Sabtu, 14 Maret 2026

Keluarga Histeris, Korban Hercules Tiba di Medan

Administrator - Senin, 19 Desember 2016 20:13 WIB
Keluarga Histeris, Korban Hercules Tiba di Medan

MEDAN | SUMUT24 Suasana sedih dan haru menyelimuti Lanud Soewondo, eks Bandara Polonia Medan, saat kedatangan jenazah Kapten (Pnb) Jhan Hotlan Farlin Saragih, 1 dari 13 korban meninggal dunia jatuhnya pesawat Hercules di Wamena, Papua, Senin (19/12).

Baca Juga:

Jenazah korban dibawa menggunakan pesawat Boieng 737 Seri AI 7301. Tangis keluarga pun pecah saat peti jenazah berselimutkan bendera merah putih diturunkan dari pesawat. Bahkan, istrinya Hotriani Kristina Boru Purba, meratapi peti jenazah suaminya.

Penyambutan dan penyerahan peti jenazah kepada keluarga korban dipimpin oleh Danlanud Soewondo Kolonel (Pnb) Arifien Sjahrier. “Nanti pemakamannya dilakukan secara militer,” kata Kapentak Lanud Soewondo Mayor Jhoni Tarigan.

Di sisi lain, istri almarhum yang merupakan anggota polisi dari Polres Malang, Jatim, tak henti-hentinya menangis. Ia duduk di kursi roda, dan terus meratapi suaminya tercinta.

Hotriani bahkan sempat pingsan. Kelurganya pun berusaha menenangkannya. “Kuatkan dirimu, Tuhan lebih sayang suamimu, kamu nggak boleh sedih,” ujar seorang kerabatnya.

Rencananya korban akan dimakamkan di kampung halamannya, Silau Kahean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut). Perihal rencana pemakaman almarhum disampaikan oleh paman korban, Waldison Purba, yang ikut menerima penyerahan jenazah di Lanud Soewondo. “Besok dimakamkan di Simalungun,” jawabnya saat ditanya wartawan.

Menurutnya, sehari sebelum kejadian, almarhum sempat berkomunikasi dengan keluarganya. “Kami terkejut setelah menonton TV, ada namanya, jadi korban jatuhnya Hercules,” tambahnya.

Soal rencana pemakaman almarhum juga dibenarkan Danlanud Soewondo Kolonel (Pnb) Arifien Sjahrier. “Kita lepas menuju kampung halamannya, dimakamkan besok,” sebutnya.

Diketahui, almarhum meninggalkan seorang istri yang bernama Bripka Hotriani Kristina Purba yang bertugas di Polres Malang. Dan dua orang anak yang masih balita, yakni Daniel (4) dan Gabriel (2).

Diketahui, Kapten (Pnb) Jhan Hotlan Parlin Saragih merupakan satu dari 13 korban jatuhnya pesawat Hercules C-130 milik TNI AU. Pesawat yang ditumpanginya jatuh tepat di Distrik Minimo, Kabupaten Jaya Wijaya, Papua.

Awalnya, pesawat yang terbang dari Timika menuju Wamena ini hendak mengantarkan sembako dan 12 ton semen guna pembangunan. Karena diduga masalah angin, pesawat oleng dan menghantam kawasan pegunungan.

Pesawat dengan nomor registrasi A-1334 itu hilang kontak pada Minggu kemarin (18/12/2016) sekitar pukul 06.09 WIT. Pesawat itu dipiloti Mayor (Pnb) Marlon A Kawer dengan rute penerbangan dari Timika ke Wamena. (int/W08)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Wali Kota menghadiri Pembukaan Bazar Ramadhan Serentak di seluruh wilayah teritorial Indonesia, secara virtual
Wali Kota membawa seratusan anak yatim-piatu berbelanja di pusat perbelanjaan Ramayana
Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana
Kabar Gembira, Pemprovsu Beri THR Guru PPPK Paruh Waktu dan Guru Tidak Tetap
Pentingnya Pemetaan Pembangunan
Pj Sekdaprov Sumut Kukuhkan Pengurus Korpri Karo 2025–2030
komentar
beritaTerbaru