Sentuhan Ramadan, Waroenk M7 Tebar Berkah untuk Dhuafa di 5 Desa Deli Serdang
Sentuhan Ramadan, Waroenk M7 Tebar Berkah untuk Dhuafa di 5 Desa Deli Serdang
kota
MEDAN|SUMUT24
Baca Juga:
Selama 30 tahun lebih menjadi polisi, satu hal yang menjadi prinsip baginya dalam menjalankan tugas, yakni memberikan pelayanan terbaik. Karena baginya, hidup adalah untuk mengabdi bukan untuk mencari kekuasaan.
Anak petani yang lahir di Siborongborong pada 3 April 1961 ini juga mengatakan, bayak hal yang diperolehnya dari pengalaman hidupnya. Karena, dari pengalaman hidup yang telah dilakoninya, pria yang genap berusia 56 tahun ini mengaku, banyak memperoleh pelajaran dan hikmah dalam hidup.
“Diawal saya menjadi polisi, setiap hari Jumat saya pulang kampung, untuk membantu orang tua saya bekerja diladang. Bahkan kalau sudah kesorean tiba di kampung, saya langsung memasak air panas dirumah, untuk digunakan orang tua saya mandi,” ujarnya kepada SUMUT24, Senin (3/4) di ruang kerjanya.
Selain pengalaman dalam hidupnya, pria yang juga dikenal dengan sebutan akrab Dansui ini juga menuturkan, prinsip hidup yang tetap dipegangnya teguh adalah tidak mau bergantung kepada orang lain. Hal ini sudah dibuktikan oleh anak ke 6 dari 9 bersaudara ini sejak dirinya hijrah ke Kota Medan pada tahun 1979 silam.
“Hal penting lainnya adalah, hidup tidak boleh arogan apalagi sombong,” ujarnya.
AKBP Maruli yang saat ini menjabat sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut ini juga menurutkan, dalam mendidik anak-anaknya, dirinya sama sekali tidak pernah marah.
“Saya tidak pernah marah dengan anak-anak saya. Namun, tetap saya pantau,” katanya.
Sejak anak-anaknya duduk di kelas dua SMP, lanjutnya, dirinya sudah menanyakan apa yang menjadi cita-cita dalam hidup mereka.
“Saya tetap beri penjelasan, keuntungan dan kejelekan dari apa yang dinginkan oleh anak-anak saya. Dan saya tetap memberikan dorongan,” katanya.
Maruli juga mengakui, banyak rintangan yang telah dilaluinya dalam mengantarkan anak-anaknya dalam menggapai cita-cita mereka. Kendati demikian, semua tetap ada hikmah yang dapat diambil.
Soal namanya digadang-gadang akan maju dalam Pilkada Sumut pada 2018 mendatang, Maruli menjelaskan kalau awal dukungan tersebut datang dari kerabat yang satu marga, kemudian terbentuklah komunitas teman Maruli.
“Saya tetap menyampaikan, kalau saya masih bertugas sebagai polisi yang aktif. Kalaupun ada baleho yang bertuliskan nama saya, saya jauh hari sudah meminta agar tidak mencantumkan jabatan dan pangkat saya,” terangnya.
Apakah hal tersebut berarti dirinya akan maju dalam Pilkada mendatang, “Kalau memang masyarakat menghendaki untuk maju, yah apa salahnya,” sebutnya.
Namun, kata Maruli, saat ini dirinya masih fokus berfikir untuk menuntaskan tugasnya sebagai polisi dan juga pelayanan masyarakat, serta tidak mau lupa daratan. “Bisa jadikan, hal ini adalah cobaan bagi saya,” tuturnya.
Dari beberapa contoh yang dilihat, katanya,hanya ambisi untuk memperoleh akan sesuatu, apa yang sudah diperoleh menjadi ditinggalkan. Sehingga, tak satupun yang didapat pada akhirnya. Karenanya, hal ini harus betul betul dipertimbangkan. Apalagi mengingat, kalau dirinya akan memasuki masa pensiun pada tahun 2019 mendatang.
Dalam kesempatan itu, Maruli tak menampik kalau dirinya berniat untuk membangun Sumut, namun bukan untuk mencari kekuasaan. Hal ini didorong rasa cintanya kepada Sumatera Utara, yang dinilainya belum memiliki perubahan yang signifikan.
“Selama malang melintang tugas dibeberapa daerah, saya banyak mendapat pengalaman dari kinerja kepala daerahnya. Yang pada intinya adalah selalu memberikan pelayanan terbaik dan membenahi warganya. Kalau ide saya adalah bagaimana merubah mental masyarakat itu untuk hidup bersih dan teratur dulu,” terangnya, sembari mengatakan biarkan semuanya mengalir seperti air. (W01)
Sentuhan Ramadan, Waroenk M7 Tebar Berkah untuk Dhuafa di 5 Desa Deli Serdang
kota
Polresta Deli Serdang Sambut Tim Asistensi Mabes Polri dalam rangka Supervisi Ops Ketupat Toba 2026"
kota
Ratusan Warga Berburu Sembako Murah! Dandim 0212/Tapsel Hadirkan Bazar Ramadhan dengan Harga Sembako Terjangkau
kota
Mahasiswa STKIP Ahlussunnah Turun ke Nagari, Bantu Pemulihan Pascabencana Longsor di Solok
kota
Bupati Solok Safari Ramadhan di Masjid At Taqwa Sawah Baruah
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan instruksi tegas terkait percepatan revitalisasi Stadion Teladan. Ric
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara buka puasa bersama DPD Partai NasDem Kota Medan, yang diadakan
kota
Perda Tanah Ulayat dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat Harus Segera Diimplementasikan di Mandailing Natal
kota
Kebakaran di Lorong I Kel Hamdan Maimun 5 Rumah Penduduk Ludes Jadi Abu.
kota
Pembunuhan Wanita dalam Kontainer Digelar 40 Adegan
kota