Sabtu, 14 Maret 2026

AMPG Sumut Siap Tumpah Darah, Hempang Satgas Brigade Beringin

Administrator - Kamis, 16 Februari 2017 05:08 WIB
AMPG Sumut Siap Tumpah Darah, Hempang Satgas Brigade Beringin

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sumatera Utara tidak akan mentolerir keberadaan Satgas Brigade Beringin. “Tidak ada tempat untuk di Sumatera Utara. Sejengkal pun tidak akan kami berikan. Kader dan jajaran AMPG Sumatera Utara, siap bertaruh raga dan nyawa sampai tetes darah penghabisan untuk menghempang organisasi liar Satgas Brigade Beringin yang nyata-nyata bertentangan dengan Peraturan Organisasi Partai Golkar,” tegas Ketua AMPG Sumatera Utara, Abdul Rahman SE didampingi Sekretaris Zakiyuddin Harahap dan puluhan pengurus organisasi tersebut, Rabu (15/2).

Abdul Rahman mencium adanya upaya dari oknum-oknum tertentu yang hendak kembali memecah-belah internal Partai Golkar, dengan melahirkan organisasi liar Satgas Brigade Beringin. Oknum itu hendak menghancurkan Partai Golkar dengan membuat kegaduhan di kalangan kader muda yang bernaung dalam AMPG.

“Ini tidak bisa dibiarkan. Mesti dilawan. Oknum-oknum yang bertindak sewenang-wenang tanpa mengacu kepada garis peraturan organisasi Partai Golkar, harus disingkirkan. AMPG Sumut tidak akan segan-segan melakukan perlawanan meski nyawa taruhannya,” tegas Abdul Rahman.

Pria yang sudah malang melintang di organisasi pemuda di Sumatera Utara ini menyesalkan sikap oknum-oknum haus kekuasaan yang memaksakan kehendak dengan membentuk barisan liar bernama Satgas Brigade Beringin.

“Golkar adalah rumah rakyat yang terstruktur, punya peraturan, AD/ART dan ada mekanisme organisasinya. Keberadaan Satgas Brigade Beringin itu tidak dikenal dalam aturan organisasi. Golkar hanya mengakui AMPG dan KPPG sebagai organisasi sayap,” ujar Abdul Rahman.

Ia mengaku salut dengan Ketua Umum PP AMPG, Fahd El Fouz A Rafiq. Menurutnya, AMPG dibawah kepemimpinan Fahd akan semakin jaya mengantarkan Partai Golkar menjadi pemenang dalam Pemilu mendatang. Alasannya, Fahd banyak berbuat semata-mata hanya untuk membesarkan Partai Golkar, bukan untuk kepentingan pribadinya. Bahkan, Fahd rela dan ikhlas menggelontorkan banyak dana pribadi untuk membesarkan AMPG melalui kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kanda Fahd El Fouz A Rafiq rela mengeluarkan kocek dari kantong pribadi untuk membesarkan organisasi. Tidak seperti ketua-ketua sebelumnya,” kata Abdul Rahman.

Dalam pandangan Abdul Rahman, kepiawaian Fahd memimpin AMPG sangat tidak diragukan. Fahd, menurutnya, dapat dijadikan teladan bagi kawula muda. Selain berjiwa pejuang yang rela berkorban, Fahd juga selalu berada di depan menghadapi kesewenang-wenangan.

“Kanda Fahd itu berjiwa religius, berhati salju, tapi beliau bisa segalak macan menghadapi ketidakbenaran dalam organisasi. Saya akan selalu bersama dan setia mendukung Ketua Umum Fahd El Fouz A Rafiq menghadapi para perusak AMPG,” tegasnya.

Menyikapi pernyataan Ketua DPP Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Partai Golkar Yorrys Raweyai yang menyebut akan membentuk Brigade Beringin di seluruh provinsi untuk melindungi Golkar dan mengawal pelaksanaan Pilkada, menurut Abdul Rahman, hal itu tidak rasional.

“Golkar itu partai sah yang diakui dan dilindungi negara sesuai hukum dan konstitusi negara. Jangan memaksakan kehendak dengan berasumsi seolah-olah Golkar sedang tidak aman hingga butuh perlindungan atau pengawalan dari lembaga liar Satgas Brigade Beringin. Ingat, selama AMPG ada, Golkar akan tetap aman dan selalu terlindungi,” tegas Abdul Rahman yang akrab disapa Dedek.

Di mata Dedek, sosok Yorrys sangat dikaguminya. Ia pun mengaku acap menjadikan Yorrys sebagai tokoh panutan. Hanya saja, Dedek tak menyangka kalau orang yang dikaguminya itu diduga berperan mendirikan organisasi baru di dalam Partai Golkar tanpa mengikuti aturan partai.

Dedek juga tak mengira Yorrys yang telah memahami sebab musabab kegaduhan Partai Golkar terdahulu akibat Munas Bali dan Ancol, kini terindikasi turut memicu kisruh membenturkan kader muda Golkar di AMPG dengan organisasi liar Satgas Brigade Beringin.

“Saya kagum dengan Bang Yorrys. Saya selalu menjadikannya panutan. Tapi untuk masalah ini, saya mohon maaf pada Bang Yorrys dan ingin mengingatkan beliau agar kembali menjunjung tinggi AD/ART serta peraturan organisasi Partai Golkar. Kembalilah pada aturan partai, jangan buat aturan-aturan sendiri,” tukasnya. (R01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Mahasiswa STKIP Ahlussunnah Turun ke Nagari, Bantu Pemulihan Pascabencana Longsor di Solok
Bupati Solok Safari Ramadhan di Masjid At Taqwa Sawah Baruah
Kejar Target Standar Internasional, Wali Kota Medan Minta Pembangunan Stadion Teladan Lari Kencang Namun Tetap Safety
Buka Puasa Bersama Partai NasDem, Rico Waas Paparkan Capaian dan Target Ambisius Pemko Medan
Perda Tanah Ulayat dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat Harus Segera Diimplementasikan di Mandailing Natal
Kebakaran di Lorong I Kel Hamdan Maimun 5 Rumah Penduduk Ludes Jadi Abu.
komentar
beritaTerbaru