Sabtu, 14 Maret 2026

Partai NasDem Terancam Didiskualifikasi Dari Pemilu 2019

Administrator - Senin, 05 Desember 2016 07:53 WIB
Partai NasDem Terancam Didiskualifikasi Dari Pemilu 2019

Medan | Sumut24 Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi meminta kepada semua pengurus di tingkat DPW, DPD Partai NasDem agar jangan sepele menghadapi verifikasi faktual 2017 mendatang. Partai NasDem bisa didiskualifikasi dari Pemilu 2019 jika kader tidak serius mempersiapkan diri.

Baca Juga:

“Hari ini (kemarin) kita ditunjukkan raport kinerja. Dari ini tentu harus dilakukan perbaikan. Hari ini kita bersiap karena sebentar lagi akan dilakukan verifikasi KPU. Kita bisa didiskualifikasi kalau tidak ada persiapan. Jadi harus ditanggapi dengan serius, baik oleh DPW, DPD maupun anggota DPRD dari NasDem,” kata Erry, dalam Rapat Koordinasi VI DPW Partai NasDem Sumut di kantor DPW NasDem Sumut, Jalan Mongonsidi, Medan, Kemarin.

Erry menjelaskan, Partai NasDem berbeda dengan yang lainnya. Partai NasDem tidak mau membuat acara-acara besar dengan memobilisasi massa. Namun, bukan berarti tak memiliki pendukung besar.

“Memobilisasi massa yang ramai, akan mengeluarkan biaya besar. Kita tidak mau itu, tetapi harus terukur, tidak perlu massa ramai tapi memiliki pergerakan nyata. Intinya, kita disuruh kerja, kerja, dan kerja,” kata Gubernur Sumut ini.

Dikatakan Erry, seluruh anggota DPRD NasDem wajib koordinasi dengan DPW dan DPD dalam bertugas. Selama ini kebanyakan jalan-jalan sendiri tanpa mempedulikan organisasi atau lainnya. Ke depan langkah seperti ini tidak boleh lagi.

“Kita harus sama-sama membesarkan partai di kabupaten/kota masing-masing sesuai tugasnya. Akan ada evaluasi setiap tahunnya dari DPW. Anggota DPRD bertanggung jawab atas pembentukan struktur partai di daerahnya masing-masing. Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui,” kata Erry.

Pidato Erry ini pun disambut tepukan tangan meriah dari seluruh kader NasDem yang hadir. Teriakan yel-yel NasDem pun memeriahkan suasana Rakorda tersebut.

Sekretaris DPW Partai NasDem Sumut Iskandar ST mengatakan, dari 33 kabupaten/kota yang sudah melakukan input Kartu Tanda Anggota (KTA) 19 DPD,itupun belum ada yang memenuhi target dari yang ditetapkan DPP.

“Yang terbaik saat ini masih Madina, jadi masih ada 14 DPD belum melakukan input KTA.Kita kasih dealine hingga 20 Desember,padahal sosialisasi ini sudah beberapa bulan lalu kita lakukan,”kata Iskandar .

Iskandar mencontohkan, daerah Sulawesi Selatan yang jumlah penduduknya jauh dari Sumut saat ini menduduki peringkat pertama atau mencapai 45.000. karenanya Sumut sebagai salah satu provinsi terbesar di luar Jawa seharusnya mampu menduduki ranking 5 setelah, Jawa Tengah, Jawa Barat Dan Banten.

“Logikanya seharusnya Sumut mampu menduduki ranking 5.Artinya saat ini kita masih keteter di KTA.untuk itu proses input KTA harus betul-betul serius dilakukan,’tandasnya.

Iskandar juga mengingatkan, infrastruktur kantor DPD juga harus diperhatikan dan jangan dianggap setelah Verifikasi Faktual (VF) oleh DPP maka pekerjaan tersebut sudah sslesai.”Ini belum selesai, justru pekerjaan ini baru dimulai karena saat ini kita sudah masuk ke penajaman, “ungkapnya.

Kedepannya imbuh Iskandar, pihaknya segera melakukan audit lapangan guna mengecek benar atau tidak infrastruktur DPD di setiap daerah wilayah Sumut. Selain itu DPP dan DPW NasDem Sumut akan mengevaluasi kinerja kepada Ketua DPD termasuk anggota DPRD.

“Jika ada anggota DPRD dan DPD tidak sejalan, maka kami harapkan bisa bersinerji melakukan pembentukan infrastruktur partai,”pungkasnya.(W04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana
Kabar Gembira, Pemprovsu Beri THR Guru PPPK Paruh Waktu dan Guru Tidak Tetap
Pentingnya Pemetaan Pembangunan
Pj Sekdaprov Sumut Kukuhkan Pengurus Korpri Karo 2025–2030
Dorong Event Internasional Berkelas Dunia untuk Dongkrak Pariwisata Sumut
Warga Binjai Sambut Baik Program Internet Gratis
komentar
beritaTerbaru