Sabtu, 14 Maret 2026

Kapolrestabes Minta Terus Jaga Kekondusifan Medan

Administrator - Senin, 23 Januari 2017 05:01 WIB
Kapolrestabes Minta Terus Jaga Kekondusifan Medan

Medan | SUMUT24

Baca Juga:

Dengan izin Allah SWT, disertai doa seluruh elemen masyarakat dan dukungan penuh teman-teman media, Minggu (22/1) Polrestabes Medan bekerjasama dengan Poldasu telah berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuh Indra Gunawan alias Kuna (45) tewas ditembak di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Rabu (18/1) lalu. Hal itu dikatakan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho kepada SUMUT24, Minggu malam (22/1).

Lebih lanjut dikatakan Kapolrestabes Medan, kita minta kepada keluarga korban untuk tetap bersabar dan menyerahkannya penyidikannya kepada polisi. “Polisi akan terus mengungkap pembunuhan Indra Gunawan sampai keakar-akarnya,” tegas Kombes Pol Sandi Nugroho.

Juga kepada seluruh masyarakat, Kapolrestabes Medan menghimbau agar bersabar. Yakinlah polisi akan mengungkap apa motif pembunuhan Indra Gunawan alias Kuna. Tolong bantu polisi agar cepat mengungkapnya. Dan kita minta dukungan dan doa semua pihak, agar polisi cepat menyeleseikan kasus pembunuhan ini,” ujar Kapolrestabes Medan.

Kombes Pol Sandi Nugroho juga meminta kepada masyarakat untuk sama-sama tetap menjaga kekondusifan Kota Medan dan Sumut. Membantu menciptakan kamtibmas dan tetap bersatu membantu polisi menuntaskan aksi-aksi kriminalitas, sehingga Kota Medan dan Sumut tetap aman dan kondusif.

RJ Sewa Pembunuh Bayaran Rp2,5 Miliar

Sementara, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho menyampaikan tersangka RJ membayar Rp2,5 Miliar kepada kelompok bayaran untuk menghabisi nyawa korban.

“Sudah diterima Rp 50 Juta oleh tersangka Rawi, kita masih terus mendalaminya,” kata Sandi.

Disinggung lebih lanjut motif antara RJ dengan korban, Sandi mengatakan ada dendam pribadi tersangka RJ karena kata- kata korban yang menyakiti hati tersangka RJ. “Motifnya ada dendam pribadi,” kata Sandi.

Sementara, salah seorang kerabat korban Mohan menyangka RJ yang dimaksud merupakan pengusaha tambang yang juga Ketua Organisasi Agama Hindu di Sumut.

“RJ saya duga Raja, dia memang tinggal di Jambi, jadi memang kasus ini terkait dengan kritikan korban terhadap pengurusan RJ sebagai pengurus Organisasi Agama Hindu di Sumut,” kata Mohan yang mengaku mengapresiasi polisi dalam menuntaskan kasus ini. (R03/W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kebakaran di Lorong I Kel Hamdan Maimun 5 Rumah Penduduk Ludes Jadi Abu.
Pembunuhan Wanita dalam Kontainer Digelar 40 Adegan
Ramadan Penuh Berkah, IKA UNPAB Gelar Buka Puasa Bersama dan Aksi Berbagi Takjil
PLN Pastikan Kesiapsiagaan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara Selama Ramadan Hingga Idulfitri 1447 H
Bupati Didampingi Wakil Bupati Asahan Hadiri Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama Dinas Kesehatan
Wali Kota menghadiri Pembukaan Bazar Ramadhan Serentak di seluruh wilayah teritorial Indonesia, secara virtual
komentar
beritaTerbaru