Rabu, 13 Mei 2026

Pujakesuma Tetap Menjadi Perekat Bangsa

Administrator - Selasa, 11 Juli 2017 09:08 WIB
Pujakesuma Tetap Menjadi Perekat Bangsa

MEDAN|SUMUT24

Baca Juga:

Memasuki usianya yang ke-37 tahun, Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma), diharapkan akan tetap kepada tujuannya, yakni menjadi menjadi perekat, pemersatu dan kesatuan dalam membangun Sumatera Utara.

Sebagai sebuah organisasi kemasyarakatan, Pujakesuma tidak berpolitik. Karena, politik itu adalah hak azasi tiap individu.

“Mau menggunakan hak pilih silahkan, begitu juga jika ingin menggunakan haknya dipilih juga silahkan,” kata Abdi Yanto, Sekertaris Jenderal Pimpinan Pusat Pujakesuma kepada SUMUT24, Senin malam (10/7).

Kendati demikian, lanjutnya, ketika situasi dan kondisi mengharuskan Pujakesuma memberikan penyuluhan ataupun sosialisasi bagi kepentingan bangsa kedepan,pasti akan dilakukan.

“Pujakesuma adalah organisai terbuka, khususnya dalam menjalin persatuan dan kesatuan,” terang Abdi.

Dalam menyongsong Pilkada dan Pilgubsu mendatang, Pujakesuma siap membantu dalam memberikan sosialisasi, agar warga Pujakesuma tidak Golput. Hal ini untuk mengantispasi, agar warga yang tidak menggunakan hakl suaranya berkurang.

“Kita kan malu juga, kalau persentase Sumut yang menggunakan hak suranya terendah di Indonesia. Pujakesuma akan berperan mengingatkan masyarakat agar menggunakan hak pilihnya,” terangnya.

Ditanya, bagaimana jika ada pasangan calon yang akan maju dalam Pilkada mendatang meminta dukungan dari pihaknya. Menanggapi hal ini Abdi mengatakan, bahwa hal itu adalah hal yang wajar-wajar saja. Karena, Pujakesuma adalah salah satu komunitas Jawa di Sumut yang mencapai 60 persen jumlahnya, menurut Kajian Strategi Angkatan Darat.

Karenanya, harus hati-hati, karena bisa saja Pujakesuma akan menjadi incaran persoalan politik. Karenanya, dalam memimpin Pujakesmua ini, harus arif dan bijaksana.

Diakhir keterangannya saat itu, Abdi menghimbau, agar semua tokoh, pengurus dan anggota, serta dan masyarakat, baik itu diluar Pujakesuma, tugas kita adalah menjaga persatuan dan kesatuan, dan menjadi perekat dan pemersatu kesatuan.

“Karena, ancaman disintegrasi isu isu politik ini bisa meluluhrentakkan rasa perseduluran warga Pujaksemua yang sebenarnya diharapkan menjadi perekat persatuan dan kesatuan dimana pun berada. Dan tetap menjadi warga yang ulet dalam berusaha dan mandiri,” tandasnya mengakhiri. (W01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Diikuti Pelari dari 33 Negara, Trail of The Kings by UTMB 2026 Siap Ramaikan Danau Toba
Rico Waas Tegaskan Perang Melawan Judi Online di Acara "Gass Pol Tolak Judol" Komdigi
Miliki Potensi Besar, Medan Terus Tumbuh Menjadi Kota Metropolitan Berbasis Teknologi
Wagub Sumut Apresiasi Dedikasi Kepala Perwakilan BKKBN Selama Bertugas di Sumut
Sumut Corpu Resmi Diluncurkan, Wagub Surya Dorong Budaya Belajar Jadi Identitas ASN
Budayawan Purwadi Tulis Karya Macapat tentang Pengabdian Ir H Soekirman
komentar
beritaTerbaru