BARAPAKSI Soroti Kelayakan SPPG di Medan: Diduga 80 Persen Tak Penuhi Syarat Pengelolaan Limbah
BARAPAKSI Soroti Kelayakan SPPG di Medan Diduga 80 Persen Tak Penuhi Syarat Pengelolaan Limbah
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
- BARAPAKSI Soroti Kelayakan SPPG di Medan: Diduga 80 Persen Tak Penuhi Syarat Pengelolaan Limbah
- Ketua I dan II TPI Medan H. Ikrom Helmi Nasution: Silaturahmi Kemerdekaan Perkuat Kebersamaan Guru dan Majukan Pendidikan
- HUT RI ke-81, Ketua Umum PP TPI Prof. Ismet Danial Nasution Dorong Sekolah dan Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut meminta aparat Kepolisian mengusut tuntas pembunuhan, terhadap mendiang Amran Parulian Simanjuntak, wartawan Surat Kabar Mingguan (SKM) Senior di Medan. PWI Sumut dengan tegas mengecam keras aksi premanisme yang masih tumbuh subur di tengah-tengah masyarakat yang menyebabkan terbunuhnya seorang wartawan diduga saat meliput berita.
Korban informasinya terbunuh, Rabu (29/3) ditikam preman di Jalan Perintis Kemerdekaan, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.
“Kapoldasu diminta mengerahkan aparat memburu pelakunya untuk mengusut tuntas dan menyeret tersangkanya serta menghukum seberat beratnya pelaku,” tegas Ketua PWI Sumut H Hermansjah SE, Rabu (29/3).
Hermansjah menyebutkan, tindakan barbar dan biadab siapapun pelakunya harus dikecam. Apalagi kalau benar preman sebagai pelakunya. Begitu pula soal adanya aksi teror sebelum terbunuhnya korban diharapkan bisa menjadi pintu masuk aparat kepolisian untuk mengusut siapa dalang dibalik peristiwa pembunuhan itu.
Ketua PWI Sumut juga tidak menampik terbunuhnya wartawan SKM Senior itu dilakukan oleh pembunuhan Bayaran. Karena beberapa sumber menyebutkan korban sebelum terbunuh sempat memberitakan soal “permainan” di satu perusahaan swasta di daerah ini yang diungkap korban, sebagai penyulut aksi pembungkaman melalui pembunuhan.
Sehubungan itu pula, Ketua PWI Sumut mengingatkan kalangan wartawan agar Lebih mengutamakan keselamatan di atas segala- galanya. “Wartawan tidak perlu jadi pahlawan, kalau sudah mencium taruhannya nyawa untuk meliput suatu berita. Kita tidak perlu mati konyol gara gara berita,” ujar Hermansjah yang berada di Kota Dumai Propinsi Riau dalam rangka Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai penguji tingkat Nasional PWI Pusat dilaksanakan PWI Riau, sembari mengingatkan, betapa seorang wartawan profesional dan kompeten sangat dibutuhkan dalam memperhitungkan betapa setiap langkahnya harus menperhitungkan kecermatan, terutama soal keselamatan jiwa dalam peliputan.
“Oleh karena itu wartawan sangat penting ikut UKW agar kadar profesionalismenya Lebih teruji dan penciumannya terhadap bahaya Lebih tajam lagi,” katanya lagi. (R01)
BARAPAKSI Soroti Kelayakan SPPG di Medan Diduga 80 Persen Tak Penuhi Syarat Pengelolaan Limbah
kota
Ketua I dan II TPI Medan H. Ikrom Helmi Nasution Silaturahmi Kemerdekaan Perkuat Kebersamaan Guru dan Majukan Pendidikan
kota
HUT RI ke81, Ketua Umum PP TPI Prof. Ismet Danial Nasution Dorong Sekolah dan Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius
kota
Medan sumut24.co Warga Komplek Perum Jalan Paku Lingkungan VII, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan memeriahkan HUT RI ke
kota
Kornas KAMAK Azmi Hadly Desak APH Usut Tuntas Dugaan Keracunan MBG di Karo
kota
MTQ Yayasan Haji Anif ke 7 resmi dibuka oleh Musa Rajekshah
News
H. Ikrom Helmi Nasution Dirgahayu RI ke81, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur
kota
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Semangat Kemerdekaan Harus Perkuat Kekompakan dan Pengabdian Personel
kota
Boxing Fight Piala MPC Pemuda Pancasila Padangsidimpuan Tahun 2026 Sukses Digelar, Fahdriansyah Siregar Akan Berlanjut di Tahun 2027
kota
Gelar Boxing Fight dalam HUT RI ke81, Ketua MPC Padangsidimpuan Fahdriansyah Siregar Tegaskan Komitmen Pemuda Pancasila Bina Generasi Muda
kota