Sabtu, 14 Maret 2026

Jangan Main Narkoba di Sumut, Bandar Sabu Kembali Tewas Ditembak Petugas BNN Pusat

Administrator - Senin, 20 Februari 2017 02:06 WIB
Jangan Main Narkoba di Sumut, Bandar Sabu Kembali Tewas  Ditembak  Petugas BNN Pusat

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Beberapa bulan terakhir ini, Poldasu dan BNN semakin gencar membrantas jaringan Narkoba dan tidak segan-segan menembak mati para pelakunya. Bahkan Kapoldasu Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, didampingi Kepala BNNP Sumut beberapa waktu lalu sudah mengingatkan agar tidak mengedarkan narkoba terkhusus di Sumatera Utara. “ Sama-sama kita ketahui Indonesia khususnya Sumatera Utara sudah dalam status darurat terhadap narkoba. Seperti contoh dua tersangka yang telah diberikan tindakan tegas sesuai arahan bapak Kapolri untuk tidak takut menindak para bandar yang melakukan perlawanan. Sebagai pembelajaran kepada masyarakat untuk tidak coba-coba mengedarkan narkoba di Indonesia ini, terkhusus Sumatera Utara,” jelas Rycko saat memaparkan keberhasil Polrestabes Medan menembak mati dua gembong Narkoba beberapa waktu lalu.

Kali ini nasib serupa dialami salah satu bandar sabu yang tidak mendengarkan peringatan tersebut. Seorang bandar sabu-sabu jaringan sindikat internasional kembali tewas ditembak petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat dalam suatu penyergapan di Jalan Ringroad Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Minggu (19/2) sekira pukul 10.00 WIB.

Selain menyita narkoba jenis sabu seberat 2 Kg, petugas juga berhasil menyergap dua pelaku dan terpaksa menembak mati salah satu pelakunya karena mencoba melarikan diri, serta tidak menghiraukan tembakan peringatan.

Berdasarkan informasi, keberhasilan petugas BNN Pusat dalam menangkap sindikat narkoba jaringan internasional ini, setelah sebelumnya mengetahui kalau buruannya sedang berada di Jalan Ringroad Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

Tanpa membuang waktu, petugas antinarkoba ini pun langsung menuju ke lokasi yang dimaksud. Selang beberapa saat kemudian, kedua pelaku yang sudah masuk ke dalam target operasi (TO) BNN Pusat ini pun melintas dengan mengendarai mobil Isuzu Panther berpelat nomor BK 9699 DD warna hitam.

Selanjutnya petugas BNN Pusat yang dikomandoi AKP Arief ini pun mengejar tersangka. Rupanya kedua pelaku ini menyadari kalau mereka sedang dikuntit. Sehingga aksi kejar kejaran pun tak terelakan.

Tak mau buruannya kabur, petugas BNN Pusat ini pun langsung menghadang mobil yang dikendarai para bandar narkoba ini di dekat lampu merah di kawasan Ringroad. Saat akan digeledah, salah satu pelaku yang identitasnya belum diketahui ini, mencoba melarikan diri dengan keluar dari dalam mobil tersebut.

Petugas pun langsung melakukan tembakan peringatan. Namun dikarenakan tidak digubris, akhirnya pelaku ini pun terpaksa ditembak hingga akhirnya meninggal dunia.

Setelah berhasil melumpuhkan para pelaku yang identitasnya belum diketahui tersebut, petugas langsung menggeledah mobil Isuzu Panther BK 9699 DD hitam yang digunakan pelaku. Dari dalam mobil itu petugas dikabarkan berhasil menyita barang bukti tas ransel yang berisi sabu-sabu seberat 20 Kg.

Saat ini mayat diduga bandar narkoba jaringan Internasional tersebut sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Sumut untuk dilakukan otopsi. Sedangkan seorang lagi langsung diamankan untuk dimintai keterangannya. Sedangkan untuk kendaraan yang digunakan para pelaku ini masih berada di lokasi dan sempat menjadi tontonan warga sekitar.

Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Sumut, AKBP Agus Halimudin membenarkan adanya penangkapan dua bandar narkoba tersebut. Namun ia belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut mengenai identitas kedua bandar narkoba itu. Sebab saat ini masih dilakukan pengembangan.

“Benar ada diamankan bandar narkoba pagi tadi. Namun yang menangkap bukan BNN Provinsi Sumut tetapi BNN Pusat. Sabar ya masih diselidiki. Nantinya hasil penyelidikan akan disampaikan kepada rekan-rekan,” katanya singkat.

Sementara itu di lokasi penangkapan petugas telah memasang garis polisi agar TKP tidak dapat dimasuki warga maupun pengendara yang melintas. Hal itu bertujuan agar nantinya petugas dapat mudah melakukan olah TKPnya. (C01/W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Ratusan Warga Berburu Sembako Murah! Dandim 0212/Tapsel Hadirkan Bazar Ramadhan dengan Harga Sembako Terjangkau
Mahasiswa STKIP Ahlussunnah Turun ke Nagari, Bantu Pemulihan Pascabencana Longsor di Solok
Bupati Solok Safari Ramadhan di Masjid At Taqwa Sawah Baruah
Kejar Target Standar Internasional, Wali Kota Medan Minta Pembangunan Stadion Teladan Lari Kencang Namun Tetap Safety
Buka Puasa Bersama Partai NasDem, Rico Waas Paparkan Capaian dan Target Ambisius Pemko Medan
Perda Tanah Ulayat dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat Harus Segera Diimplementasikan di Mandailing Natal
komentar
beritaTerbaru