Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
SIDIMPUAN | SUMUT24
Baca Juga:
Pasca Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan membentuk tim penyidik, pihak kepolisian didesak untuk mengungkap dan mengusut keterlibatan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Padangsidimpuan, dalam dugaan penyelewengan proyek air minum di Sihoring-koring, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.
“Dalam dugaan penyelewengan proyek air minum ini, besar kemungkinan ada keterlibatan oknum di Dinas PU, sebab proyek tersebut dianggarkan oleh Dinas PU dengan pagu Rp400 juta dianggarkan dalam APBD tahun 2016,” tutur Aktifis Kota Padangsidimpuan, Sabar M. Sitompul, kepasa SUMUT24, Kamis (16/2).
Menurutnya, pihak kepolisian harus jeli dalam mengungkap kasus tersebut. “Jangan hanya pihak rekanan saja yang diperiksa dan dimintai keterangan. Tapi polisi juga harus mengusut sejauh mana keterlibatan oknum di Dinas PU dalam penyelewengan proyek tersebut,” tegasnya.
Selain dugaan penyelewengan proyek itu, kata Sabar, pihak kepolisian juga harus mengusut tuntas oknum yang telah melakukan pungutan liar (pungli) terhadap calon pengguna jasa air bersih. “Jangan hanya didugaan penyelewengan proyek saja, tapi pungli yang dilakukan oknum tertentu juga harus diusut tuntas,” katanya.
Sedangkan, Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP Zul Effendi mengatakan, pihaknya bersama rim penyidik sudah turun ke lokasi proyek untuk mengumpulkan data-data awal yang akan dijadikan dasar penyidikan. “Kita sudah mengumpulkan data-data awal yang akan dijadikan dasar penyidikan, seperti nama perusahaan pemenang tender penyediaan air bersih dan lokasi dengan nilai proyek Rp470 juta,” ujarnya.
Kasat menambahkan, pihaknya masih terus mencari kebenaran kasus tersebut, sehingga fakta yang juga adanya dugaan pungli tidak hanya sekedar main-main.
“Kita juga berharap kepada masyarakat agar membantu tugas kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut,” ucapnya.
Sebelumnya, proyek pemasangan pipa distribusi dan sambung air minum untuk 160 rumah tangga di Sihoringkoring, Kelurahan Batang Ayumi, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, dengan pagu sekitar Rp400 juta ditampung dalam APBD tahun anggaran 2016 diduga diselewengkan. Bahkan, calon pengguna jasa air minum juga dikutip biaya Rp300 ribu hingga Rp400 per rumah tangga. (tim)
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
sumut24.co Medan, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu pemerintah kota dari berbaga
kota
Semangat &lsquoTampakna do Rantosna&rsquo, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
kota
Modus Checkin HotelSindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
kota
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota