Mahasiswa STKIP Ahlussunnah Turun ke Nagari, Bantu Pemulihan Pascabencana Longsor di Solok
Mahasiswa STKIP Ahlussunnah Turun ke Nagari, Bantu Pemulihan Pascabencana Longsor di Solok
kota
TOBASA | SUMUT24
Baca Juga:
Pasca penggeladahan yang dilakukan Tim Kejari Balige di Kantor Bupati Tobasa, sekaligus Rumah Dinas Bupati Tobasa Ir Darwin Siagian, Selasa (24/1/2017) lalu, langsung mendapat kecaman dari warga perantau Tobasa yang kini menetap di Jakarta.
Salah satunya Pinsen Silalahi, SE yang merupakan putra asli Tobasa sekaligus adik kandung Pakar Ekonomi Alm. Pande Raja Silalahi. Kepada SUMUT24, di Balige, Selasa (7/2), perantau asal Tobasa ini menyampaikan kekecewaannya terhadap kepemimpinan Bupati Tobasa, Ir Darwin Siagian.
“Kami di Jakarta kaget, rumah Bupati Tobasa yang nota bene sebagai Kantor Sekretariat Tabasa digeledah oleh Jaksa dari Kejari Balige, selagi Bupati tidak ada berada ditempat, termasuk juga tim PKK dipanggili Jaksa. Ada indikasi apa ini,” tegas Pinsen Silalahi penuh tanda tanya kecewa.
Para perantau putra Tobasa asal Balige yang bermukim di Jakarta, sambung Pinsen Silalahi mengatakan, merasa kaget mendengar kabar tentang penggeledahan oleh pihak Kejaksaan ke Sekretariat Kantor Bupati Tobasa.
“Bahkan 12 orang Tim PKK dipanggil dan diperiksai Jaksa, perihal dan indikasi apa ini. Bupati Tobasa tau nggak ini. Berarti ada sesuatu yang tidak beres, ada lonjakan yang sangat over-laping di lingkungan ibu PKK,” tegas Pinsen menduga.
Ketika diminta tanggapan tentang kaitan penggeledahan oleh Kejaksaan, sementara Bupati Tobasa Ir Darwin Siagian tidak berada ditempat, Pinsen Silalahi mengatakan, “terus terang kita sangat kecewa. Berarti Bupati terbukti tidak berbaikan dan tidak membina komunikasi yang baik dengan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) lainnya di Tobasa. Rumahnya yang nota bene kantor Bupati digeledah Jaksa. Tim PKK juga dipanggil dan diperiksa. Seharusnya Bupati melakukan komunikasi dan bertanya ke Jaksa, ada apa masalah yang terjadi,” ujar Pinsen Silalahi.
Masih sebut Pinsen, Bupati Darwin Siagian sebagai pimpinan didaerah ini, manajemennya sebagai bupati tidak berjalan baik. Dan mungkin bupati hanya memelihara satu, yakni polisi. Sementara komunikasi kepada unsur FKPD lainnya tidak jalan,” ujarnya.
Semestinya, ujar Pinsen Silalahi, Pak Bupati Tobasa lebih tanggap dan mengadakan komunikasi dengan Kejaksaan. Katakanlah, bahwa Butai Darwin Siagian belum setahun memimpin daerah ini. “Kita kita tidak mengatakan bupati itu bertingkah atau telah melakukan sesuatu. Akan tetapi disinyalir, dengan adanya penggeledahan ini, Bupati wajar bertanya kepihak kejaksaan, ada apa, indikasi apa, dan bertanya lagi, apakah kejadian penggeledahan ini sebelum dia bupati. Paling tidaknya Bupati mendatangi kejaksaan, untuk mempertanyakan, rumahku yang nota bene kantor bupati koq digeledah. Sementara saya tidak berada ditempat. Harusnya demikian,” tegas Pinsen Silalahi. Selanjut, kata putra perantau asal Tobasa ini, “Kita sangat mendukung Jaksa agar segala permasalahan menyangkut penyalahgunaan dan penyelewengan didaerah ini dilumpuhkan demi kebaikan. Kita kan haus, haus untuk seorang bupati dengan pemerintahan yang bagus. Tidak siapapun menginginkan termasuk masyarakat di Tobasa, apalagi masyarakat diperantauan, kita tidak menginginkan terjadi, katakanlah masalahlah yang lalu-lalu,” pintanya.
Masih kata Pinsen, “Saya berharap, karena saya salah satu bahagian dari Tim Pemenangan Pak Darwin Siagian ketika Pilkada kemarin. Setelah saya melihat profiling beliau saya tau, dan saya wajar mendukung apalagi satu alumni juga dengan Pak Bupati yakni dari SMA Bintang Timur Balige, wajar saya mendukung. Tetapi kalau begini jadinya, wajar saya kecewa, jika memang ini ternyata tidak seperti yang kita harapkan. Oleh karena rasa haus kita, untuk seorang bupati yang lebih bagus di Toba Samosir. Siapaun itu anak rantau, mau siapapun dia anak Tobasa, pasti menginginkan seperti itu. Ini belum setahun sudah terjadi begini, ada apa. Ok, kita tidak menuduh yang lain, kita harus praduga tak bersalah, tetapi kalau sampai Kejaksaan menggeledah, ini adalah satu kejadian yang sangat dahsyat, ada apa ini, bupati koq lengah begini, termasuk pemanggilan kepada ibu-ibu PKK, ada apa dengan ibu-ibu2 ini, koq jadi masalah,” ujar Pinsen lagi.
Saya pribadi yang pernah ada dibagian dari tim pemenangan masa Pilkada, dan yang pernah didalam bahagian ketika kabupaten pertama, “dengan kejadian ini, terus terang saya sangat kecewa. Jika memang hal ini disengaja atau tidak, diketahui atau tidak oleh Bupati Tobasa, tetapi dia bawa diam, ini harus segera diclearkan. Untuk bagaimana nanti anak rantau yang nota bene memberikan perhatian yang bagus pada kabupaten ini lebih maju jangan dibuat kecewa,” pintanya.
Lebih tegas lagi Pinsen Silalahi mengatakan, “Mau siapapun dia yang salah, dengan kata lain melanggar peraturan, yah, dilanjutkan saja ke ranah hukum,” tegasnya mengakhiri.
Sementara itu, informasi tentang penjelasan lebih rinci terkait penggeledahan Sekretariat Kantor Bupati dan pemanggilan terhadap 12 orang ibu-ibu PKK, Kejari Balige akan melakukan konferensi pers dalam minggu ini, yang diinformasikan oleh Kasi Intel Frenky Pasaribu, SH,MH minggu lalu kepada SUMUT24.
Ketika SUMUT24 menghubungi pihak Kejaksaan, Selasa (7/2) tidak diperoleh jawaban yang pasti, kapan konfrensi pers dilaksanakan. (TS1)
Mahasiswa STKIP Ahlussunnah Turun ke Nagari, Bantu Pemulihan Pascabencana Longsor di Solok
kota
Bupati Solok Safari Ramadhan di Masjid At Taqwa Sawah Baruah
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan instruksi tegas terkait percepatan revitalisasi Stadion Teladan. Ric
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara buka puasa bersama DPD Partai NasDem Kota Medan, yang diadakan
kota
Perda Tanah Ulayat dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat Harus Segera Diimplementasikan di Mandailing Natal
kota
Kebakaran di Lorong I Kel Hamdan Maimun 5 Rumah Penduduk Ludes Jadi Abu.
kota
Pembunuhan Wanita dalam Kontainer Digelar 40 Adegan
kota
Medan Dalam semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan, Ikatan Alumni Universitas Pembangunan Panca Budi (IKA UNPAB) menggelar kegiatan
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) memastikan kesiapsiagaan sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Utara selama Bulan Suci Ramadan hingga H
kota
sumut24.co ASAHAN, Dalam suasana yang penuh kebersamaan, Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan menggelar kegiatan Santunan Anak Yatim serta Buka
News