Breaking News, Bupati Cilacap Kena OTT KPK
Breaking News, Bupati Cilacap Kena OTT KPK
kota
Medan | SUMUT24 Dinas Pekerjaaan Umum (PU) Bina Marga Kota Medan hinga kini terus bekerja melakukan pengorekan drainase dan pembetonan drainase. Bahkan juga tengah melakukan pengaspalan jalan. Meskipun begitu banyak keluhan warga yang disampaikan, mulai dari tumpukan tanah pengorekan pekerjaan drainase sampai pengaspalan jalan yang tak merata. Tak pelak warga protes, dinilai pekerjaan yang dilakukan pemborong dalam pelaksanaan proyek tersebut tak profesional.
Baca Juga:
Dari hasil yang dihimpun SUMUT24, hampir semua jalan diinti kota tengah melakukan pekerjaan pengorekan drainase dan pembetonan parit. Seperti yang dikatakan Br Sinaga, akibat pengorekan parit yang lama-lama jalan depan rumah pun dibongkar. Bahkan kata Sinaga, “hal ini sangat menganggu, seharusnya pekerja tersebut langsung tanah korekan diangkut. Tapi ini justru berlama-lama,” katanya sasat ditemui koran ini, di Medan kemarin.
Menanggapi hal itu, Kepala PU BIna Marga Medan Ir H Khairul Syahnan, minta kepada masayarakt untuk memahami kondisi pelaksanaan pembangunan dilapangan. Memang, diakui banyak masyarakat merasa terganggu akibatan pengorekan dan pembetonan saluran drainase tersebut. “Begitupun masyarakat untuk ikut membantu dan menyukseskan pembangunan tersebut. Sehingga persoalan banjir di Medan sedikit demi sedkit bisa teratasi,” pinta Khairul Syahnan.
Sedangkan persoalan tanah yang belum diangkut setelah dikorek, lanjutnya, keterbatasan angkutan yang ada. Selainnya itu karena tanahnya masih berlumpur, agak sulit untuk diangkut langsung. Oleh karenanya membutuhkan waktu sampai tanah tersebut betul-betul kering. “Saya atas nama Pemko Medan minta maaf kepada warga bila jalannya tergangggu akibat pembangunan tersebut. Hal dilakukan tak lain adalah untuk kepentingan dalam membangun rumah kita sendiri,” katanya.
Masih kata Syahnan, progres pelaksaan pembangunan Kota Medan khusus infrastruktur Kota Medan di Dinas Pu Bina Marga sudah mencapai 70 persen. Dari total anggaran pembangunan fisik sekitar Rp620 miliar, dimana untuk aspal jalan sekitar 240 miliar dan drainase sebesar Rp220 miliar, diharapkan selesai pada tepat waktu. Sedang sisa anggaran tersebut juga untuk pembangunan jembatan di Jalan Adam Malik yang masih dalam pekerjaan. “Mudah-mudahan pelaksana pekerjaan tetap pada waktunya,” katanya.
Menyingung soal dan Perubahan APBD TA 2016, lanjut mantan Sekretaris TRTB ini, dana sebesar Rp60 miliar dalam penambahan perubahan APBD tersebut untuk membayar utang kepada pihak kontraktor yang pada TA 2015 belum di bayar. “Dana PAPBD hanya untuk membayar utang,” pungkasnya mengakhiri. (R01)
Breaking News, Bupati Cilacap Kena OTT KPK
kota
Medan Garda.idWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melantik Wandro Abadi Agnellus Malau sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Pen
News
PKC PMII dan IKA PMII Sumut Gelar Diskusi Publik dan Buka Puasa Bersama, Bahas Efektivitas Program MBG
kota
Permudah Pengunjung Bersedekah, Plaza Medan Fair Hadirkan Gerai Zakat Selama RamadanMedansumut24.co Kehadiran gerai zakat Dompet Dhuafa Was
News
IKAFEB USU Gelar Seminar Nasional Leadership Insight Connection di MedanMedansumut24.co Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Univers
News
Medan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan empat Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemer
News
sumut24.co BATUBARA, Suasana Ramadan di Desa Parhutaan Silau, Kecamatan Pulau Bandring, Kabupaten Asahan, terasa lebih hangat.Soalnya, mana
News
Medan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik, mengapresiasi kegiatan buka puasa bersama yang dige
News
Antisipasi Gerakan Radikal Pasca Lebaran Idul Fitri 1447 H.
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) berhasil melakukan pengoperasian (energiz
kota