MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Direktur Eksekutif Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Sumut, Rurita Ningrum menyatakan, bahwa aacara Musrembang yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumatera Utara amburadul.
“Acaranya benar benar berserak. Sepertinya jumlah peserta diluar ekspetasi,” ujarnya kepada SUMUT24, Kamis (20/4).
Selain amburadul, lanjut Ruri, pelaksanaan Musrembang yang digelar di hotel mewah saat itu juga terkesan tidak mengindahkan program penghematan anggaran.
“Materi acara nya pun tidak mengena, karena selain dibuka dengan pidato yang amat panjang, penyampaian paparan oleh narasumber nasional, juga adalah hal yang mubazir, karena peserta tidak dapat mendengar dengan konsen,” ujarnya.
Menurutnya, acara Musrembang saat itu hanya sekedar seromonial belaka. Hanya melakukan kegiatan yang rutinitas, tetapi tidak dipersiapkan dengan matang. Seharusnya, peserta Musrembang yang hadir harus jelas dan terukur. Karena pada kenyataanya, perhitungan panitia tidak cermat.
Kalau dikatakan peserta Musrembang kebayakan datang dari luar daerah, lanjutnya, tidak akan mungkin suatu daerah mengirimkan orang dengan berlebihan, karena SPJ juga terbatas. Selain itu, tidak mungkin juga peserta daerah datang tanpa ada surat undangan resmi.Dan tidak ada dasar hukumnya kalau Bupati dan Walikota memerintahkan SKPD berbondong bondong menghadiri acara tersebut.
“Artinya, acara Musrembang kali ini tidak dipersiapkan dengan cermat, terkesan terburu buru dan dipaksankan, Karena, pada hari yang sama adalah hari ulang tahun Provinsi Sumut. Dan selepas acara itu, Gubsu melantik pejabat eselon II. Jadi jelas, kalau acara ini dipaksakan sekali, dan tidak cermat,” paparnya.
Bagaimana konsentrasi penyusunan usulan Kab/Kota bisa baik dalam MUsrembang itu, kalau penyelenggaraanya saja sepeerti itu. Harapanya, Gubsu harus mengevaluasi panita, agar hal itu tidak terulang kembali.
Soal hasil Musrembang,sama sekali tidak ada inputnya. Dari tahun ke tahun sama saja. Kita tidak menyaksikan kegiatan yang menunjukkan sedang membahas usulan Kab/Kota yang terukur. (W01)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News