Sabtu, 14 Maret 2026

Kebersamaan Kunci Tuntaskan Persoalan di Sumut

Administrator - Minggu, 12 Februari 2017 19:40 WIB
Kebersamaan Kunci Tuntaskan Persoalan di Sumut

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Gubernur Sumatera Utara H Tengku Erry Nuradi mengajak seluruh komponen masyarakat Sumatera Utara senantiasa meningkatkan kerukunan antar umat beragama.

“Kebersamaan antara satu pemeluk agama dengan pemeluk agama lainnya merupakan kata kunci untuk menuntaskan berbagai masalah atau persoalan di daerah ini,” tutur Tengku Erry saat meletakkan batu pertama pembangunan Kuil dan gedung Serbaguna Yayasan Missi Gurdwara Medan di Jalan Polonia Medan, Minggu (12/2).

Hadir pada kesempatan itu Konjen India di Medan Shalia Shah, Yayasan Shree Guru Tegh Bahadur Gurdwara Dalbir Singh Kapor serta para pengurus yayasan lainnya, tokoh komunitas Sikh dr Geeta, Asisten Perekonomian dan Pembanganan Setdaprovsu Ibnu S. Hutomo, tokoh agama Sikh, dan masyarakat Sikh yang ada di Medan.

Dalam kesempatan itu, Gubsu Erry mengharapkan pembangunan kuil dan gedung serbaguna yayasan missi Gurdwara Medan terus memberikan kontribusi bagi peningkatan kerukunan umat beragama, serta masyarakat hidup berdampingan secara nyaman, damai dan harmonis dengan masyarakat disekitarnya.

Dengan modal kebersamaan, kita ciptakan kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan yang baik, profesional dan transparan serta bebas KKN. “Diharapkan masyarakat Sumatera Utara selain mampu memanfaatkan potensi dan peluang yang dimiliki, juga dapat hidup lebih sejahtera lahir dan batin bagi penganut agamanya masing-masing,” sebut Erry.

Tengku Erry mengingatkan agama memiliki peran penting dalam membentuk karakter umat dalam menjalani aktifitas sehari-hari, peletakan batu pertama ini diharapkan menjadi momentum bagi Yayasan Missi Gurdwara Medan dan seluruh masyarkat untuk meningkatkan suasana kehidupan yang saling menghargai dan saling menghormati antara sesama umat beragama.

“Karena Sumut merupakan negeri yang berbilang kaum, semua agama, etnis, kelompok, golongan, partai dan perbedaan ada di Sumatera Utara. Tapi ibarat pelangi kalau hanya satu warna tidak indah, namun karena berbeda-beda warna akan kelihatan indah,” kata Gubsu.

Selain itu Gubsu juga berharap, yayasan missi Gurdwara Medan terus meningkatkan partisipasi dan menyukseskan pemmbangunan di Provinsi Sumatera Utara, meningkatkan kerukunan umat beragama yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan persatuan dan kesatuan. “Sumbangsih pemikiran, gagasan, ide kreatif dari Yayasan Missi Gurdwara Medan sangat diharapkan oleh pemerintah provinsi Sumatera Utara untuk dapat mewujudkan kerukunan umat di Provinsi Sumatera Utara, khususnya kota Medan yang kita cintai ini,” sebut Gubsu.

Sementara Konjen India di Medan, Dr Shalia Shah Medan pada kesempatan itu mengapresiasi yayasan yang akan melaksanakan pembangunan kuil. Menurutnya kegiatan seperti ini sangat penting, khususnya untuk generasi muda. Karena dengan adanya pembangunan ini generasi muda khususnya dari agama Sikh yang ada di Sumut akan mengetahui sejarah dan kegiatan Sikh yang ada di India. “Terima kasih atas kesempatan ini dan diharapkan pembangunan ini dapat cepat selesai,” ujarnya.

Sementara yang mewakili Yayasan Shree Guru Tegh Bahadur Gurdwara Dalbir Singh Kapor merasa sangat bangga atas waktu dan kesempatan Gubsu untuk hadir pada acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kuil dan Gedung Serbaguna Yayasan Missi Gurdwara Medan. Walaupun lanjutnya selama ini Bapak Gubsu terus mendukung masyarakat turunan India khususnya agama Sikh.

Wakil Wali Kota Letakkan Batu Pertama

Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi meletakkan batu pertama pembangunan gedung kuil dan ruang serba guna Yayasan Missi Gurdwara Jalan Polonia Medan, Minggu (12/2).

Dengan pembangunan gedung kuil ini diharapkan dapat meningkatkan sarana peribadatan umat Hindu di Kota Medan.

“Saya berharap peingkatan sarana peribadatan ini diikuti dengan kualitas keguiatan ibadah yang melekat, serta dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat. Di samping itu terus bersama-sama menguatkan persaudaraan tanpa membedakan suku, ras dan agama,” kata Akhyar.

Masyarakat Kota Medan, jelas Akhyar, sangat menghormati serta mengayomi satu dengan yang linnya. Oleh karena itu mantan anggota DPRD Medan itu yakin dan percaya bahwa peletakan batu pertama gedung kuil dan ruang serba guna ini mendapat dukungan dari semua pihak, termasuk Pemko Medan.

“Saya berharap kuil dan ruang serba guna ini dapat mendidik umat Hiondu untuk berbuat kebajikan dan kebaikan bagi sesame. Yang penting lagi bagaimana kita sebagai masyarakat yang terdiri Dario segala macam suku dan agama ini dapat terus bersatu demi mewujudkan pembangunan di Kota Medan,” harapnya.

Oleh karenanya atas nama segenap jajaran Pemko Medan, Akhyar mengucapkan selamat atas peletakanm batu pertama pembangunan kuil dan gedung serba guna tersebut. Sebab, Pemko Medan sangat mendukung setiap pembangunan sarana peruibadatan sesuai dengan izin dan prosedur yang berlaku. (W03/R01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Mahasiswa STKIP Ahlussunnah Turun ke Nagari, Bantu Pemulihan Pascabencana Longsor di Solok
Bupati Solok Safari Ramadhan di Masjid At Taqwa Sawah Baruah
Kejar Target Standar Internasional, Wali Kota Medan Minta Pembangunan Stadion Teladan Lari Kencang Namun Tetap Safety
Buka Puasa Bersama Partai NasDem, Rico Waas Paparkan Capaian dan Target Ambisius Pemko Medan
Perda Tanah Ulayat dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat Harus Segera Diimplementasikan di Mandailing Natal
Kebakaran di Lorong I Kel Hamdan Maimun 5 Rumah Penduduk Ludes Jadi Abu.
komentar
beritaTerbaru