Maknai Kasih Paskah, PTPN IV PalmCo Salurkan Rp 1,49 Miliar untuk Gereja dan Panti Asuhan
Maknai Kasih Paskah, PTPN IV PalmCo Salurkan Rp 1,49 Miliar untuk Gereja dan Panti Asuhan
kota
MEDAN I Sumut24.co Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi terus mendorong pengembangan kawasan Masjid Raya Barus, Situs Makam Mahligai dan Situs Makam Papan Tinggi, yang berada di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), menjadi kawasan segitiga wisata religi sejarah.
Baca Juga:
- Maknai Kasih Paskah, PTPN IV PalmCo Salurkan Rp 1,49 Miliar untuk Gereja dan Panti Asuhan
- RUPS Bank Sumut 2026: Pemda Perkuat Modal, Bank Sumut Siap Akselerasi Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
- Pembahasan Ranperda Sistem Kesehatan Kota Medan Berlanjut, Rico Waas Hadiri Paripurna Jawaban Fraksi DPRD Medan
Pengembangan kawasan segitiga wisata religi tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Barus dan sekitarnya. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) akan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng dan Forkopimda.
“Saya mau kalau orang datang ke Sumut itu, salah satu tujuannya itu datang ke Barus, jadi ada segitiga wisata nanti, ada Masjid Raya Barus, Situs Makam Mahligai dan Situs Makam Papan Tinggi,†kata Edy Rahmayadi saat memimpin rapat pengembangan tiga kawasan wisata tersebut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan, Kamis (9/6).
Barus merupakan titik nol peradaban Islam di Nusantara. Hal itu merupakan potensi yang harus dikembangkan lebih lanjut. Sehingga nantinya bisa meningkatkan perekonomian Sumut, khususnya Tapteng.
“Niat kita baik, datang orang ke sini pariwisata masuk, Penghasilan Asli Daerah (PAD) akan bertambah, rakyat sejahtera,†kata Edy.
Selain itu, Edy meminta tetap menggunakan kearifan lokal dalam pengembangan wisata di Barus. Menurutnya, kearifan lokal tidak boleh hilang. Sebab budaya dan kearifan lokal merupakan aset daerah yang berbudaya dan bermartabat.
Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Afifi Lubis menyampaikan, Pemprov Sumut berkomitmen memberi perhatian pada sejarah dan situs-situs yang perlu dikembangkan. Pembangunan pariwisata merupakan prioritas Pemprov Sumut yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumut.
Dengan potensi nilai sejarah Barus yang besar, maka harus didukung dengan infrastruktur yang baik pula. “Untuk itu, diharapkan ada kolaborasi yang baik antara Pemprov, Pemkab Tapteng dan Forkopimda secara menyeluruh,†kata Afifi.
Pemkab Tapteng sangat mendukung niat baik Gubernur dalam pengembangan kawasan wisata di Barus itu. “Kami menyambut baik dukungan Gubernur dalam pengembangan ikon wisata Barus, kami respont positif, kami yakin melalui kerja sama ini akan berjalan dengan baik,†kata Pj Bupati Tapteng Yetti Sembiring, yang juga hadir dalam pertemuan tersebut.red2
Maknai Kasih Paskah, PTPN IV PalmCo Salurkan Rp 1,49 Miliar untuk Gereja dan Panti Asuhan
kota
Medan Komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkuat peran PT Bank Sumut sebagai bank pembangunan daerah kembali ditegaskan melalui Ra
Ekbis
Medan, Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan de
kota
Medan Sumut24.coWakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap memiliki gagasan dalam memberikan hunian yang lebih layak bagi warga yang ber
kota
Komandan Seskoad Tinjau Trauma Healing hingga Renovasi Fasilitas di KKL Wilhan Cisarua
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam semangat kebersamaan pasca Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera B
kota
sumut24.co Labuhanbatu, Bupati Labuhanbatu dr, Hj, Maya Hasmita Sp,Og memutasikan dokter gigi Artika Rambe dari Puskesmas Negeri Lama ke Pu
News
5 Tahun Beraksi! Terbongkar Modus Mantan Polisi dan Istri Diduga Jalankan Skema Penipuan di Internal Polres Padangsidimpuan
kota
Medan Sumut24.co Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap menegaskan bahwa perang terhadap narkoba bukan hanya soal penindakan hukum,
kota
Bank BRI Padangsidimpuan Lalai? Skandal Pinjaman &039Gelap&039 Seret 34 Polisi, Modus Gadai SK Terkuak, Rp10,2 Miliar Raib
kota