Sabu seberat 9,36 gram bersama pemiliknya diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang*
Sabu seberat 9,36 gram bersama pemiliknya diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
kota
Baca Juga:
MADINA I Sumut24.co
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berharap ada evaluasi yang lebih jauh tentang persoalan stunting di Kabupaten Mandailingnatal (Madina). Karena luas daerah dan sumber daya alam (SDA) yang dimiliki tidak sebanding dengan pendapatan dan juga permasalahan sosial yang terjadi.
Edy Rahmayadi mengatakan, Kabupaten Madina adalah kabupaten yang sangat subur, air sungai mengalir dengan jernihnya di setiap desa di kabupaten Madina. Namun yang terjadi adalah di Madina terdapat beberapa kekurangan di antaranya stunting yang sangat tinggi dan juga pendapatan daerah yang sedikit.
“Ada yang salah kalau kita lihat ini, tanah yang subur wilayah yang luas, tapi stunting di sini yang tertinggi. Kita harus segera menemukan solusi dari permasalahan ini,” ucap Edy Rahmayadi pada pertemuan dengan Camat, Lurah, Kepala Desa, dan Mahasiswa se-Kabupaten Madina di Gedung Serba Guna di Parbangunan Panyabungan, Madina, Kamis (13/10).
Hadir di antaranya Bupati Madina Muhammad Jafar Suhaimin Nasution, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, Forkopimda Madina, tokoh adat serta masyarakat Madina
Edy Rahmayadi mengajak semua pihak harus bergandengan tangan dalam mengentaskan permasalahan ini, terutama para Kepala Dinas di Madina sebagai pihak yang mengelola anggaran. Dari data yang diperoleh dari Kementerian Keuangan RI pada penilaian Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Madina, tidak satupun kategori penilaian kinerja yang sesuai target dan mendapatkan bonus dari Pemerintah Pusat.
Mengenai ketahanan pangan, Edy Rahmayadi juga mengajak Kabupaten Madina untuk dapat mandiri memenuhi kebutuhan pangan. Meskipun saat ini Madina terus naik dalam ketersedian komiditi bahan pangan. Namun ada beberapa komoditi yang tidak berhasil ditingkatkan, padahal kondisi alam sangat memungkinkan untuk menaman komoditi tersebut. Di antaranya adalah, cabai rawit -90%, bawang merah -98%, bawang putih -99%. Susu defisit 100%.
Sementara itu, Bupati Madina Muhammad Jafar Suhaimin Nasution kesempatan itu mengakui Kabupaten Madina saat ini tengah mencari solusi atas permasalahan stunting ini. Di antaranya adalah dengan berkoordinasi dengan seluruh OPD.
“Kita ketahui bahwa faktor stunting ini, kita akan fokus pada sarana dan prasarana dan edukasi pada masyarakat untuk menjaga kebersihan yakni mengenai sanitasi bagi masyarakat,” katanya.
Menurut Suhaimin, Madina mempunyai daerah yang luas dengan APBD yang masih terbatas. Oleh karenanya ia meminta bantuan pada gubernur untuk dapat memberikan solusi di antaranya adalah infrastrukur jalan. Red
Sabu seberat 9,36 gram bersama pemiliknya diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
kota
Keramahan Bukan Penyerahan Kedaulatan
kota
Penjelasan Pemerintah Kota Solok Mengenai Pemanfaatan Penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026
News
Pemasok Narkoba di Helen&rsquos Night Mart Diamankan Polrestabes Medan.
kota
Gelar Pra Rekontruksi di Helen&rsquos Night Mart Polisi Temukan Fakta Baru Dibalik Peredaran Vape Narkoba
kota
Satresnarkoba Polrestabes Medan Bongkar Modus Baru Peredaran Ganja Manfaatkan Pohon Bambu Jadi Gudang Penyimpanan
kota
Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, Komisi XIII Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil
News
Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media
kota
250 Anak Meriahkan Lomba Mewarnai Hari Anak Nasional, Dandim 0212/Tapsel Mereka adalah Masa Depan Bangsa
kota
sumut24.co Labuhanbatu, Kisruh di internal Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara tentang
News