Sabtu, 14 Maret 2026

Musim Hujan, Walikota Medan Tinjau Kawasan Banjir

Administrator - Selasa, 07 Maret 2017 01:01 WIB
Musim Hujan, Walikota Medan Tinjau Kawasan Banjir

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Akibat tingginya curah hujan kemarin, mulai petang hingga malam, sejumlah rumah di kawasan Jalan Karya Tani dan Karya Kasih terendam air sehingga melumpuhkan aktivitas warga.

Dalam peninjauan itu, Wali Kota mendapat laporan, bahwa banjir di Jalan Karya Tani itu juga disebabkan tidak berfungsi drainase akibat pembangunan tembok oleh pihak Sekolah As Syafiiyah. Sedangkan banjir di Jalan Karya Kasih akibat drainase di jalan tersebut tersumbat hingga tidak bisa mengalir ke parit Jalan Metereologi.

Didampingi Kadis Pekerjaan Umum, Ir Khairul Syahnan dan Camat Medan Johor Khoiruddin Rangkuti, Wali Kota memeriksa parit di samping Sekolah As Syafiiyah. Saat terlihat air, sudah mengalir dengan lancar karena tembok yang menyumbat aliran air telah dibongkar.

Wali Kota menginstruksi Camat agar tetap melakukan pengawasan sehingga tidak ada lagi bangunan di atas parit yang menyumbat aliran air. Jika Camat menemukan ada persoalan, Wali Kota meminta Camat segera berkoordinasi dengan SKPD terkait. “Jangan setelah masalah besar baru sibuk. Kita harus bisa medeteksi masalah secara dini,” tegas Wali Kota.

Setelah itu, Wali Kota melanjutkan peninjauan ke Jalan Karya Kasih. Untuk mengatasi banjir di Jalan ini, Wali Kota memerintahkan Kadis PU agar menormalisasi parit di sekitar Jalan tersebut. Selain itu, tekan Eldin, Dinas PU juga harus melanjutkan aliran air dari Jalan Karya Kasih menuju Jalan Metereologi.

Sebelumnya, warga di Jalan Karya Tani, mendatangi pihak Sekolah As Syafiiyah menuntut agar tembok yang menyumbat aliran air itu dibongkar. Dalam aksinya, warga sempat memblokir jalan dengan meletakan bongkahan batu di tengah jalan hingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Mereka juga membawa poster yang berisi tuntutan pembongkaran tembok yang dituding sebagai penyebab banjir tersebut. Menurut warga, sebelum ada tembok itu, tidak pernah terjadi banjir di kawasan tersebut, walaupun curah hujan cukup tinggi. Namun sejak ditembok, setiap hujan turun dengan deras, air menggenang, hingga memasuki belasan rumah warga.

Mengetahui demo warga, Camat Medan Johor Khoiruddin Rangkuti dan Lurah Pangkalan Masyhur Minwal Lubis datang ke lokasi. Setelah menenangkan warga, mereka lalu menemui pihak sekolah untuk melakukan mediasi. Akhirnya, setelah berunding dengan kekeluargaan, pihak sekolah menyetujui pembongkaran tembok yang menyumbat aliran air di Jalan Karya Tani tersebut. (R01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Polresta Deli Serdang Sambut Tim Asistensi Mabes Polri dalam rangka Supervisi Ops Ketupat Toba 2026"
Ratusan Warga Berburu Sembako Murah! Dandim 0212/Tapsel Hadirkan Bazar Ramadhan dengan Harga Sembako Terjangkau
Mahasiswa STKIP Ahlussunnah Turun ke Nagari, Bantu Pemulihan Pascabencana Longsor di Solok
Bupati Solok Safari Ramadhan di Masjid At Taqwa Sawah Baruah
Kejar Target Standar Internasional, Wali Kota Medan Minta Pembangunan Stadion Teladan Lari Kencang Namun Tetap Safety
Buka Puasa Bersama Partai NasDem, Rico Waas Paparkan Capaian dan Target Ambisius Pemko Medan
komentar
beritaTerbaru