Kebakaran di Lorong I Kel Hamdan Maimun 5 Rumah Penduduk Ludes Jadi Abu.
Kebakaran di Lorong I Kel Hamdan Maimun 5 Rumah Penduduk Ludes Jadi Abu.
kota
Medan | SUMUT24
Baca Juga:
Senin malam (16/1) Kota Medan dua kali diguncang gempa. Pertama pada pukul 19.13 WIB dan kedua pukul 19.42 WIB malam.
Gempa pertama, berdasarkan info BMKG, gempa bermagnitudo 3,9 Skala Richter. Lokasinya di 3.24 LU, 98.59 BT (23 km Barat Daya Kabupaten Deliserdang-Sumut). Dengan kedalaman 10 Km. Dirasakan di Medan I-II MMI (I SIG).
Akibat gempa yang terjadi duak kali tersebut, mengakibatkan terjadi banyak kerusakan baik di Kota Medan, Deliserdang dan Tanah Karo. Data yang berhasil dihimpun SUMUT24, dari tiga kabupaten Kota di Sumut itu, PB PMI Kabupaten Karo dikutip dari Relawan Sinabung menyebutkan 1 unit rumah di Desa Cimbang runtuh, 1 mobil tertimpa rumah dan beberapa unit rumah di Kabupaten Karo rusak.
Sementara dari Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang, akibat gempa banyak terjadi kerusakan diantaranya: Mall Focal Point kawasan Ring Road Medan, Palladium Medan, Lapangan Sekolah Sutomo, Runway Kuala Namu (Runway 05 KNO mengalami kerusakan T/O sm landing dr R23) dan masih banyak lagi kerusakan yang lain masih belum terdata.
Gempa kedua berkekuatan 5,6 SR, Berlokasi di 3.33 LU,98.46 BT (28 km Barat Daya Kabupaten Deliserdang-Sumut) dengan kedalaman 10 Km.
Akibat gempa ini, warga Medan panik. Warga berhamburan ke luar rumah. Warga yang sedang berada di hotel dan pusat perbelanjaan juga berhamburan ke luar gedung.
Berdasarkan informasi yang disebar oleh Kapusdatin BNPB DR Sutopo Purwo, Gempa ini tidak berpotensi Tsunami. Dari informasi BNPB, gempa dirasakan di beberapa Kabupaten Kota di Sumatera Utara. Di antaranya Medan, Deliserdang, Binjai, dan Kabupaten Karo. Warga Panik dan Berhamburan Keluar Rumah
Gempa juga dirasakan hingga wilayah Medan. Intan, salah seorang warga Medan, mengaku gempa dirasakan lebih kurang selama lima detik.
“Gempa sekitar 5 detik, tapi lumayan berasa. Pintu kaya kebanting-banting gitu,” ungkap Intan.
Saking kencangnya guncangan, kata Intan, banyak warga dekat rumahnya hingga keluar rumah. “Warga sempat ke luar rumah, pada teriak, keluar-keluar,” terangnya.
Pantauan Wartawan di Restauran Wong Solo Jalan Gajah Mada Medan, terlihat pengunjung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri, kalau-kalau terjadi runtuh.
“Baru siap kami makan bang, tiba-tiba meja bergetar dan kepala terasa pusing sehingga kami terpaksa keluar dari restauran itu. Pas kami di luar juga masih terasa gempanya,” ucap Warga Medan Kaslin.
Tak berapa lama gempa terjadi pengunjung wong solo kembali melanjutkan makan di Restauran tersebut dengan rasa was-was, mana tau Gempa datang lagi.
Seperti diketahui Pusat gempa pada titik koordinat 3,33 Lintang Utara, dan 98,46 BUjur Timur. “Kedalaman 28 kilometer sebelah barat daya Kabupaten Deliserdang, Sumatera UTara. Kedalamannya Kedalaman 10 Kilometeer.
Guncangan gempa juga terasa hingga ke Kuacane, Aceh Tenggara, Kota Langsa sempat terjadi kepanikan warga setempat. “Warga berhamburan keluar rumah, goncangan terasa cukup keras,” sebut Arman. Belum diketahui, kerusakan yang ditimbulkan akibat guncangan gempa tersebut.
Gempa Akibat Patahan Tektonik
Gempa disebabkan terjadinya patahan tektonik di wilayah Deliserdang, sehingga tidak berpotensi tsunami. Hanya kemungkinan masih ada gempa susulan, akan tetapi tidak lebih besar dari gempa utamanya. Hal itu ditegaskan Sunardi, Kepala BMKG Medan Tuntungan kepada SUMUT24, Senin malam (16/1).
Kendati tidak bisa jarak gempa susulan dari gempa utamanya, dalam keterangganya itu, Sunardi sempat menuturkan settelah terjadinya gempa utama, telah tercatat gempa susulan, yakni 2,3 Skala Richter.
“Namun hal ini tidak dirasakan sampai ke Kota Medan, gempa itu diketahui berdasarkan deteksi alat,” terangnya.
Sunardi menghimbau, agar seluruh masayrakat waspada dan tidak panik, karena gempa ini adalah gempa yang terjadi di darat. Yang dimaksud dengan waspada ini adalah, lanjutnya, mungkin ada rumah yang dindingnya sudah retak, harus diwaspadai bila terjadi gempa susulan lagi.
Sementara itu, relis yang dikirim oleh Kalaksa BPBD Kota Medan, Dra. Hannalore Simanjuntak, M.I menyatakan, kemarin malam menyebutkan, gempa dengan kekuatan 5,6 SR ini tidak berpotensi tsunamin.
Kondisi Medan hingga saat ini sudah aman dan terkendali, pasca gempa yang terasa di kota Medan durasi 5-8 detik, terjadi kepanikan dari masyarakat saat terjadi gempa khususnya di tempat-tempat keramaian (plaza/mall/hotel).
Hingga berita ini disampaikan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Medan sudah monitor ke seputaran Kota Medan. Dari hasil pantauan Tim yang memantau di lapangan, TRC berhasil mengumpulkan beberapa dokumentasi dibeberapa titik kumpul dan dampak kerusakan serta hal-hal lainnya di Kota Medan akan disampaikan lebih lanjut.(W01/W01/C1)
Kebakaran di Lorong I Kel Hamdan Maimun 5 Rumah Penduduk Ludes Jadi Abu.
kota
Pembunuhan Wanita dalam Kontainer Digelar 40 Adegan
kota
Medan Dalam semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan, Ikatan Alumni Universitas Pembangunan Panca Budi (IKA UNPAB) menggelar kegiatan
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) memastikan kesiapsiagaan sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Utara selama Bulan Suci Ramadan hingga H
kota
sumut24.co ASAHAN, Dalam suasana yang penuh kebersamaan, Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan menggelar kegiatan Santunan Anak Yatim serta Buka
News
Wali Kota menghadiri Pembukaan Bazar Ramadhan Serentak di seluruh wilayah teritorial Indonesia, secara virtual
kota
Wali Kota membawa seratusan anak yatimpiatu berbelanja di pusat perbelanjaan Ramayana
kota
Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana
kota
Kabar Gembira, Pemprovsu Beri THR Guru PPPK Paruh Waktu dan Guru Tidak Tetap
kota
Pentingnya Pemetaan Pembangunan
kota