Sabtu, 22 Agustus 2026

USU Tambah 4 Guru Besar Tetap Rektor Berharap Krisis Pembelajaran Teratasi

Administrator - Senin, 15 Agustus 2022 13:25 WIB
USU Tambah 4 Guru Besar Tetap Rektor Berharap Krisis Pembelajaran Teratasi

MEDAN | SUMUT24 Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si mengukuhkan empat guru besar USU, yakni Prof. Dr. dr. Blondina Marpaung, Sp.PD, KR. dari Fakultas Kedokteran, Prof. Dr. Ir. Ilmi, M.Sc. dari Fakultas Teknik, Prof. Dr. Juliati Br. Tarigan, S.Si., M.Si. dan Prof. Dr. Dra Erna Frida, M.Si. dari FMIPA USU. Pengukuhan tersebut dilangsungkan di Auditorium USU pada Senin, (15/8).

Baca Juga:

Dalam sambutannya, Rektor USU menyinggung tentang krisis pembelajaran yang dialami oleh Indonesia selama 20 tahun terakhir berdasarkan indikator tes PISA. Diketahui berdasarkan tes tersebut,Indonesia tidak mengalami peningkatan pembelajaran selama 10-20 tahun terakhir serta sebanyak 70 persen pelajar usia 15 tahun berada di bawah kompetensi umum.

Menanggapi isu tersebut, menurut rektor, satu-satunya cara agar keluar dari krisis dan menjadi sociopreneur university adalah memastikan kecepatan yang dimiliki dalam menyelesaikan persoalan mengelola pendidikan. “Sebab kecepatan tersebut menjadi modal untuk menang dalam kompetisi,” kata Rektor USU.

Mengatasi isu krisis pendidikan tersebut rektor mengatakan akan memberikan akses terbuka bagi masyarakat kemudian melakukan metode pembelajaran dan memodifikasi pembelajaran.

Menurut Rektor USU, kontribusi Tri Dharma yang paling penting yang mesti diberikan oleh guru besar, seperti membantu menjadi contoh agar metode belajar diubah, publikasi lebih bagus, serta penelitian memiliki indikasi perubahan bagi masyarakat.

“Tri Dharmanya itu yang paling penting dilakukan supaya membantu menjadi contoh agar metode belajar diubah, publikasinya menjadi lebih baik,” ujarnya.

Rektor USU juga menyampaikan bahwa USU memiliki beberapa upaya untuk mendorong para dosen menjadi guru besar, di antaranya dengan cara melakukan penelitian, publikasi, inovasi, dan memimbing mengerjakan dokumen prestasi. “Mengingatkan mereka untuk mengerjakan tugas-tugasnya, misalnya melakukan penelitian, publikasi, inovasi,” katanya.

Dalam pembacaan riwayat hidup yang dibacakan oleh Wakil Rektor I Dr. Edy Ikhsan, SH., MA, disebutkan, bahwa Prof. Dr. dr. Blondina Marpaung, Sp.PD, KR., meraih penghargaan dalam meneliti komposisi obat rematik asam urat yang mengandung ekstrak daun sidaguri dan judul pidato pengukuhannya adalah Peran Dermatologi pada Kesehatan Masyarakat Tantangan dan Harapan di Masa Depan.

Sementara Prof. Dr. Ir. Ilmi, M.Sc. dengan judul pidato pengukuhan Tekno Ekonomi Sampah di Kota Medan dalam Studi Kasus TPA Terjun.

Kemudian Prof. Dr. Juliati Br. Tarigan, S.Si., M.Si. yang meraih penghargaan Satya Lencana Karya Satya 10 tahun dengan pidato pengukuhannya adalah Oleokimia Perkembangan dan Prospeknya di Indonesia.

Terakhir Prof. Dr. Dra Erna Frida, M.Si., yang juga meraih penghargaan Satya Lencana Karya Satya 20 tahun dengan judul pidato pengukuhan Pengelolaan Limbah Abu Boiler Kelapa Sawit Menjadi Nano Partikel yang digunakan sebagai Filler. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Soal Dugaan Penyaluran TKI Ilegal Memasuki Babak Baru, S Alias Nino Bungkam Dikonfirmasi Setelah Dipanggil Pihak Polda Sumut
Rapimnas DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus: DMDI Harus Hadir Bantu Umat yang Tertimpa Musibah
Kapuskes TNI Pimpin Delegasi Kesehatan TNI Hadiri Bilateral Thainesia ke 10 tahun 2026 di Thailand
Program Bakti TNI Rehab Gedung SMP Negeri 7 Susua di Hiliwaebu Terus Dikebut, Progres Capai 79 Persen
Karhutla di Desa Sei Sentang, Dua Titik Lahan Gambut Terpantau dari Aplikasi Hotspot
Bawa Dokumen Resmi Tapi Ditangkap, Penyidik Gakkum Kehutanan Diduga Intimidasi Sopir Truk*
komentar
beritaTerbaru