Polresta Deli Serdang Sambut Tim Asistensi Mabes Polri dalam rangka Supervisi Ops Ketupat Toba 2026"
Polresta Deli Serdang Sambut Tim Asistensi Mabes Polri dalam rangka Supervisi Ops Ketupat Toba 2026"
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
- Polresta Deli Serdang Sambut Tim Asistensi Mabes Polri dalam rangka Supervisi Ops Ketupat Toba 2026"
- Ratusan Warga Berburu Sembako Murah! Dandim 0212/Tapsel Hadirkan Bazar Ramadhan dengan Harga Sembako Terjangkau
- Mahasiswa STKIP Ahlussunnah Turun ke Nagari, Bantu Pemulihan Pascabencana Longsor di Solok
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut meminta aparat Kepolisian mengusut tuntas pembunuhan, terhadap mendiang Amran Parulian Simanjuntak, wartawan Surat Kabar Mingguan (SKM) Senior di Medan. PWI Sumut dengan tegas mengecam keras aksi premanisme yang masih tumbuh subur di tengah-tengah masyarakat yang menyebabkan terbunuhnya seorang wartawan diduga saat meliput berita.
Korban informasinya terbunuh, Rabu (29/3) ditikam preman di Jalan Perintis Kemerdekaan, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.
“Kapoldasu diminta mengerahkan aparat memburu pelakunya untuk mengusut tuntas dan menyeret tersangkanya serta menghukum seberat beratnya pelaku,” tegas Ketua PWI Sumut H Hermansjah SE, Rabu (29/3).
Hermansjah menyebutkan, tindakan barbar dan biadab siapapun pelakunya harus dikecam. Apalagi kalau benar preman sebagai pelakunya. Begitu pula soal adanya aksi teror sebelum terbunuhnya korban diharapkan bisa menjadi pintu masuk aparat kepolisian untuk mengusut siapa dalang dibalik peristiwa pembunuhan itu.
Ketua PWI Sumut juga tidak menampik terbunuhnya wartawan SKM Senior itu dilakukan oleh pembunuhan Bayaran. Karena beberapa sumber menyebutkan korban sebelum terbunuh sempat memberitakan soal “permainan” di satu perusahaan swasta di daerah ini yang diungkap korban, sebagai penyulut aksi pembungkaman melalui pembunuhan.
Sehubungan itu pula, Ketua PWI Sumut mengingatkan kalangan wartawan agar Lebih mengutamakan keselamatan di atas segala- galanya. “Wartawan tidak perlu jadi pahlawan, kalau sudah mencium taruhannya nyawa untuk meliput suatu berita. Kita tidak perlu mati konyol gara gara berita,” ujar Hermansjah yang berada di Kota Dumai Propinsi Riau dalam rangka Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai penguji tingkat Nasional PWI Pusat dilaksanakan PWI Riau, sembari mengingatkan, betapa seorang wartawan profesional dan kompeten sangat dibutuhkan dalam memperhitungkan betapa setiap langkahnya harus menperhitungkan kecermatan, terutama soal keselamatan jiwa dalam peliputan.
“Oleh karena itu wartawan sangat penting ikut UKW agar kadar profesionalismenya Lebih teruji dan penciumannya terhadap bahaya Lebih tajam lagi,” katanya lagi. (R01)
Polresta Deli Serdang Sambut Tim Asistensi Mabes Polri dalam rangka Supervisi Ops Ketupat Toba 2026"
kota
Ratusan Warga Berburu Sembako Murah! Dandim 0212/Tapsel Hadirkan Bazar Ramadhan dengan Harga Sembako Terjangkau
kota
Mahasiswa STKIP Ahlussunnah Turun ke Nagari, Bantu Pemulihan Pascabencana Longsor di Solok
kota
Bupati Solok Safari Ramadhan di Masjid At Taqwa Sawah Baruah
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan instruksi tegas terkait percepatan revitalisasi Stadion Teladan. Ric
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara buka puasa bersama DPD Partai NasDem Kota Medan, yang diadakan
kota
Perda Tanah Ulayat dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat Harus Segera Diimplementasikan di Mandailing Natal
kota
Kebakaran di Lorong I Kel Hamdan Maimun 5 Rumah Penduduk Ludes Jadi Abu.
kota
Pembunuhan Wanita dalam Kontainer Digelar 40 Adegan
kota
Medan Dalam semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan, Ikatan Alumni Universitas Pembangunan Panca Budi (IKA UNPAB) menggelar kegiatan
kota