Sambut Milad ke-27, PB Pendawa Indonesia Gelar Touring Wisata ke Puncak Merga Silima
Sambut Milad ke27, PB Pendawa Indonesia Gelar Touring Wisata ke Puncak Merga Silima
kota
MEDAN, Sumut24.co Ina Nasution, Humas Ikatan Perempuan Nasution (Ipernas) dijambret di Jalan Bilal Pulu Brayan Darat Medan Timur, Minggu (22/5/2022) sekira pukul 14.00 WIB.
Baca Juga:
Ina yang juga istri redaktur sumut.poskota.co.id ini, kini luka-luka seperti bibir pecah, lecet di tangan dan kaki, pelipis serta terkilir di beberapa bagian tubuh yakni bahu sebelah kiri sehingga sakit jika digerakkan.
Menurut sumber di tempat kejadian, Ina yang sudah terkapar pingsan, dikira warga merupakan korban tabrak lari. Sebab warga tak melihat peristiwa penjambretan yang dilakukan dua lelaki dengan speda motor.
“Kata warga yang duduk di warung dekat situ, korban terkapar dan disangka merupakan korban tabrak lari, ” ujar Dewi salah seorang warga.
Kronologis menurut Ina Nasution yang bermukim di Bandar Selamat, Dusun 6 Percut Sei Tuan Deli Serdang ini, setelah bisa ditanyai, dirinya bermaksud menghadiri acara halal bil halal di rumah salah seorang anggota Ikatan Keluarga Besar SMP 16 Medan di Jalan Karya Medan.
Naas, sesampainya di Jalan Bilal depan Gang Surya, Tiba-tiba dari belakang dua penjambret yang memakai topi, menyentak tas sandang yang dipakainya.
“Tiba-tiba ada yang menarik tali tas sandang. Rupanya tas masih nyangkut di ketiakku. Terus saja mereka tarik. Jadi pas kreta jatuh, badanku terseret mereka yang memegang tali tas. Adalah dua meter terseret, lalu dilepas dan mereka kabur, ” cerita Ina.
Kemudian karena benturan ke aspal membuat Ina tak mampu berteriak apalagi bibirnya pecah dan giginya goyang.
“Sakit, shock, terkejut membuat aku tak bisa berteriak. Trus mungkin aku pingsan. Sadar-sadar sudah rame. Ada yang nyuruh telepon keluarga. Trus aku bilang aku adiknya Kak Iyot. Barulah dipanggil orang Dewi, ” kata Ina.
“Untung juga kejadiannya di sini (Bilal, red) dekat rumah kakak ipar ku, Kak Iyot, ” tambahnya.
Sementara itu penjambretan di Jalan Bilal Medan Timur, menurut Bambang dan Pipit bukan sekali ini saja terjadi. Meski terbilang tidak sepi, namun jambret di Jalal Bilal terbilang nekat.
“Memang kalau di Bilal ini jangan nampak mereka pakai tas sandang, pasti disikat. Mau siang bolong pun mereka tak perduli, ” ujar Pipit warga di situ.
Menurut mereka, jambret sendiri bukan orang Bilal. “Pelaku diperkirakan orang Perwira, Meteorologi dan Bayangkara. Kalau orang sini gak mau main gitu. Lagian sedang pada sekolah (penjara, red), ” kata Bambang.
Pengamat kebudayaan, Ketua LKKI Sumut, Ayub meminta agar polisi memberikan keamanan kepada masyarakat.
“Peristiwa istri saya ini terindikasi Polisi Medan Timur lengah. Jambret di siang bolong itu benar-benar mencoreng wibawa polisi Medan Timur, ” ujarnya.rel
Sambut Milad ke27, PB Pendawa Indonesia Gelar Touring Wisata ke Puncak Merga Silima
kota
Sekjen DPP AMPI Apresiasi Capaian Pemerintahan Prabowo dalam 21 Bulan
News
Medan sumut24.co Kasus dugaan Penyaluran Tenaga Kerja Indonesia (TKI) diduga ilegal ke Malaysia yang dilakukan oleh seorang oknum Agen pen
Hukum
Rapimnas DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus DMDI Harus Hadir Bantu Umat yang Tertimpa Musibah
News
Thailand sumut24.co Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayor Jenderal TNI dr. Hadi Juanda Sp.PD., MARS., CfrA, didampingi Kaunit Kermab
News
Nias Selatan sumut24.co Program Bakti TNI untuk Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto terus menghadirkan manfaat bagi masyaraka
News
Labuhanbatu sumut24.co Titik panas (hotspot) terdeteksi melalui aplikasi pemantauan berbasis satelit NASANOAA20 di Dusun Wonorejo 33, Des
News
Kasus Sopir Truk Kayu Berbuntut Panjang Gakkum Kehutanan Disemprot Anggota DPRD Sumu
kota
Wali Kota menerima audiensi dan silaturahmi Fakultas Agama Islam UMA Pertemuan berlangsung di ruang kerja wali kota
News
Wali Kota Menyambut hangat kehadiranRektor Universitas UHKBPN dalam rangka MOu Dengan Pemko Siantar
kota