LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
- LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
- Dorong Minat Mahasiswa Jadi Entrepreneur, UNPRI Gelar Talkshow Kewirausahaan Dan Teken MoU dengan 3 Perusahaan
- PLN Perkuat Kapasitas Masyarakat Sekitar PLTA Asahan 3 Melalui Pelatihan Agro-Elektro Organik Terpadu
Polresta Medan telah menangkap sebanyak 3 Kg sabu-sabu beberapa waktu lalu dan sudah dipublis ke hampir semua media. Bahkan masyarakat pun telah mengetahuinya.
Tapi aneh bin ajaib, beberapa hari kemudian Kapolresta Medan mengatakan sabu yang ditangkap tersebut adalah Garam Inggris. Kontan saja masyarakat bertanya-tanya.
Menanggapi hal ini, Pengamat Sosial dan Politik Shohibul Anshor Siregar mengatakan, memang aneh juga melihatnya. Mudah-mudahan “garam Inggeris” tidak merontokkan image tentang kinerja kepolisian dalam melancarkan perang terhadap narkoba di Medan dan Sumatera Utara.
“Memang polisilah yang memiliki otoritas mengumumkan hasil razia itu semula adalah sabu dan akhirnya menjadi Garam Inggeris,” ujarnya.
Perlu kongkritisasi target perang ini dengan segenap parameternya. Kedua pola pelibatan kelompok masyarakat selama ini dan segenap lembaga bentukan sudah perlu dievaluasi.
Keterbukaan sangat penting, periksa urin secara rutin wajib dilakukan bagi semua apartur yang pekerjaannya terkait dengan barkoba serta kekuatan-kekuatan yang selam ini dikenal sebagai kalangan tak terinterupsi karena memegang kekuasaan.
“Kan namanya Polisi sudah piawai yang mana namanya sabu, tawas, garam dan jenis narkoba lainnya. Anak SD aja tau mana sabu mana Garam waktu penangkapan. Aneh juga, tapi mau dibilang apa, karena hanya polisi yang bisa mengetahui hasil uji Laboratorium. Diharapkan agar polisi lebih transparan lagi. Semoga garam inggeris tidak menodai perang atas narkoba di Indonesia,” ujarnya.
Memang lanjut Shohibul, hanya polisilah yang memiliki otoritas untuk mengatakan garam atau gula atau tawas atau shabu. Memang bagaimanapun masyarakat pasti curiga tentang perubahan tersebut, tapi masyarakat kan sudah apatis.
“Sekarang tinggal polisi berani atau tidak menuntaskan narkoba yang sudah banyak makan korban tersebut,” tandasnya.(ism)
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam upaya mendorong minat mahasiswa menjadi entrepreneur, Career Entrepreneurship Development Centre (CEDC) Universitas
kota
sumut24.co TOBA, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Utar
News
sumut24.co Labuhanbatu , Mengedarkan narkoba, Tri Putra alias Putra (30) warga Dusun Suka Mulia, Desa Pondok Batu, Kecamatan Bilah Hulu, Ka
News
sumut24.co ASAHAN, Suasana semarak dan penuh semangat menyelimuti Stadion Mutiara Kisaran, Kabupaten Asahan, pada Jumat (26/6/2026). Sekita
News
sumut24.co Medan Wajib pajak yang berdomisili Kota Medan mengeluhkan sistem Coretax tampilan terbaru yang dan dikembangkan oleh Direktorat
Ekbis
Kuasa Hukum Medan Surati Kapolri, Ombudsman hingga Presiden Soal Dugaan Penggelapan Mobil
kota
Rotasi Besar di Polda Sumut, Dirkrimum Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh Pecah Bintang.
kota
PT Jasamarga Kualanamu Tol Pertahankan Kinerja Positif dan Perkuat Komitmen Keberlanjutan Sepanjang Tahun 2025
kota
Bentrok Mencekam di Areal PT Bridgestone Berujung Pembakaran Kendaraan.
kota