Sambut Milad ke-27, PB Pendawa Indonesia Gelar Touring Wisata ke Puncak Merga Silima
Sambut Milad ke27, PB Pendawa Indonesia Gelar Touring Wisata ke Puncak Merga Silima
kota
MEDANÂ | Sumut24.co
Baca Juga:
Direktur Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) Azhari AM Sinik berpendapat, anggaran untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur, termasuk sarana dan prasarana jalan yang mantap diperkirakan menelan biaya Rp 11 triliun.
“Idealnya, dibutuhkan dana Rp 11 triliun untuk membuat jalan di Sumut benar-benar mantap dan nyaman dilalui,” kata Azhari (Ari) Sinik kepada Waspada di Medan, Selasa (19/7).
Menurut Ari, saat ini panjang jalan di Sumut berkisar 3.300 km, dan yang akan diperbaiki sekitar 450 km, yang dituangkan melalui anggaran tahun jamak 2022-2023 sebesar Rp 2,7 triliun.
“Sebenarnya masih jauh dari kecukupan, dan dengan dana tersebut belum seluruhnya dapat menuntaskan persoalan infrastruktur di Sumut.
Karena panjang jalan yang dapat di-cover dengan anggaran sebesar itu baru sekitar 450 km. Sementara kondisi jalan rusak, masih lebih panjang dari itu.
Dari perspektif LIPPSU, saat ini kondisi infrastruktur di Sumut sudah sangat memprihatinkan, baik jalan, jembatan nasional, provinsi maupun kabupaten/ kota.
Akibat dari kurang mantapnya infrastruktur jalan dan jembatan di Sumut, menimbulkan dampak dari berbagai aspek,  terutama dalam peningkatan ekonomi rakyat dan kurangnya PAD do lima sektor, maupun PAD Kabupaten Kota sendiri.
Dijelaska Ari, Provinsi Sumatera Utara kaya akan sumber daya alam, budaya dan peradabannya, yang merupakan modal yang sangat signifikan untuk dapat membangun provinsi ini yang maju dan bermartabat.
Bila masyarakat dan Pemprovsu, baik Kabupaten dan Kota dapat bersinergi, dengan mengedepankan semangat kebersamaan, tentunya cita-cita membangun jalan mant akan terwujud.
“Kedepankan kebersamaan, bukan mengedepankan ego sentris masing masing daerah,” ujarnya.
Melirik dari program prioritas Gubernur Sumut dengan konsep “Menata Kota Membangun Desa”, ini merupakan konsep program yang sangat strategis membangun Sumateta Utara secara menyeluruh yang lebih baik.
Artinya, Pemprovsu tidak membedakan antara Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara.
“Sayangnya program yang strategis ini di dalam membangun perekonomian rakyat, kurangnya senergitas antara Pemerintah Daerah Provsu dan Kabupaten Kota di Sumatera Utara menjadi kendala utama mewujudkan Sumut yang kaya dan bermartabat,” pungkas Ari.rel/genk
Sambut Milad ke27, PB Pendawa Indonesia Gelar Touring Wisata ke Puncak Merga Silima
kota
Sekjen DPP AMPI Apresiasi Capaian Pemerintahan Prabowo dalam 21 Bulan
News
Medan sumut24.co Kasus dugaan Penyaluran Tenaga Kerja Indonesia (TKI) diduga ilegal ke Malaysia yang dilakukan oleh seorang oknum Agen pen
Hukum
Rapimnas DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus DMDI Harus Hadir Bantu Umat yang Tertimpa Musibah
News
Thailand sumut24.co Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayor Jenderal TNI dr. Hadi Juanda Sp.PD., MARS., CfrA, didampingi Kaunit Kermab
News
Nias Selatan sumut24.co Program Bakti TNI untuk Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto terus menghadirkan manfaat bagi masyaraka
News
Labuhanbatu sumut24.co Titik panas (hotspot) terdeteksi melalui aplikasi pemantauan berbasis satelit NASANOAA20 di Dusun Wonorejo 33, Des
News
Kasus Sopir Truk Kayu Berbuntut Panjang Gakkum Kehutanan Disemprot Anggota DPRD Sumu
kota
Wali Kota menerima audiensi dan silaturahmi Fakultas Agama Islam UMA Pertemuan berlangsung di ruang kerja wali kota
News
Wali Kota Menyambut hangat kehadiranRektor Universitas UHKBPN dalam rangka MOu Dengan Pemko Siantar
kota