Sabtu, 22 Agustus 2026

KSPSI TOLAK PENGHAPUSAN KOPERASI TKBM DI PELABUHAN LAUT

Administrator - Jumat, 08 Juli 2022 14:30 WIB
KSPSI TOLAK PENGHAPUSAN KOPERASI TKBM DI PELABUHAN LAUT

Jakarta | Sumut24.co

Baca Juga:

Suasana getir merebak di aula Koperasi Primer TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) Tj. Priok Jakarta Utara saat membahas isu adanya rwmcana pencabutan SKB 2 Dirjen dan 1 Deputi yang menjadi legalitas keberadaan Koperasi TKBM. Mereka sangat khawatir akan menjadi lebih menderita atau bahkan menjadi pengangguran bila pencabutan itu dilakukan.

Namun para pimpinan dari 7 (tujuh) Serikat Pekerja yang menaungi lebih dari 2200 pekerja/buruh bongkar muat di pelabuhan itu sedikit terobati dengan kehadiran Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat, hari ini, Jumat (8/7/22).

Semua keluh kesah disampaikan langsung oleh para pimpinan SP/SB Tj. Priok kepada Jumhur termasuk dari Ketua Primer Koperasinya Asep Slamet. Para Pekerja TKBM resah dengan rencana Pemerintah menghapus eksistensi Koperasi TKBM. “Saya pastikan bahwa saya dan 17 Federasi yang bernaung dalam KSPSI serta para Pimpinan Serikat Buruh/Pekerja lainnya di tingkat nasional adalah bersama dengan saudara-saudara menolak pencabutan SKB 2 Dirjen dan 1 Deputi yang akan menghapus eksistensi TKBM ini”, tegas Jumhur disambut hiruk pikuk para pimpinan serikat pekerja dan mandor TKBM Tj. Priok

Kemudian Jumhur kembali menegaskan tidaklah boleh di negara Pancasila ini pekerja yang aktif di lingkungan negara dalam hal ini PT. PELINDO hidup dalam ketidakpastian dan kesejahteraan yang rendah. “Kita menolak eksploitasi manusia oleh manusia dan kita juga menolak eksploitasi manusia oleh negara dalam hal ini PELINDO. Mereka telah berjasa lebih dari 40 tahun memperlancar arus barang yang nilainya puluhan ribu trilyun selama ini harusnya mendapat kepastian kerja dan bisa menikmati masa pensiun yang layak bagi kemanusiaan”, ungkap Jumhur penuh haru.

Seperti diketahui selama ini para pensiunan pekerja TKBM tidak mendapat pesangon yang layak saat mereka purna bakti yaitu hanya dapat Rp. 30 juta bahkan kurang, padahal telah bekerja lebih dari 30 tahun.

Selanjutnya, Jumhur juga menekankan bahwa kekuatan kaum buruh itu pada kekompakannya. Bila satu sektor buruh disakiti maka sektor yang lainpun akan merasa sakit. “Karena itu tetaplah jaga kekompakan dan jangan sampai ada londo-londo ireng yang memecah belah kekompakan kaum buruh”, pungkas Jumhur mengakhiri dialog.rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Sambut Milad ke-27, PB Pendawa Indonesia Gelar Touring Wisata ke Puncak Merga Silima
Sekjen DPP AMPI Apresiasi Capaian Pemerintahan Prabowo dalam 21 Bulan
Soal Dugaan Penyaluran TKI Ilegal Memasuki Babak Baru, S Alias Nino Bungkam Dikonfirmasi Setelah Dipanggil Pihak Polda Sumut
Rapimnas DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus: DMDI Harus Hadir Bantu Umat yang Tertimpa Musibah
Kapuskes TNI Pimpin Delegasi Kesehatan TNI Hadiri Bilateral Thainesia ke 10 tahun 2026 di Thailand
Program Bakti TNI Rehab Gedung SMP Negeri 7 Susua di Hiliwaebu Terus Dikebut, Progres Capai 79 Persen
komentar
beritaTerbaru