Mahasiswa STKIP Ahlussunnah Turun ke Nagari, Bantu Pemulihan Pascabencana Longsor di Solok
Mahasiswa STKIP Ahlussunnah Turun ke Nagari, Bantu Pemulihan Pascabencana Longsor di Solok
kota
SIDIMPUAN | SUMUT24
Baca Juga:
Pasca Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan membentuk tim penyidik, pihak kepolisian didesak untuk mengungkap dan mengusut keterlibatan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Padangsidimpuan, dalam dugaan penyelewengan proyek air minum di Sihoring-koring, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.
“Dalam dugaan penyelewengan proyek air minum ini, besar kemungkinan ada keterlibatan oknum di Dinas PU, sebab proyek tersebut dianggarkan oleh Dinas PU dengan pagu Rp400 juta dianggarkan dalam APBD tahun 2016,” tutur Aktifis Kota Padangsidimpuan, Sabar M. Sitompul, kepasa SUMUT24, Kamis (16/2).
Menurutnya, pihak kepolisian harus jeli dalam mengungkap kasus tersebut. “Jangan hanya pihak rekanan saja yang diperiksa dan dimintai keterangan. Tapi polisi juga harus mengusut sejauh mana keterlibatan oknum di Dinas PU dalam penyelewengan proyek tersebut,” tegasnya.
Selain dugaan penyelewengan proyek itu, kata Sabar, pihak kepolisian juga harus mengusut tuntas oknum yang telah melakukan pungutan liar (pungli) terhadap calon pengguna jasa air bersih. “Jangan hanya didugaan penyelewengan proyek saja, tapi pungli yang dilakukan oknum tertentu juga harus diusut tuntas,” katanya.
Sedangkan, Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP Zul Effendi mengatakan, pihaknya bersama rim penyidik sudah turun ke lokasi proyek untuk mengumpulkan data-data awal yang akan dijadikan dasar penyidikan. “Kita sudah mengumpulkan data-data awal yang akan dijadikan dasar penyidikan, seperti nama perusahaan pemenang tender penyediaan air bersih dan lokasi dengan nilai proyek Rp470 juta,” ujarnya.
Kasat menambahkan, pihaknya masih terus mencari kebenaran kasus tersebut, sehingga fakta yang juga adanya dugaan pungli tidak hanya sekedar main-main.
“Kita juga berharap kepada masyarakat agar membantu tugas kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut,” ucapnya.
Sebelumnya, proyek pemasangan pipa distribusi dan sambung air minum untuk 160 rumah tangga di Sihoringkoring, Kelurahan Batang Ayumi, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, dengan pagu sekitar Rp400 juta ditampung dalam APBD tahun anggaran 2016 diduga diselewengkan. Bahkan, calon pengguna jasa air minum juga dikutip biaya Rp300 ribu hingga Rp400 per rumah tangga. (tim)
Mahasiswa STKIP Ahlussunnah Turun ke Nagari, Bantu Pemulihan Pascabencana Longsor di Solok
kota
Bupati Solok Safari Ramadhan di Masjid At Taqwa Sawah Baruah
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan instruksi tegas terkait percepatan revitalisasi Stadion Teladan. Ric
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara buka puasa bersama DPD Partai NasDem Kota Medan, yang diadakan
kota
Perda Tanah Ulayat dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat Harus Segera Diimplementasikan di Mandailing Natal
kota
Kebakaran di Lorong I Kel Hamdan Maimun 5 Rumah Penduduk Ludes Jadi Abu.
kota
Pembunuhan Wanita dalam Kontainer Digelar 40 Adegan
kota
Medan Dalam semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan, Ikatan Alumni Universitas Pembangunan Panca Budi (IKA UNPAB) menggelar kegiatan
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) memastikan kesiapsiagaan sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Utara selama Bulan Suci Ramadan hingga H
kota
sumut24.co ASAHAN, Dalam suasana yang penuh kebersamaan, Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan menggelar kegiatan Santunan Anak Yatim serta Buka
News