mengatakan untuk membangun kawasan Danau Toba maka pemerintah secara umum akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp20 triliun. Dimana Rp10 triliun untuk pembangunan infrastruktur dasar, Rp10 triliun untuk pembangunan resort.

“Sekarang untuk infrastruktur sudah mulai kita kerjakan, seperti jalan tol sudah kita bangun, perbaikan jalan menuju Bandara Silangit yang menghabiskan anggaran sekitar Rp350 miliar, begitu juga perbaikan jalan menuju bandara Sibisa. Kemudian pembangunan jalan inner ringroad Danau Toba yang berada di Samosir, serta jalan outer ringroad yang berada di luar Danau Toba,” kata Arief.

Senada dengan itu, Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengaku mengetahui rencana investasi pembangunan jalur kereta api di Sumatera utara, dari Medan menuju Danau Toba yang dilirik investor China.

“Kelihatannya sedang dilanjutkan pembicaraannya dengan China. Mudah-mudahan cepat, karena kalau infrastruktur rel kan tugasnya pemerintah,” ujar Edi Sukmoro beberapa waktu lalu di Gedung DPR.

Jika ada kesempatan untuk masuk ke proyek tersebut, Edi mengaku siap. Sebab, ia menilai rute Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi-Pematangsiantar-Danau Toba sangat bagus.

“Siap, karena itu rute bagus tidak penumpang saja. Untuk angkutan barang juga, yang pasti pariwisata. Termasuk angkutan barangnya karena melewati perkebunan dari arah Sekabu Siantar masuk ke Danau Toba. Itu rute bagus sekali,” jelasnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sebelumnya menjelaskan, pemerintah terus mengembangkan Danau Toba karena merupakan destinasi wisata yang potensial. Memang, untuk menuju ke Danau Toba dari Medan yang merupakan ibu kota Sumatera Utara cukup jauh.

Namun menurut Budi, jalur Medan ke Danau Toba dan sebaliknya merupakan lintasan yang sangat bagus karena pemandangannya indah. Oleh karena itu, wisatawan semakin termotivasi untuk mengunjungi Danau Toba.

“Lintasan ini akan menjadi jalur kereta yang traffic-nya luar biasa. Oleh karena itu, kami konsentrasi menjadikan destinasi wisata Danau Toba dengan menggunakan kereta api, selain dengan menggunakan pesawat udara,” kata Menhub.

Menggunakan kereta api ke Danau Toba, menurut Menhub, merupakan satu keasyikan tersendiri dan nantinya keberadaan jalur kereta api menuju Danau Toba sangat mendukung Danau Toba menjadi destinasi wisata utama selain Candi Borobudur dan Mandalika.

Untuk tahap awal, Kemenhub melalui Dirjen Perkeretaapian telah memprogramkan pembangunan jalur kereta api dari Siantar ke Danau Toba. “Jalur kereta api dari Siantar ke Danau Toba akan mulai dibangun tahun depan dan paling cepat selesai pada tahun 2019,” kata Menhub. (W03/R03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Polres Sergai Bagikan 300 Takjil Ramadhan, Wakapolres Himbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Berkendara
Jelang Idul Fitri 1447 H, SPPG Desa Suka Jadi Salurkan Ribuan Paket Istimewa MBG untuk Ribuan Penerima
SPS Aceh Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Ketua MPC PP Kota Medan Berikan THR Untuk Ketua & Sekretaris Ranting Pemuda Pancasila se Kota Medan
Rico Waas Ajak Golkar, Pemuda Pancasila, dan Komunitas Kickboxing Jaga Kondusivitas Medan
Ketua DPR RI Puan Maharani Berbuka Puasa Bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Anggota Fraksi PDIP DPR RI
komentar
beritaTerbaru