RUPS Bank Sumut 2026: Pemda Perkuat Modal, Bank Sumut Siap Akselerasi Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Medan Komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkuat peran PT Bank Sumut sebagai bank pembangunan daerah kembali ditegaskan melalui Ra
Ekbis
MEDAN I Sumut24.co Peringatan Hari Jamu Nasional yang ke-14 tahun diharapkan menjadi momentum untuk kebangkitan jamu di Indonesia dan Sumatera Utara (Sumut) khususnya. Sebagai obat tradisional yang sudah digunakan secara turun temurun, jamu juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Baca Juga:
- RUPS Bank Sumut 2026: Pemda Perkuat Modal, Bank Sumut Siap Akselerasi Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
- Pembahasan Ranperda Sistem Kesehatan Kota Medan Berlanjut, Rico Waas Hadiri Paripurna Jawaban Fraksi DPRD Medan
- Beri Hunian Yang Lebih Layak, Wakil Wali Kota Medan Sarankan Apersi Bangun Rumah Susun Bagi Warga Pinggiran Sungai
Demikian disampaikan Ketua Dewan Rempah Indonesia (DRI) Sumut Nawal Lubis pada Peringatan Hari Jamu Nasional yang mengangkat tema ‘Pemanfaatan dan Peningkatan Daya Saing Jamu Menuju Sumut Sehat dan Bermartabat’, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Selasa (31/5).
“Perubahan gaya hidup masyarakat yang mulai beralih ke minuman herbal tradisional yang dinilai lebih sehat, membuat jamu semakin naik daun. Ini juga menjadi peluang bisnis usaha jamu semakin terbuka lebar,” ucap Nawal Lubis..
Hadir dalam kegiatan ini, Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari, Ibu-ibu Forkopimda, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota yang hadir maupun mengikuti secara virtual, OPD Sumut serta para pelaku usaha jamu Sumut.
Kepada para pelaku UMKM Jamu, Nawal berpesan, agar terus berupaya meningkatkan daya saing produk jamu, karena pelaku usaha jamu mempunyai peran yang strategis dalam rangka peningkatan perekonomian di Sumut. Hal ini juga berdampak pada petani rempah penghasil bahan baku jamu sebagai peluang usaha yang menjanjikan.
“Mari kita bersama mendorong dan memperkuat UMKM obat tradisional dan usaha jamu mampu memproduksi produk yang berkualitas, berdaya saing dan mampu mengisi pasar ekspor,” katanya.
Beberapa hal yang harus diperhatikan agar khasiat jamu yang dihasilkan terjamin aman dikonsumsi dan dapat memberikan manfaat bagi kesehatan adalah pemilihan dan pengolahan bahan baku yang baik serta kualitas, mendapat izin BPOM, sertifikat Halal dan persyaratan lainnya.
Kepala Dinas Perkebunan Sumut sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Hari Jamu Lies Handayani Siregar mengatakan, pelakasanaan kegiatan yang diinisasi Ketua DRI Sumut tersebut adalah bertujuan untuk mengangkat kearifan lokal dan meningkatkan jamu menuju daya saing secara global.
“Pada pertemuan ini selain seminar juga akan dilakukan expo jamu jamu yang ada di Sumut. Untuk seminar akan membahas manfaat jamu dan peran keamanan jamu untuk kesehatan,” ucap Lies Handayani.
Lies mengatakan, sebanyak 30 ribu tanaman yang ada di Indonesia sudah dijadikan herbal/jamu oleh masyarakat dan telah dikonsumi 50% oleh masyarakat. “Ini adalah angka yang sangat menggembirakan. Namun pemerintah tetap mengedepankan keamanan dan standar bagi jamu olahan yang saat ini banyak beredar di masyarakat yang diatur oleh UU kesehatan No. 46/2009,” katanya.
Kesempatan itu, Nawal Lubis didampingi Sri Ayu Mihari dan rombongan juga meninjau seluruh gerai expo produk kemasan dan bahan rempah jamu yang dipamerkan. Bahkan sempat mencicipi racikan jamu yang disediakan dalam pameran itu, serta bertanya tentang kasiat dan dari rempah apa saja jamu tersebut diolah.
Ribuan produk olahan jamu tersedia pada kegiatan tersebut, baik yang berupa ramuan mentah, olahan minyak serta berbagai rempah yang ada di Sumut seperti daun kelor, daun min, jahe, kunyir serta masih banyak lainnya.
Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari mengajak masyarakat untuk terus melestarikan jamu. “Jamu ini harus tetap ada. Karena jamu ini sangat bermanfaat untuk kita semua. Untuk anak-anak maupun orang dewasa, laki-laki maupun perempuan. Semoga bisa tetap melestarikan jamu ini,” ujarnya.
Ia sendiri juga sampai saat ini masih mengonsumsi ramuan rempah-rempah. Kalau jamu sendiri, dulu ia juga sempat minum jamu gendong. “Kalau sekarang saya sudah tidak ada lagi konsumsi jamu. Karena langganan jamu gendong saya sudah almarhum,” ujar di tengah-tengah meninjau stand para UMKM. W03
Medan Komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkuat peran PT Bank Sumut sebagai bank pembangunan daerah kembali ditegaskan melalui Ra
Ekbis
Medan, Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan de
kota
Medan Sumut24.coWakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap memiliki gagasan dalam memberikan hunian yang lebih layak bagi warga yang ber
kota
Komandan Seskoad Tinjau Trauma Healing hingga Renovasi Fasilitas di KKL Wilhan Cisarua
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam semangat kebersamaan pasca Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera B
kota
sumut24.co Labuhanbatu, Bupati Labuhanbatu dr, Hj, Maya Hasmita Sp,Og memutasikan dokter gigi Artika Rambe dari Puskesmas Negeri Lama ke Pu
News
5 Tahun Beraksi! Terbongkar Modus Mantan Polisi dan Istri Diduga Jalankan Skema Penipuan di Internal Polres Padangsidimpuan
kota
Medan Sumut24.co Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap menegaskan bahwa perang terhadap narkoba bukan hanya soal penindakan hukum,
kota
Bank BRI Padangsidimpuan Lalai? Skandal Pinjaman &039Gelap&039 Seret 34 Polisi, Modus Gadai SK Terkuak, Rp10,2 Miliar Raib
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Tim gabungan TNI AL dan Imigrasi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) non pros
News