Polresta Deli Serdang Sambut Tim Asistensi Mabes Polri dalam rangka Supervisi Ops Ketupat Toba 2026"
Polresta Deli Serdang Sambut Tim Asistensi Mabes Polri dalam rangka Supervisi Ops Ketupat Toba 2026"
kota
TOBASA | SUMUT24
Baca Juga:
- Polresta Deli Serdang Sambut Tim Asistensi Mabes Polri dalam rangka Supervisi Ops Ketupat Toba 2026"
- Ratusan Warga Berburu Sembako Murah! Dandim 0212/Tapsel Hadirkan Bazar Ramadhan dengan Harga Sembako Terjangkau
- Mahasiswa STKIP Ahlussunnah Turun ke Nagari, Bantu Pemulihan Pascabencana Longsor di Solok
Kendatipun kasus dugaan gratifikasi tanah dan penyalahgunaan wewenang retribusi pasar yang melilit diri Drs Arifin Silaen, masih dalam tingkat penyelidikan dengan status sebagai saksi. Kejadian tersebut telah mencoreng nama baik Bupati Tobasa sebagai pemimpin pemerintahan di Kabupaten Toba Samosir.
“Maka, untuk tidak menimbulkan asumsi negatif, wajar jika Bupati Toba Samosir Ir Darwin Siagian MM, segera untuk mencopot Drs Arifin Silaen dari jabatan tambahan sebagai Plt Sekdakab. Biarkan dululah Arifin Silaen menjalani tugas dalam jabatan yang dipangkunya sebagai Asisten Umum, menunggu hasil proses penyelidikan aparat Polres Tobasa, apakah dia nantinya ditetapkan menjadi tersangka atau tidak dalam kasus tersebut,” tegas seorang anggota DPRD Tobasa yang tak ingin dituliskan namanya kepada SUMUT24, Selasa (28/2). Padahal selang satu hari Arifin Silaen menjalani pemeriksaan pihak penyidik di Polres Tobasa, beredar informasi, Arifin Silaen didampingi istrinya, telah menyampaikan surat pengunduran dirinya langsung kepada Bupati.
Namun pada acara apel pagi Senin (27/2), Drs Arifin Silaen tampil sebagai Pembina Upacara dalam jabatan Plt Sekdakab, sehingga mengundang tanda tanya bagi para kalangan PNS jajaran Pemkab Tobasa.
Makanya, sangat disesalkan sikap Bupati Tobasa Ir Darwin Siagian MM yang tidak mau merespon awak media cetak yang menghubunginya, ketika dipertanyakan, seputar pemeriksaan yang sedang dilakukan terhadap diri Arifin Silaen oleh aparat penyidik Polres Tobasa Jumat (24/2). Bupati hanya memberi jawaban lewat SMS, “Sayapun belum tau nanti saya chek dulu apa masalahnya,” jawab Bupati.
Menyusul kepada Bupati dipertanyakan tentang informasi, bahwa Arifin Silaen telah mengundurkan diri sebagai Plt Sekda, malah jawaban dari Bupati Tobasa, “belum ada informasi kepada saya, tadi dia masih menerima apel,” jawab Bupati Tobasa Darwin Siagian kepada wartawan, Senin (27/2).
Menanggapi jawaban orang nomor satu di Tobasa itu, “kalangan wartawan justru menilai Bupati Tobasa ini tak bersahabat,” ujar beberapa wartawan.
Seorang putra perantau dari Jakarta, menanggapi sikap Bupati Darwin yang selalu tertutup terhadap awak media mengatakan, “kendatipun Arifin Silaen sebagai Plt Sekda, jabatan tersebut adalah struktur tertinggi di Pemerintah Kabupaten. Koq Pak Darwin Siagian sebagai Bupati tidak tau Sekdanya diperiksa polisi. Ini aneh sekali, ada apa ya,” ujar sang perantau itu lewat Short Message Servis kepada SUMUT24 di Balige.
Sumber SUMUT24 di Polres Tobasa mengatakan, Arifin Silaen dalam kasus dugaan gratifikasi tanah dan penyalahgunaan wewenang masih dalam status sebagai saksi. Pihak Kami masih dalam pengembangan dan pengumpulan data, maka dianya belum ditahan. Sebut sumber tersebut.
Kapolres Tobasa AKBP Jidin Siagian yang ditanyai SUMUT24, Selasa (28/2) ketika akan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Tobasa dalam rangka penyampaian hasil reses I penampungan aspirasi masyarakat tahun 2017, Jidin Siagian mengatakan, “pemeriksaan kasus dugaan gratifikasi dan penyalahgunaan retribusi pasar atas diri Drs Arifin Silaen, prosesnya jalan terus, bukan dipending. Tetapi ingat, jangan salah tulis, proses masih dalam tingkat penyelidikan,” ujar AKBP Jidin Siagian.
Seorang sumber yang minta namanya jangan ditulis mengatakan, “kendatipun Arifin Silaen menyampaikan surat pengunduran diri sebagai Plt Sekda, mungkin pejabat penting di Tobasa berat hati menerimanya. Pasalnya, Arifin Silaen adalah titipan salah seorang putra perantau yang mengusulkan agar diangkat sebagai Plt Sekdakab, dan menyarankan agar menjadi Sekda defenitif,” ujar sumber tersebut. (Wels)
Polresta Deli Serdang Sambut Tim Asistensi Mabes Polri dalam rangka Supervisi Ops Ketupat Toba 2026"
kota
Ratusan Warga Berburu Sembako Murah! Dandim 0212/Tapsel Hadirkan Bazar Ramadhan dengan Harga Sembako Terjangkau
kota
Mahasiswa STKIP Ahlussunnah Turun ke Nagari, Bantu Pemulihan Pascabencana Longsor di Solok
kota
Bupati Solok Safari Ramadhan di Masjid At Taqwa Sawah Baruah
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan instruksi tegas terkait percepatan revitalisasi Stadion Teladan. Ric
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara buka puasa bersama DPD Partai NasDem Kota Medan, yang diadakan
kota
Perda Tanah Ulayat dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat Harus Segera Diimplementasikan di Mandailing Natal
kota
Kebakaran di Lorong I Kel Hamdan Maimun 5 Rumah Penduduk Ludes Jadi Abu.
kota
Pembunuhan Wanita dalam Kontainer Digelar 40 Adegan
kota
Medan Dalam semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan, Ikatan Alumni Universitas Pembangunan Panca Budi (IKA UNPAB) menggelar kegiatan
kota