Sabtu, 14 Maret 2026

Tim Saber OTT Poldasu Tangkap Kadis Pertambangan Sumut, 2 Pemohon Izin Galian C Diangkut

Administrator - Kamis, 06 April 2017 13:38 WIB
Tim Saber OTT Poldasu Tangkap Kadis Pertambangan Sumut, 2 Pemohon Izin Galian C Diangkut

MEDAN | SUMUT24 Kepolisian Polda Sumatera Utara yang terdiri dari tim Saber Pungli meringkus Eddy Saputra Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Sumut dan 2 orang pemohon izin galian C di kantornya seputaran Jalan Setia Budi Pasar II Tanjung Sari Kecamatan Medan Selayang, Kamis (6/4).

Baca Juga:

Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Rina Sari Ginting yang dihubungi wartawan membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya saat ini penyidik masih bekerja dan melakukan pendalaman. “Sabar ya rekan-rekan penyidik masih melakukan pendalaman, nanti kita kasih data lengkapnya,” ujarnya.

Disinggung berapa orang yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut, lantas perwira berpangkat tiga melati emas ini mengaku ada tiga orang. “Saya dengar tadi ada tiga orang, nanti saya kasih data lengkapnya, biarkan penyidik melakukan pemeriksaan terlebih dahulu,” ujar Rina.

Informasi yang dihimpun wartawan, selain mengamankan Kadis Pertambangan Provsu, Poldasu juga mengamankan dua orang selaku pemohon izin tambang galian C yakni Dora br Simanjuntak dan Suherwin. Dari ketiga orang ini Tim Saber Pungli berhasil mengamankan sebuah tas hitam berisi uang kontan Rp. 14.900.000 (uang OTT), uang kontan Rp. 25.000.000, 2 (dua) lembar surat persetujuan dokumen, dokumen penting lainnya dengan total uang yang disita Rp 39.900.000.

Pantauan wartawan dilokasi, dengan penangkapan tersebut, mengundang perhatian warga sekitarnya. Selanjutnya tim Siber Poldasu langsung memasuki ketiga orang tersebut kedalam mobil dan diboyong ke Mako Poldasu Jalan Medan Tanjung Morawa, untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif.

Informasi lainnya diperoleh, Polisi sudah lama mencurigai sepak terjang kadis ini, hingga dilakukan pengintaian dan meringkus Kadis turut diamankan dua pemohon izin Galian C.

Kejadian ini cukup mengejutkan pasalnya, pagi tadi Kadis ini sempat mendampingi Gubernur Tengku Erry untuk mengikuti kegiatan pencegahan korupsi bersama KPK di lantai 2 kantor Gubernur Sumut, jalan Diponegoro Medan.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provsu Ir Eddy Saputra Salim, yang diamankan oleh tim sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) siang tadi ternyata sudah menjadi kepala dinas di kantor yang mengurus izin tambang di seluruh Sumut ini sejak 2013.

Ir Eddy Saputra Salim MSi dilantik menjadi Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provsu oleh Gubernur H Gatot Pujo Nugroho ST MSi bersamaan dengan 15 pejabat struktural eselon II lainnya pada Jumat 2 Mei 2014.

Jabatan ini dikukuhkan kembali oleh Gubernur Sumut, HT Erry Nuradi pada 6 Januari 2017 dalam pengukuhan 52 pejabat lingkungan Pemprov Sumut, Jumat 6 Januari 2017. Pengukuhan dan pelantikan ini sebagai tindaklanjut dari amanat PP RI Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah, dan merupakan hasil dari lelang jabatan yang dinilai kontroversial oleh sebagian politikus DPRDSU.

Sebelum menjabat Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Eddy adalah Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Tarukim) Provinsi Sumut.

Sempat muncul isu tak sedap dalam kepemimpinannya saat itu ke publik. Dimana Eddy Saputra dituding memperjualbelikan proyek yang bersumber dari APBD Sumut tahun 2013, senilai Rp 130 Miliar kepada rekanan.

“Kadis Tarukim dinilai kuat aktor yang mengotorisasi seluruh pengadaan proyek (tender), mulai dari proses pembukaan dokumen, penawaran, evaluasi hingga penetapan pemenang meskipun ada panitia pengadaan. Praktik jual beli proyek diduga dilakukan untuk kepentingannya atau arahan dari oknum pejabat tinggi di Sumut dan orang-orang berpengaruh lainnya,” dilansir oleh MedanBisnis tanggal 23 Agustus 2013.

Dugaan praktik jual beli proyek semakin diperkuat ketika Kadis Tarukim itu memimpin langsung pertemuan Pra Contract Meeting (PCM) dengan para direksi perusahaan atau kontraktor pelaksana dan pengawas dan diikuti Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di Ruang Rapat Kantor Dinas Tarukim Sumut yang berlanjut di ruang Kadis.

Dari pengamatan wartawan, para kontraktor kecewa dengan acara PCM itu. Pasalnya, rapat PCM yang hanya untuk memastikan kesiapan kontraktor sebelum mengerjakan proyek, justru bernada menekan kontraktor. “Pak Kadis menekan-nekan (kita) gaya bicaranya,” cetus satu kontraktor yang diamini kontraktor lainnya.

Bahkan KPA Eddi Rinjani terlihat langsung turut meninggalkan rapat itu. Namun sayang, Eddi tidak memberi komentar sekalipun tampak di wajahnya perasaan kecewa dengan diambilalihnya wewenangnya memimpin KPA.

“Masyarakat jasa konstruksi Sumut mengecam tindakan Kadis Tarukim itu. Begitulah kalau sudah diaturnya semua proyek. Kadis mau memastikan agar kepentingannya berjalan dengan bagus sehingga tidak ada masalah tercium ke publik,” kata Junjungan Pasaribu, mantan Anggota Dewan Pengurus Anggota LPJK Nasional. (W08)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Ramadhan Penuh Berkah, RANZ Kota Medan Bersama PC FSP SPSI Kota Medan dan PAC PKN Medan Marelan Berbagi Takjil dan Berbuka Puasa Bersama
Teguh Santosa Kecam Teror Air Keras ke Aktivis KontraS, Minta Polisi Bongkar Aktor Intelektual
HMTI Gelar Buka Puasa Bersama dan Silaturahmi Tokoh Tabagsel di Medan
Hilirisasi Mineral Jadi Fokus, DPR Kawal Proyek Smelter Inalum di Kalbar
Sentuhan Ramadan, Waroenk M7 Tebar Berkah untuk Dhuafa di 5 Desa Deli Serdang
Polresta Deli Serdang Sambut Tim Asistensi Mabes Polri dalam rangka Supervisi Ops Ketupat Toba 2026"
komentar
beritaTerbaru