Sabtu, 22 Agustus 2026

Cemari Sungai Ordi, Satpol PP Hentikan Pembuangan Limbah PT.SEL Di Desa Pardomuan

Administrator - Jumat, 20 Mei 2022 03:11 WIB
Cemari Sungai Ordi, Satpol PP Hentikan Pembuangan Limbah PT.SEL Di Desa Pardomuan

PAKPAK BHARAT I SUMUT24.co Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Pakpak Bharat menghentikan beberapa operasional pembangunan pembangkit listrik tenaga mikro milik PT. Sumatera Energi Lestari di Desa Pardomuan, Kecamatan Sitellu Talu Urang Julu. Beberapa pengerjaan dan operasional terpaksa dihentikan karena diduga telah menyebabkan pencemaran lingkungan dan sungai Lae Ordi, serta berbagai dugaan pelanggaran lainnya. Plt. Kepala Satuan Pol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pakpak Bharat, Esra Anakampun, S.STP memimpin langsung upaya penghentian operasional PT.SEL ini bersama dua orang Pejabat penting dijajarannya, Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum, Mike Baskara Ujung, S.STP, MAP, dan Kepala Bidang Penegak Perda, Rudolf Agus Solin, ST, MM. Ya, kita sengaja datang hari ini, mengingat banyaknya aduan masyarakat selama ini, tentang adanya pelanggaran prosedur yang dilakukan oleh pihak PT.SEL selaku pihak pengembang di sini, diantaranya pencemaran lingkungan yang terjadi ditengah operasional PT.SEL ini, secara kasat mata memang telah terjadi kita lihat di sini, ungkap Esra Anakampun dilokasi. Terlihat Esra Anakampun mengkoordinir puluhan anak buahnya guna memasang garis polisi disepanjang aliran sungai Lae Ordi yang bersinggungan langsung dengan areal pembangunan PLTM Ordi Hulu. Mereka juga menghentikan aktifitas pembuangan material tanah, bebatuan dan pohon tumbang yang sedang berlangsung di lokasi dan dilakukan oleh beberapa operator alat berat milik pengembang. Kegiatan hari ini akan terus kita findak lanjuti, adalah tugas kita bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan, kita selaku Pemerintah hadir disini untuk tujuan itu, pungkas Esra Anakampun kemudian. Sementara itu salah seorang operator escavator yang sedang bekerja mengakui, pembuangan limbah dan sisa material yang dilakukan langsung ke aliran sungai ordi sehingga menyebabkan pencemaran sungai selama beberapa bulan belakangan asalah sesuai arah dari pimpinan perusahaan tempatnya bekerja. Kalau arahan dari mandor kami ya memang begitulah pak, langsung buang kesungai, ucap dia dilokasi. Sementara itu Darto, selaku supervisi lapangan PT.Sumatera Energi Lestari mengatakan bahwa pihaknya sudah berulang kali mengingatkan PT.AKI selaku main kontraktor pelaksanaan pembangunan PLTM Ordi Hulu agar tidak membuang limbah galian dan material kesungai Lae Ordi. Kita sebetulnya sudah sangat sering mengingatkan kepada pihak PT.AKI selaku main kontraktor, akan tetapi mereka sering kali mengabaikan peringatan kita, apapun ceritanya ini adalah kerjaan PT.SEL, secara moral kita jugalah yang bertanggungjawab, ungkap Darto menjelaskan. Hari ini kita juga telah dipanggil ke Komisi II DPRD Pakpak Bharat untuk melakukan rapat dengar pendapat, kita sudah jelaskan semuanya dihadapan Dewan, tadi juga dalam rapat itu paea anggota Dewan dari Komisi II bahkan mengingatkan agar seluruh kegiatan pembangunan dihentikan saja, jelas Darto menambahkan. Hal ini tentunya akan menjadi catatan kita kedepannya, kita akan terus melakukan perbaikan-perbaikan pada sistem kerja kita, agar pengerjaan yang kita lakukan bisa lebih profesional lagi, kepada segenap Pemerintahan dan masyarakat Pakpak Bharat yang terimbas dari adanya kegiatan kami ini kami sampaikan permohonan maaf kami, sungguh hal ini diluar kesengajaan kami, ungkap Darto kemudian.(rbm)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Sambut Milad ke-27, PB Pendawa Indonesia Gelar Touring Wisata ke Puncak Merga Silima
Sekjen DPP AMPI Apresiasi Capaian Pemerintahan Prabowo dalam 21 Bulan
Soal Dugaan Penyaluran TKI Ilegal Memasuki Babak Baru, S Alias Nino Bungkam Dikonfirmasi Setelah Dipanggil Pihak Polda Sumut
Rapimnas DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus: DMDI Harus Hadir Bantu Umat yang Tertimpa Musibah
Kapuskes TNI Pimpin Delegasi Kesehatan TNI Hadiri Bilateral Thainesia ke 10 tahun 2026 di Thailand
Program Bakti TNI Rehab Gedung SMP Negeri 7 Susua di Hiliwaebu Terus Dikebut, Progres Capai 79 Persen
komentar
beritaTerbaru