Sabtu, 14 Maret 2026

Tahun 2017, Bangkitnya Para Leluhur

Administrator - Rabu, 11 Januari 2017 11:54 WIB
Tahun 2017, Bangkitnya Para Leluhur

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Tahun 2017 adalah tahun spiritual, dan akan dipenuhi dengan kejadian misteri. Salah satunya, adalah tumbangnya pohon yang diperkirakan sudah berusia seratus tahun di Lapangan Merdeka Medan, Senin (9/1). Tumbangnya pohon tua ini, dikatakan punya kaitan dengan bangkitnya para leluhur. Hal ini disebabkan, karena warga Kota Medan sudah tidak pernah lagi mengingat para leluhurnya, dan melupakan sejarah Kota Medan.

Hal itu dikatakan Profesor N Sorimangaraja Sitanggang, Guru Spiritual Dunia dan juga Maestro Indonesia kepada SUMUT24, Senin (9/1) saat diminta pandangan spritualnya soal tumbangnya pohon tersebut.

“Jadi yang perlu dilakukan dan dibutuhkan saat ini adalah penyeimbangan antara manusia dengan alam. Kemungkinan besar, yang terjadi dengan tumbangnya pohon itu adalah bangkitnya para kekuatan dan keajaiban para leluhur zaman dahulu,” ujarnya.

Profesor N Sorimangaraja juga menyampaikan, pada tanggal 7 bulan 7 tahun 2017 ini, pihaknya akan menggelar sedekah bumi menyelaraskan bumi Indonesai. Dimana, tujuan dilaksanakanya acara ini adalah, menyelaraskan bumi dengan manusia atau rakyatnya, agar tidak melupakan leluhurnya masing-masing.

“Tahun 2017 ini, adalah tahun spiritual. Agar masyarakat Indonesia lebih menggenal jati dirinya masing-masing terhadap tatanan kehidupan, dan mengingat para leluhurnya,” tandasnya. (W01)

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pembunuhan Wanita dalam Kontainer Digelar 40 Adegan
Ramadan Penuh Berkah, IKA UNPAB Gelar Buka Puasa Bersama dan Aksi Berbagi Takjil
PLN Pastikan Kesiapsiagaan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara Selama Ramadan Hingga Idulfitri 1447 H
Bupati Didampingi Wakil Bupati Asahan Hadiri Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama Dinas Kesehatan
Wali Kota menghadiri Pembukaan Bazar Ramadhan Serentak di seluruh wilayah teritorial Indonesia, secara virtual
Wali Kota membawa seratusan anak yatim-piatu berbelanja di pusat perbelanjaan Ramayana
komentar
beritaTerbaru