Sabtu, 14 Maret 2026

Pengkritik Gubsu Jangan Asbun

Administrator - Jumat, 17 Februari 2017 01:57 WIB
Pengkritik Gubsu Jangan Asbun

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Meski Pilkada Sumut masih setahun lagi, namun serangan kepada Gubernur Sumatera Utara, HT Erry Nuradi dan istrinya Evy Diana Sitorus, sudah mulai gencar. Kritikan tanpa solusi acap diarahkan kepada Erry yang disebut-sebut calon terkuat Pilkada mendatang. Mirisnya, persoalan sepele pun dibesar-besarkan untuk mendiskreditkan keluarga adik kandung almarhum Rizal Nurdin tersebut.

“Kritik boleh saja, tapi sifatnya membangun. Janganlah masalah yang sepele dibesar-besarkan. Mari kita bangun Sumut ini dengan kebersamaan,” ujar Ketua Harian Laskar Merah Putih (LMP) Sumut, Abdul Rahman SE, Kamis (16/2).

Abdul Rahman yang akrab disapa Dedek menyayangkan sikap segelintir orang yang membesar-besarkan hal sepele, seperti soal cuitan Ketua PKK Sumut, Evy Diana Sitorus di media sosial terkait naik helikopter Basarnas. Padahal, Gubsu dan istrinya menumpang helikopter Basarnas untuk meninjau lokasi rumah adat yang terbakar di Samosir dan kebetulan juga ada acara pesta pernikahan anak bupati setempat. ““Ini bukan hal yang urgen, jadi tak perlu dibesar-besarkan,” tuturnya.

Lagi pula, sebut Dedek, bukan hanya Gubsu Erry Nuradi dan istri menggunakan heli tersebut, tetapi turut juga anggota DPD Parlindungan Purba, Kadis Perhubungan Anthony Siahaan dan staf. Selain meninjau rumah adat yang terbakar, mereka juga memantau lewat udara untuk mengetahui titik-titik api yang menyebabkan lahan Danau Toba dan sekitarnya mudah terbakar, serta menyusun langkah-langkah untuk mengantisipasinya.

“Jangan dilihat sepihak saja. Gubsu bersama istri dan anggota DPD naik heli Basarnas itu untuk memantau titik api. Ini yang seharusnya diapreasiasi,” ucap Dedek.

Sebelumnya Evy Diana Sitorus membuat cuitan di media sosial. “Mengejar Waktu. Bismillah, otw Samosir by Heli Basarnas menghadiri pesta perkawinan anak Bupati Samosir 11022017,” tulis Evi Diana Sitorus.

Cuitan ini kemudian dibesar-besarkan oleh segelintir orang yang mengesankan seolah-olah Gubsu memanfaatkan fasilitas negara untuk menghadiri pesta. Padahal, penggunaan heli itu untuk meninjau titik api di sekitar Danau Toba sekaligus melihat rumah adat yang terbakar di Samosir.

“Saya kira tujuan utama Gubsu dan rombongan meninjau rumah adat terbakar dan memantau titik api di sekitar Danau Toba, dan kebetulan saat itu Bupati Samosir sedang memestakan anaknya dan Gubsu hadir karena diundang,” kata Dedek.

Dedek berharap semua pihak dapat melihat persoalan ini secara jernih, tidak dilandasi emosi. “Kalau mau mengkritik, banyak hal yang bisa dipersoalkan. Lagi pula, ini bukan korupsi. Dimana letak korupsinya? Jangan asbun saja,” kesalnya. (R01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Mahasiswa STKIP Ahlussunnah Turun ke Nagari, Bantu Pemulihan Pascabencana Longsor di Solok
Bupati Solok Safari Ramadhan di Masjid At Taqwa Sawah Baruah
Kejar Target Standar Internasional, Wali Kota Medan Minta Pembangunan Stadion Teladan Lari Kencang Namun Tetap Safety
Buka Puasa Bersama Partai NasDem, Rico Waas Paparkan Capaian dan Target Ambisius Pemko Medan
Perda Tanah Ulayat dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat Harus Segera Diimplementasikan di Mandailing Natal
Kebakaran di Lorong I Kel Hamdan Maimun 5 Rumah Penduduk Ludes Jadi Abu.
komentar
beritaTerbaru