Selasa, 18 Agustus 2026

20 Persen Pelajar di Deliserdang Gunakan Narkoba

Administrator - Senin, 08 Mei 2017 11:22 WIB
20 Persen Pelajar di Deliserdang Gunakan Narkoba

Deliserdang|SUMUT24

Baca Juga:

Hingga kini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh daerah kini dapat dengan mudah membeli narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Akibat hal ini, sedikitnya 20 persen pelajar di kawasan Deliserdang positif menggunakan narkoba.

Hal ini seperti yang dikatakan, Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Deliserdang, Tiarlina Manik SH, saat ditemui di kantornya, Senin (8/5).

“Dari hasil survei dan penyuluhan narkoba yang dilakukan di sekolah-sekolah di Deliserdang, BNN Deliserdang mencatat sedikitnya ada 20 persen pelajar disini positif menggunakan narkoba. Mereka kebanyakan adalah pelajar SMA dan Mahasiswa,” ujar Tiarlina.

Menurutnya, saat ini Sumut merupakan peringkat ke-3 di Indonesia dengan peredaran narkoba terbesar. Ditamabahkan Tiarlina, peredaran narkoba yang marak di Deliserdang adalah kawasan Pantai Labu. Bahkan ketika pihaknya melakukan tes urine ke masyarakat disana malah sebagian dari mereka ada yang lompat ke laut.

Tiarlina juga mengaku saat ini BNN dan Pemkab Deliserdang tengah gencar-gencarnya mensosialisasikan bahaya narkoba kepada seluruh masyarakat disini. Bahkan Pemkab Deliserdang kini telah membentuk Satgas Anti Narkoba diseluruh dinas-dinas.

“BNN dan Pemkab Deliserdang serius dalam memberantas narkoba. Kita terus melakukan sosialisasi, penyuluhan, dan spanduk bertuliskan perang melawan narkoba. Bahkan saat ini Pemkab Deliserdang telah membuat Satgas anti narkoba,” tegasnya.

Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi Narkoba.

“Orang tua jangan apatis terhadap pergaulan anaknya. Diharapkan orang tua bisa lebih peduli lagi melihat pergaulan disekeliling anaknya,” ujarnya.

Terakhir Tiarlina mengimbau agar masyarakat jangan takut untuk direhabilitasi. Sebab pasien rehabilitasi bukan untuk di siksa melainkan di obati agar sembuh dari penggunaan narkoba. (W07)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Sentuhan Profesional Dimensi Cakrawala Indonesia Semarakkan Gebyar HUT ke-81 RI Bersama POR-TGM Medan
HUT RI ke-81, Pemkab Solok Gelar Beragam Lomba Antar-OPD
Resmi Peroleh SKT di Kesbangpol Sumut, Ketua DPW FP NTT: Kami Siap Berkolaborasi
Polda Sumut Berangkatkan 25 Ton Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT
Wayang “Abiyasa Madeg Brahmana” Tandai Purna Tugas Prof. Dr. Lasiyo di Fakultas Filsafat UGM
Spanduk “Irsyadi dan Kroni-Kroninya Kuasai Pemerintah Aceh” Muncul di Simpang Surabaya
komentar
beritaTerbaru